Darori Wonodipuro Cek Gudang Bulog Kebumen, Stok Beras 13.300 Ton Dipastikan Aman
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 59
- comment 0 komentar

Ir KRT H Darori Wonodipuro saat mengecek beras di Gudang Bulog Selang Kebumen. (Foto: Padmo)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Ir KRT H Darori Wonodipuro MM IPU, meninjau Gudang Bulog Selang, Kebumen, Jumat 15 Mei 2026, untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan itu, ia menyatakan stok beras dan kebutuhan pokok di Kebumen masih aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
Didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen, Teguh Yuliono, Darori mengecek langsung kondisi cadangan beras di gudang Bulog. Ia menyebut persediaan beras dan minyak goreng dalam kondisi cukup dengan kualitas yang tetap terjaga.
Saat inspeksi, Darori menemukan sebagian beras memiliki warna berbeda. Menurutnya, kondisi tersebut diduga terjadi karena padi sempat terendam saat panen atau proses pengeringan terganggu cuaca.
“Meski warnanya berbeda, kualitasnya tetap sama. Saya anjurkan beras seperti itu diprioritaskan untuk lebih dulu disalurkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Stok Beras Bulog Kebumen 13.300 Ton
Data Bulog mencatat penyaluran bantuan pangan di Kebumen sebanyak 4.380 ton telah terpenuhi. Sementara stok beras di Bulog Kebumen mencapai sekitar 13.300 ton yang tersimpan di Gudang Bulog Selang dan enam gudang sewaan lainnya.
Bulog juga melakukan perawatan rutin gudang setiap bulan melalui penyemprotan dan fumigasi jika ditemukan hama untuk menjaga kualitas beras tetap layak konsumsi.
Pimpinan Bulog Cabang Magelang, Ihsan Sura Adilaga, menyebut stok beras di wilayah kerjanya yang mencakup lima kabupaten dan satu kota mencapai sekitar 63 ribu ton.
“Stok tersebut sangat aman dan diperkirakan masih mencukupi hingga tahun depan karena Bulog terus melakukan penyerapan,” kata Ihsan.

Ia menambahkan, Bulog terus membina mitra penggilingan kecil agar meningkatkan kualitas pengeringan gabah melalui penggunaan mesin modern. Dengan penyerapan hasil panen yang terus berjalan, ketahanan pangan di Kebumen dan sekitarnya dinilai tetap terjaga. *** Makin tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar