14 Tokoh Daftar Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati di PDI Perjuangan, Siapa Saja?
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 23 Sep 2019
- visibility 12.306
- comment 0 komentar

Bappilu DPC PDI Perjuangan Kebumen menyampaikan hasil penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kebumen berhasil menjaring 14 tokoh dalam Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Pilbup 2020 mendatang. Dari 14 bakal calon yang mendaftar, tokoh nonkader PDI Perjuangan mendominasi.
Dari data Bappilu DPC PDI Perjuangan Kebumen, nama-nama bakal calon yang mendaftar nonkader meliputi Sujud Sugiarto aktivis LSM, Yazid Mahfudz Bupati Kebumen Petahana, R Wiyono Pinilih Arungbinang, Setyo Budi Ketua Komunitas Tosan Aji, H Arif Sugiyanto Wakil Bupati Petanaha, pengusaha dan tokoh muda Gombong Herwin Kunadi, Arif Widodo wartawan Suara Merdeka dan dosen IAINU Kebumen, pengacara Teguh Purnomo, dan Supriyono guru.
Adapun kader PDI Perjuangan ada Siti Khomsatun, kader perempuan yang maju sebagai caleg tidak terpilih DPRD dapil III pada Pileg 2019, kemudian Rahmat Sahid caleg tidak terpilih DPR RI dapil VII, Banyu Ikhtiar caleg tidak terpilih Dapil III pada Pileg 2019, Ketua Bappilu DPC PDI Perjuangan Kebumen sekaligus anggota DPRD Kebumen 2019-2024 Dalyono serta Ristawati Purwaningsih. Nama terakhir adalah pengurus DPC PDI Perjuangan yang tak lain istri mantan Ketua DPC PDIP dan Ketua DPRD Kebumen Cipto Waluyo.
Baca Juga: Sejumlah Tokoh Ambil Formulir Pendaftaran di PDI Perjuangan
Ketua Bappilu DPC PDI Perjuangan Kebumen Dalyono menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kebumen karena PDIP masih diterima oleh masyarakat. Hal itu terbukti dari banyaknya tokoh yang ingin maju dalam Pilkada melalui PDI Perjuangan.
Setelah melakukan penjaringan, nama-nama yang mendaftar akan dilakukan proses internal PDIP mulai dari survei yang dilakukan oleh tim baik DPC, DPD maupun DPP sampai uji kelayakan. Survei dilakukan untuk mengetahui tingkat elektabilitas bakal calon yang akan diusung oleh partai.
“Selain itu juga dilakukan uji kelayakan sampai psikotest,” ujar Dalyono kepada wartawan di DPC PDI Perjuangan, Senin (23/9/2019).
Baca Juga: Bupati Ambil Formulir di PDI Perjuangan, Ini Tanggapan Wakil Bupati Kebumen
Wakil Ketua Bappilu Bidang Komunikasi Politik Arembono menambahkan, pada prinsipnya DPC PDIP Kebumen bertugas menjaring bukan menyaring. Sehingga keputusan final rekomendasi berada di Ketua Umum PDIP. Selain di DPC, penjaringan juga dilakukan oleh DPD Jateng mampun DPP.
“Prosesnya masih jauh. Bisa jadi, ada tokoh yang tidak mendaftar dari DPC, tetapi mendaftar melalui DPD maupun DPC PDI Perjuangan,” ujar Arembono mantan anggota DPRD Kebumen periode 2009-2014 tersebut.
Lebih lanjut, Arembono menambahkan bahwa para bakal calon yang merapat ke PDI Perjuangan, tidak sekadar mencari kendaraan politik. Tetapi juga memiliki visi-visi yang sama yakni memajukan Kabupaten Kebumen.
Disinggung kemungkinan peluang kader dan nonkader untuk memperoleh rekomendasi, Arembono menyampaikan bahwa kemungkinan terbuka lebar baik kader maupun nonkader. Bisa jadi yang mendapatkan rekomendasi adalah kader-kader, kader-nonkader, nonkader-kader, atau nonkader-nonkader.
“Kemungkinan itu bisa saja terjadi,” ujar Arembono. (ndo)







Saat ini belum ada komentar