Breaking News
light_mode
Beranda » News » KSU Kostajasa Kembali Raih Sertifikat Forest Stewardship Council

KSU Kostajasa Kembali Raih Sertifikat Forest Stewardship Council

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 17 Des 2024
  • visibility 815
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Koperasi Serba Usaha Taman Wijaya Rasa atau KSU Kostajasa sebagai pengelola hutan rakyat dan penjualan kayu bersertifikat, kembali meraih penghargaan Forest Stewardship Council (FSC) atau Sertifikasi Pengelolaan Hutan untuk periode yang ke-4. Prestasi ini sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap pengelolaan hutan yang lestari dan bertanggung jawab.

Atas capaian ini, Kostajasa menggelar tasyakuran di Aula Petanahan Hotel Candisari Karanganyar, Senin 16 Desember 2024. Hadir perwakilan Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII, Kepala Disperindag KUKM Kebumen Haryono Wahyudi, perwakilan Dinas LHKP Kebumen, Marketing & Communication Manager FSC Indonesia Indra Setia Dewi, Regional Director, Southeast Asia SCS Global Services Todd Frank, dan anggota kelompok tani hutan (KTH) di bawah naungan Kostajasa.

“Hari ini kita tasyakuran karena bisa memperoleh kembali sertifikasi FSC untuk pengelolaan hutan rakyat skala internasional untuk periode yang ke-4,” kata Manager Kostajasa Untung Karnanto didampingi Ketua Kostajasa Muarif Mahmud Suhada.

Baca Juga: Bersertifikat Internasional, Kostajasa Perhatikan Aspek Lingkungan

Mengenai aspek yang dinilai, Untung dan Muarif menjelaskan bahwa seluruh kegiatan Kostajasa dinilai oleh auditor baik aspek sosial, aspek kehutanan, maupun aspek lingkungannya.

“Dari tiga aspek itu karena kita memakainya FSC, jadi tiga standar penilaian tadi yang dinilai. Setiap lima tahun akan ada re-evaluasi dari FSC. Termasuk audit tahunan. Jadi sertifikat ini tidak mudah diperoleh,” sambung Untung Karnanto.

Penambahan Jenis Produk

Dari capaian positif ini, Kostajasa menambah satu jenis produknya yaitu non timber forest product (NTFP) atau hasil hutan bukan kayu yaitu gula kelapa. Selain itu, kayu yang dijual juga bertambah jenisnya.

“Kalau dulu cuma beberapa saja seperti jati, mahoni, albasia, akasia, jenitri. Sekarang kita masukkan jabon. Untuk yang non timber ada gula kelapa,” jelas Untung.

Baca Juga: KSU Kostajasa Bagikan 69.983 Bibit Pohon untuk Konservasi Lahan

Mengenai gula kelapa, Untung menjelaskan bahwa ada sejumlah desa yang memiliki potensi gula kelapa di bawah naungan Kostajasa. Pihaknya akan menjual dalam bentuk cetakan maupun serbuk gula kelapa.

Keanggotaan KSU Kostajasa

Adapun jumlah anggota Kostajasa terbagi menjadi dua jenis anggota. Yaitu anggota koperasi dan anggota hutan rakyat.

“Kalau anggota hutan rakyat ada 3.000-an yang teregister atau terdaftar, tapi kalau anggota koperasinya sekarang 370-an anggota,” tambah Muarif.

Dengan diraihnya sertifikat FSC ke-4 kalinya, Untung Karnanto dan Muarif Mahmud Suhada juga menargetkan penambahan tiga desa atau kelompok tani hutan (KTH).

“Saat ini ada 22 KTH. Harapannya setelah penerimaan sertifikat ini, suplai bisa terjaga, permintaan dari industri tetap bagus. Kita bisa jual dengan nilai yang lebih baik lagi,” pungkas Untung Karnanto.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melanggar Ketentuan, Ratusan Reklame Ditertibkan Satpol PP Kebumen

    Melanggar Ketentuan, Ratusan Reklame Ditertibkan Satpol PP Kebumen

    • calendar_month Ming, 8 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.779
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Satpol PP Kebumen menggiatkan penertiban reklame seperti spanduk, baliho, umbul-umbul yang tidak berizin dan tidak membayar pajak. Dalam hal ini termasuk yang masa pajaknya sudah expired. Kepala Satpol PP Kebumen, Udy Cahyono, mengatakan bahwa penertiban reklame sudah dimulai sejak 3 Januari 2023. Pihaknya melaksanakan penertiban di 26 kecamatan dengan melibatkan Kasi Trantib […]

  • Tersambar Petir

    Traktor Jalan Sendiri, Ternyata Petani Tersambar Petir

    • calendar_month Sen, 18 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.206
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Petir yang menyambar bersamaan dengan hujan yang mengguyur Kebumen membawa korban jiwa. Seorang petani di Desa Jatirata, Kecamatan Buayan, Kebumen yang sedang membajak sawah menggunakan mesin traktor tersungkur akibat tersambar petir, Senin 18 Oktober 2021. Petani malang bernama Mad Saedi (71) itu dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian itu. Peristiwa yang terjadi sekira […]

  • Beasiswa Pelajar

    Pemkab Kebumen Anggarkan Rp 1,53 Miliar untuk Beasiswa Bagi 3.000 Pelajar SD/SMP

    • calendar_month Sab, 1 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.291
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kebumen menganggarkan Rp 1,53 miliar untuk beasiswa SD dan SMP di Kebumen. Beasiswa menyasar kepada 3.000 pelajar, terdiri atas 2.000 untuk siswa SD/MI negeri/swasta dan 1.000 untuk siswa SMP/MTs negeri/swasta. Beasiswa untuk siswa SD dan SMP akan diberikan melalui Bank Jateng dengan virtual […]

  • Istri

    Istri Tak Kelihatan Sejak Pagi, Ternyata Ini yang Terjadi

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.040
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejak bangun tidur Sanismo tidak melihat istrinya berada di rumahnya. Sang istri bernama Rakini (62) seperti hilang bak tertelan bumi, Senin 27 Juli 2021. Yang membuat warga Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kebumen itu heran, saat dia bangun sekitar pukul 10.00 wib, menu sarapan sudah tersaji di atas meja. Pada saat itu dia […]

  • Kasus Pekerja Migran Indonesia

    Daftar Kasus Pekerja Migran Indonesia yang Diadukan ke Migrant CARE Kebumen, Butuh Kolaborasi Penanganan

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.636
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Kasus yang menimpa Pekerja Migran Indonesia (PMI) baik yang akan, sedang dan telah bekerja di luar negeri cukup banyak. Tahun 2023, beberapa pengaduan kasus PMI masuk ke Migrant CARE Kebumen mulai dari proses keberangkatan, sedang bekerja, hingga ketika kembali dari di luar negeri. Pertama, pada 7 Februari 2023, Asri Vitamaya, calon PMI […]

  • PKL Shift Pagi Dijadwalkan Mulai Berjualan di Kapal Mendoan pada 18 Agustus

    PKL Shift Pagi Dijadwalkan Mulai Berjualan di Kapal Mendoan pada 18 Agustus

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.492
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sosialisasi rencana pemindahan pedagang kaki lima (PKL) ke Kapal Mendoan (Mangan Enak Karo Dolan) diikuti 40 PKL yang sebelumnya menempati Alun-alun Kebumen. Sosialisasi berlangsung di Pendopo Kabumian, Jumat 9 Agustus 2024, bersama Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih mewakili Bupati Arif Sugiyanto dan para pejabat Disperindag KUKM Kebumen. Baca juga: Gelar Pusaka Tosan Aji […]

expand_less