BPJS Kesehatan Kebumen Sosialisasikan Pentingnya Jaminan Kesehatan Bagi Relawan SPPG
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 166
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – BPJS Kesehatan Cabang Kebumen terus memperluas cakupan perlindungan kesehatan masyarakat. Langkah terbaru dilakukan melalui sosialisasi perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi para relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kebumen.
Kegiatan yang berlangsung di Trio Azana Style Hotel ini bertujuan memastikan para relawan mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal saat menjalankan tugas.
Hadir Wakil Bupati Kebumen selaku Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), Kepala Dinas Kesehatan PPKB, Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta jajaran pengelola program MBG dan SPPG se-Kabupaten Kebumen.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menegaskan bahwa jaminan kesehatan merupakan kebutuhan wajib. Perlindungan ini penting mengingat biaya pelayanan kesehatan yang terus meningkat, adanya pergeseran ke penyakit kronis, serta perkembangan teknologi medis yang mahal.
“Sakit sering kali datang tanpa diprediksi. Jika membutuhkan pelayanan lanjutan atau penanganan penyakit berat, biayanya bisa sangat besar. Melalui Program JKN, masyarakat mendapatkan akses layanan tanpa harus mengkhawatirkan biaya,” ujar Dina, Selasa 19 Mei 2026.
Dina juga mengingatkan bahwa pihak yayasan dan mitra selaku pengelola SPPG bertanggung jawab memastikan seluruh relawannya terdaftar sebagai peserta JKN aktif.
Dengan begitu, para relawan dapat bekerja dengan lebih aman, tenang, dan fokus. Sinergi antara Program MBG dan JKN ini diharapkan dapat berjalan selaras demi mendukung visi pembangunan manusia dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Kebumen. Wakil Bupati Kebumen sekaligus Ketua Satgas MBG, Zaeni Miftah, menyatakan komitmennya untuk mengawal kepesertaan JKN bagi para relawan.
“Kami sangat mendukung agar seluruh relawan program MBG tercover Program JKN. Dalam beberapa minggu ke depan, kami akan memantau langsung proses ini,” kata Zaeni.
Terkait teknis kepesertaan, Zaeni menambahkan bahwa relawan yang sebelumnya terdaftar dalam segmen PBPU dan BP Pemda (penerima bantuan iuran daerah) akan dilakukan penyesuaian.
Langkah penyesuaian data ini diambil agar kuota jaminan kesehatan dari pemda dapat dialihkan secara tepat sasaran kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Kebumen dan BPJS Kesehatan berharap implementasi program jaminan kesehatan dapat berjalan optimal, sehingga para relawan dapat memberikan pelayanan gizi terbaik bagi masyarakat dengan rasa aman. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar