Menginap di Meotel, Pegiat Wisata Kotawaringin Barat Kagumi Wisata Kebumen

  • Whatsapp
Pariwisata Kebumen
Pegiat wisata Kotawaringin Barat, Kalteng mengenalkan budaya dayak di halaman Meotel Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para pegiat pariwisata Kabupaten Kowaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah mengagumi destinasi wisata di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Kekaguman itu disampaikan saat para pegiat pariwisata yang mengelola destinasi wisata Bamban Water Light (BW) di Kota Pangkalan Bun menginap di Meotel By Dafam Kebumen dan mengunjungi Pantai Menganti, Minggu, 22 November 2020. BWL merupakan salah satu destinasi wisata yang sedang hits di kota Pangkalan Bun, ibu kota Kotawaringin Barat.

Berita Lainnya

Tertarik dengan Nasi Penggel dan Mendoan
Pariwisata Kebumen
Owner Meotel Kebumen Sugeng Budiawan dan Ny Sri Indrawati berpose bersama model berpakaian adat dayak. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Saat menginap di Meotel rombongan yang dipimpin oleh owner Bamban Water Light Muhammad Zazuli Muza, mereka tertarik dengan menu sarapan Nasi Penggel dan mendoan khas Kebumen. Selain bentuknya yang cukup unik, bumbu pada sayur Nasi Penggel juga cukup cocok di lidah mereka.

Rombongan disambut langsung oleh owner Meotel Sugeng Budiawan bersama istri Sri Indrawati. Selanjutnya, rombongan diajak mengunjungi Pantai Menganti di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah.

Di objek wisata tersebut, mereka mendokumentasikan sepasang model berpakaian adat dayak yang menarikan tarian khas dayak. Selain menikmati keindahan alam, kunjungan disempurnakan menikmati kuliner seafood di Warung Bu Nanang yang legendaris.

Kunjungi Empat Kota di Jateng-DIY
Pariwisata Kebumen
Penampilan tarian adat dayak di Meotel Kebumen. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Owner BWL Muhammad Zazuli Muza menjelaskan bahwa kunjungan ke Kebumen merupakan salah satu empat kota dan sembilan destinasi di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Yogyakarta mereka mengunjungi Bukit Pinus di Bantul dan Pantai Parangtritis.

Kemudian mereka juga akan mengunjungi sejumlah destinasi di Semarang. Salah satu yang akan dituju adalah Candi Gedongsongo di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Selain dalam rangka studi banding, kunjungan wisata tersebut juga sebagai bentuk apresiasi para pemeran dan tim yang terlibat dalam film horor “Sandah”. Cerita honor hantu perempuan bernama Sandah ini cukup melegenda di masyarakat Kalimantan Tengah.

Kebumen Kaya Potensi Wisata
Pariwisata Kebumen
Owner BWL Muhammad Zazuli Muza foto bersama dengan Owner Meotel Sugeng Budiawan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Film tersebut diikutkan dalam Barkraf Online Festival 2020 yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Meski kurang puas karena mendapatkan juara tiga, tetapi kami menerima keputusan juri dan memberikan apresiasi kepada pemain film dan tim produksi,” ujar pria yang akrab disapa Sultan Bamban ini mengakui Meotel merupakan hotel yang representatif di Kebumen.

Owner Meotel Kebumen Sugeng Budiawan menyambut baik kehadiran para pegiat wisata dari Kalimantan Tengah yang melakukan kunjungan ke sejumlah objek wisata di Kebumen. Menurut bos Muncul Group tersebut, Kebumen memiliki potensi pariwisata yang cukup baik.

“Hanya saja promosi, profesionalisme pengelolaan dan dukungan infrastruktur yang perlu ditingkatkan agar lebih memadai,” ujar Sugeng Budiawan. (ndo)

Berita Terkait