Pengusaha Tionghoa Diminta Perkuat Investasi, Jateng Jadi Magnet Ekonomi Nasional
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 20 Okt 2025
- visibility 552
- comment 0 komentar

Gubernur Ahmad Luthfi saat menghadiri pelantikan pengurus Perpit Jateng. (Foto: Humas Jateng)
SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta pengusaha yang tergabung dalam Persatuan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) untuk berperan aktif menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Jawa Tengah. Hal ini disampaikan saat pelantikan pengurus Perpit Jawa Tengah periode 2025–2030 di PO Hotel Semarang, Sabtu 18 Oktober 2025.
Ahmad Luthfi menegaskan, Jawa Tengah saat ini menjadi salah satu pusat pembangunan nasional dan terus menarik minat investor dalam dan luar negeri. Ia berharap Perpit dapat memperluas kontribusi ekonomi, tidak hanya di Kota Semarang, tetapi hingga seluruh kabupaten dan kota.
“Perpit harus ikut mewarnai pembangunan di Jawa Tengah. Saya yakin pengurus mampu menciptakan ekonomi baru dan bersaing dengan investasi asing,” ujar Gubernur.
Investasi Jateng Capai Rp57 Triliun
Hingga kuartal III 2025, realisasi investasi di Jawa Tengah mencapai Rp57 triliun, dengan 65% berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA). Gubernur menilai, ada beberapa faktor yang membuat Jawa Tengah diminati investor, seperti kemudahan perizinan, jaminan keamanan, serta ketersediaan tenaga kerja yang kompetitif.
Ia juga mendorong pengembangan industri padat karya untuk memperluas penyerapan tenaga kerja lokal.
Perpit Siap Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah
Tokoh Perpit Jawa Tengah, Iwan Santoso, menyatakan komitmen organisasi untuk menjadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi Indonesia–Tionghoa.
Sementara itu, Ketua Perpit Jawa Tengah terpilih, Siek Siang Yung atau Ayung, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap iklim investasi.
“Perizinan di Jawa Tengah kini lebih mudah dan kondusif. Kami berharap iklim usaha terus membaik,” ujarnya. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar