Angka Kematian Covid-19 di Kebumen Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Angka Kematian

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kendati Kebumen sudah turun di level 3 dalam penerapan PPKM darurat, ada sejumlah hal yang perlu mendapatkan perhatian. Pasalnya, meski angka positif terus menurun, angka kematian Covid-19 masih cukup tinggi.

Merujuk data Pantauan Covid-19 Kebumen, Selasa 31 Agustus 2021 ada enam kasus meninggal dunia dalam sehari. Sedangkan kasus aktif 259, penambahan kasus positif 31 dan jumlah sembuh 48 pasien. Bahkan sehari sebelumnya, 30 Agustus 2o21 angka kematian mencapai 14 kasus. Pada hari yang sama, angka positif lebih tinggi yakni 30 kasus ketimbang angka sembuh 26.

Bacaan Lainnya

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mengakui rata-rata dalam sehari angka kematian Covid-19 di Kebumen sebanyak 4-5 orang. Menurutnya ini terjadi karena masih ada beberapa penderita Covid-19 memilih menjalani perawatan di rumah sendiri. Padahal harusnya, mendapat penanganan di rumah sakit atau menjalani isolasi terpusat (Isosat).

“Salah satu persoalanya ternyata isolasi terpusat tidak terlaksana dengan baik. Karena itu saya berkomitmen bersama Forkompinda bahwa setiap yang positif harus menjalani is0lasi terpusat. Hal ini agar mereka bisa tertangani dengan baik,” ujar Bupati dalam rapat evaluasi Covid-19 bersama Forkompinda dan camat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu 1 September 2021.

Baca Juga: Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Dimulai, Begini Teknisnya

Bupati menjamin semua fasilitas baik kebutuhan makan dan kesehatan tercukupi dengan baik. Artinya, pasien covid-19 tidak perlu khawatir tidak mendapatkan fasilitas yang layak. Pemkab Kebumen memberikan pelayanan prima.

“Tempatnya enak, kasurnya empuk, kurang apa kita siapkan. Kurang tempat bermain kita siapkan, kurang TV kita siapkan. Kebutuhan pokoknya kita siapkan. Jadi jangan khawatir. Ini untuk menjaga, bila terjadi penurunan kesehatan, bisa tertangani dengan baik,” jelas Bupati.

Serahkan Ambulance
Angka Kematian
Mobil ambulance untuk Puskesmas. (Foto: Istimewa)

Bupati menyebut secara keseluruhan Kebumen memiliki lima tempat isosat. Namun pihaknya akan fokuskan satu atau dua tempat saja. Mengingat angka positif di Kebumen sudah mulai menurun. Terakhir data pasien Covid-19 yang berada di isosat ada 21 orang.

“Tempatnya nanti bisa di rumah sakit paru atau kita pertimbangkan di pendopo ini,” jelas Bupati.

Di sisi lain, Bupati menyatakan, pemerintah juga akan terus menggencarkan vaksinasi. Dalam waktu dekat program vaksinasi akan menyasar ke para siswa di atas usia 12 tahun. Ini menyusul pembelajaran tatap muka atau PTM di Kebumen dengan kapasitas 50 persen mulai berjalan.

Baca Juga: Hadapi Liga III Jateng, Manager Persak Berharap Dukungan Pemkab Kebumen

Dalam kesempatan itu, Bupati menyerahkan 20 mobil ambulance untuk ditempatkan di Puskesmas. Penyerahan mobil ambulance tambahan itu menyusul enam ambulance lain yang sudah diberikan lebih dulu untuk Puskesmas.

“Mobil ambulance ini juga dalam rangka mendukung pelayanan kesehatan di masyarakat dalam penanganan Covid-19. Bisa digunakan masyarakat sesuai peruntukannya,” ujar Bupati Arif Sugiyanto.

Pos terkait