Bendahara PCNU Kebumen Menang Pilkada, Tim 9 Gelar Syukuran
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 10 Des 2020
- visibility 1.804
- comment 0 komentar

Timm 9 NU foto bersama usai syukuran di kediaman Rektor IAINU Kebumen Imam Satibi. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto dan Hj Ristawati Purwaningsih dalam Pilbup Kebumen 2020 disambut antusias warga nahdliyin.
Pasalnya, Haji Arif, panggilan Arif Sugiyanto berasal dari organisasi besar NU di Kebumen. Apalagi Haji Arif saat ini menjabat sebagai bendahara PCNU Kebumen.
Syukuran Digelar di Rumah Rektor IAINU
Wujud syukur atas terpilihnya Arif Sugianto mengalir berbagai ucapan selamat. Tim 9 NU yang merupakan wadah relawan warga NU sebagai rasa syukur langsung merespon dengan menggelar tasyakuran pasca hitung cepat usai. Acara digelar di GOR Talenta kediaman Rektor IAINU Kebumen Imam Satibi, Rabu 9 Desember 2020 pukul 19.30-21.30 wib.
Hadir dalam acara tasyakuran tim 9 antara lain Ketua PCNU Kebumen KH Drs Dawamudin Masdar MAg dan sejumlah jajaran pengurus PCNU KH Saful Munir, Gus Hakim Syatibi serta sejumlah pengurus lainya. Tasyakuran juga diikuti oleh Korcam Korcam tim penggerak NU di masing masing kecamatan. Karena situasi covid maka peserta hanya dibatasi 50 dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Ketua PCNU Apresiasi Kinerja Tim 9
Ketua PCNU Kebumen KH Dawamudin dalam sambutannya sangat mengapresiasi kinerja tim penggerak NU yang sejak dari awal telah memberikan dukungan kepada H Arif Sugianto dan Ristawati Purwaningsih. Baik dalam gerakan sosialisasi maupun gerakan perekrutan massa di lapangan.
Jauh sebelum partai pegungsung melakukan kampanye, tim 9 Penggerak NU sudah turba safari mengenalkan Haji Arif ke warga nahdliyin di setiap MWC. Kecuali MWC Gombong yang belum sempat diselenggarakan karena sudah masuk jadwal kampanye. Selain itu tim 9 NU juga melakukan rekruitmen anggota relawan di setiap TPS.
“Kendati urung dijadikan saksi, alhamdulillah relawan tetap aktif bergerak untuk mengajak mendukung dan memilih Arif dan Rista dalam Pilkada,” katanya.
Warga NU Kebumen Harus Ikhlas
Namun demikian Dawamudin mengimbau, Arif Sugiyanto akan menjadi bupatinya orang Kebumen sehingga warga NU harus ikhlas dan tidak bersikap parsial.
Peryataaan lain juga disampaikan oleh Imam Satibi selaku tuan rumah sekaligus motor penggerak Tim 9. Warga NU wajib bersyukur atas suara yang diraih dan akan mengantarkan Arif dan Ristawati jadi bupati dan wakil bupati Kebumen.
Perjuangan memenangkan melawan kotak kosong (koko) bukan hal yang mudah dan sederhana. Kotak kosong di Kebumen bukan seperti yang dibayangkan banyak orang atau yang terjadi di daerah lain.
Bentengi Kampanye Hitam Bangun Loyalitas Kader NU
Kotak kosong di Kebumen di gerakan secara masif oleh tokoh-tokoh yang tidak mengharapkan Arif Rista jadi. Berbagai kampanye hitam sangat masif disuntikan oleh penggerak Koko baik kepada Arif maupun Rista.
“Alhamdulillah tidak semua warga termakan isu-isu negatif. Membentengi serangan itu semua tim penggerak 9 membuat langkah-langkah membangun loyalitas kader NU,” ujarnya.
Kegiatan tasyakuran ini sekaligus sebagai wujud bahwa perjuangan NU telah usai dan relawan diminta kembali dan masuk dalam barisan NU secara jam’iyah. Selanjutnya warga NU wajib mendukung kepemimpinan Kebumen ke depan dengan cara aktif terlibat dalam pembangunan. (smn)








Saat ini belum ada komentar