Peringati Milad Ke-26 Tahun, Stikes Muhammadiyah Gombong Siap Jadi Universitas
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 13 Jun 2020
- visibility 4.212
- comment 0 komentar

Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep Sp Mat menyampaikan sambutan. (Foto: Istimewa)
GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong, Kabupaten Kebumen memperingati milad ke-26 tahun. Peringatan milad digelar bersamaan dengan acara halal bi halal di aula kampus setempat, Selasa 9 Juni 2020.
Dalam acara itu, Ketua Stikes Muhammadiyah Gombong Hj Herniyatun MKep Sp Mat mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan dalam rangka perubahan menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong (Unimugo). Untuk itu pihaknya memohon doa dan dukungan untuk perubahan Stikes Gombong menjadi universitas.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan yang dibutuhkan dalam rangka untuk mensukseskan perubahan status dari sekolah tinggi menjadi universitas,” ujar Herniyatun dalam sambutan.
Acara Digelar dengan Penerapan Protokol Kesehatan
Acara yang dihadiri oleh para dosen dan karyawan tersebut dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan penecegahan penularan virus Corona. Meliputi cuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak aman.
Hadir anggota Badan Pembina Harian (BPH) Stikes Gombong H Abduh Hisyam dan jajaran pimpinan Stikes Muhammadiyah Gombong. Para pansiunan karyawan Stikes juga tampak hadir dalam acara tersebut.
Adapun halal bi halal ditandai ikrar yang didampaikan oleh Ketua Stikes Gombong Hj Herniyatun. Sedangkan penerapan ikrar oleh Ukis Erliwianto SE mewakili karyawan. Adapun tausiyah hikmah milad disampaikan oleh Ustadz Puji Handoko Handoko MPd.
Lebih lanjut, Herniyatun menginformasikan bahwa pendirian Progam Studi Profesi Kebidanan sudah mencapai 80 %. Mulai dari dosen, kurikulum, sudah di ACC. Untuk ijin berdiri Prodi Kebidanan tinggal menunggu visitasi. Namun hal itu masih terkendal pandemi Covid-19.
Sudah Banyak Dosen Mendapatkan Sertifikasi
Sementara itu, perkembangan dosen cukup baik. Lebih dari 50 persen atau 25 dari 44 dosen telah mendapatkan sertifikasi dosen. Dosen juga memiliki jabatan fungsional, dengan pangkat lektor sudah banyak. Sebagai pimpinan, pihaknya mengapresiasi peningkatan jabatan fungsional para dosen di Stikes Muhammadiyah Gombong.
“Juli mendatang semua dosen berkomitmen melanjutkan sekolah. Karena hal itu merupakan tuntutan profesi. Tidak hanya dosen, seluruh tenaga kependidikan juga memiliki kesempatan yang sama untuk melakukan studi lanjut,” tandasnya.








Saat ini belum ada komentar