Musyda XXV IPM Kebumen Soroti Isu Bullying, 18 Calon Formatur Siap Emban Estafet Kepemimpinan
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 56
- comment 0 komentar

GOMBONG (KebumenUpdate.com) — Penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musyda) XXV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Kebumen di Gedung Dakwah Muhammadiyah PCM Gombong, Sabtu 19 September 2026, dibuka dengan pesan penting dari Ketua PCM Gombong Ir Mohammad Yahya Fuad SE.
Melalui musyawarah ini, ia berharap dapat menghasilkan keputusan organisasi yang aplikatif serta menekankan pentingnya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan pelajar.
Di hadapan para kader dan tamu undangan yang juga dihadiri oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Yahya Fuad mengingatkan agar setiap keputusan musyawarah dirumuskan secara sederhana dan mudah diterapkan agar benar-benar membawa dampak nyata di tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Yahya Fuad menyoroti maraknya kasus perundungan yang kerap berawal dari tindakan sepele atau kesalahan di ruang publik, termasuk menyinggung insiden viral saat Karnaval Pembangunan ketika seorang mayoret tidak sengaja menjatuhkan tongkat hingga mengenai kepala penonton.
“Jangan sampai terjadi penanganan yang salah atau tindakan yang mempermalukan anak di depan umum, karena hal tersebut berpotensi memicu tindakan perundungan yang merusak mental anak,” ucap Yahya Fuad.
Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi refleksi bersama untuk meningkatkan kepekaan sosial serta menghindari tindakan yang berpotensi mempermalukan anak di depan umum dan memicu perundungan mental.
Sebagai penguatan moral, ia turut membagikan kisah inspiratif tentang seorang guru SMA yang memilih menjaga harga diri muridnya yang kedapatan mencuri jam tangan dengan cara yang bijaksana dan tertutup, tanpa harus menghardik atau merusak masa depan sang anak di hadapan teman-sekelasnya.
Selain pesan anti perundungan, Yahya Fuad juga mengingatkan pentingnya internalisasi nilai-nilai FAST sebagai akronim dari empat sifat mulia para nabi dan rasul—yakni Fathonah (cerdas), Amanah (terpercaya), Shidiq (jujur), dan Tabligh (komunikatif)—yang harus dijadikan landasan etika dalam kepemimpinan, kewirausahaan, serta pembentukan karakter Islami kader IPM.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas dinamika berorganisasi di lingkungan IPM.
Sebagai kader Aisyiyah, ia berpesan bahwa proses belajar bermusyawarah dan menerima keputusan bersama merupakan pengalaman berharga yang membentuk jiwa kepemimpinan tangguh.
“Kepemimpinan tidak lahir begitu saja, melainkan tumbuh dari pengalaman berorganisasi dan keberanian mengambil tanggung jawab sebagai pelajar Muhammadiyah. Pendidikan di organisasi ini menjadi modal penting menghadapi masa depan di mana teknologi berkembang sangat cepat dan arus informasi datang tanpa henti,” jelasnya.
Rangkaian Musyda XXV PD IPM Kebumen ini juga dirangkaikan dengan agenda pemilihan kepemimpinan baru melalui seleksi calon formatur yang diusulkan dari berbagai pimpinan cabang.
Daftar 18 calon formatur Musyda XXV PD IPM Kebumen:
- Dina Feliza (PC IPM Sadang)
- Azwa Haqi Wiarnaba (PC IPM Sadang)
- Umi Eriyanti (PC IPM Sadang)
- Evan Nurdiansyah (PC IPM Gombong)
- Muhammad Synopsis Al Farizi (PC IPM Kebumen)
- Teguh Priono (PC IPM Sempor)
- Maya Sevia Putri (PC IPM Sempor)
- Fatmah Wati (PC IPM Kebumen)
- Galih Khosyi Argana (PR IPM Wiriosoedarmo Gombong)
- Lihayatul Musolihah (PC IPM Kebumen)
- Ridwan Setiawan (PC IPM Kebumen)
- Catur Andilo (PC IPM Kutowinangun)
- Khairul Abdul Rozaki (PC IPM Sempor)
- Fahima Qanita Azizah (PC IPM Kebumen)
- Ahmad Lutfi Adiprastyo (PD IPM Kebumen)
- Keisya Renata Candra Azzarine (PC IPM Gombong)
- Lintang Syaifuddin Al Khalaj (PC IPM Gombong)
- Riski Darmawan (PC IPM Kebumen)
Melalui penyelenggaraan musyawarah ini, diharapkan lahir keputusan strategis serta barisan pemimpin baru yang amanah, progresif, dan senantiasa membawa Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kebumen berkemajuan dalam menebar manfaat bagi umat dan bangsa. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar