Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Lifestyle » Bugar » Kisah Suci Rahmayanti, Jalani Ablasi Jantung dengan Program JKN

Kisah Suci Rahmayanti, Jalani Ablasi Jantung dengan Program JKN

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 6 Apr 2023
  • visibility 12.828
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setiap orang berharap tidak akan menggunakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Tetapi pada saat harus membutuhkan layanan kesehatan, Program JKN benar-benar sangat terasa manfaatnya.

Hal itu dirasakan oleh Suci Rahmayanti (44), seorang PNS Pemkab Kebumen yang tinggal di Perumahan Jatimulyo, Alian, Kebumen. Sebagai peserta JKN segmentasi Pekerja Penerima Upah (PPU), Suci merasa program ini telah memberikan manfaat yang sangat besar bagi diri dan keluarganya.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Kebumen Optimalkan Skrining Riwayat Kesehatan Bagi Peserta JKN, Ini Tujuannya

Ceritanya, pada tahun 2022 ia terindikasi mengalami gangguan fungsi jantung setelah melakukan pemeriksaan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga kemudian dirujuk ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Ia menjalani pemeriksaan tersebut dengan mengandalkan Program JKN.

“Pada awal November 2022, saya merasa sangat nyeri di bagian dada tengah sehabis bangun tidur, kurang lebih pukul 04.00 pagi. Lalu saya periksa ke faskes pertama di Dokter Praktek Perorangan (DPP) dr Weni Herlina Tanuraharjo. Setelah itu saya dirujuk ke RSUD dr Soedirman Kebumen untuk melakukan pemeriksaan lanjutan dengan dokter spesialis penyakit jantung,” katanya, baru-baru ini.

Dirujuk ke RSUP dr Sardjito Yogyakarta

Dengan pertimbangan indikasi medis, Suci akhirnya dirujuk dari RSUD dr Soedirman ke RSUP dr Sardjito. Ia selanjutnya menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

“Di sana saya melakukan cek laborat, holter, USG jantung, dan MRI. Kemudian dari hasil pemeriksaan tersebut dokter menyarankan tindakan Ablasi Jantung. Pada saat itu saya bingung. Dokter kemudian menjelaskan ablasi jantung ini diperlukan untuk memperbaiki irama jantung yang tidak teratur akibat penyakit aritmia,” jelasnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan BPBD Kebumen Gugur saat Tugas Kemanusiaan, Bupati Takziah ke Rumah Duka

    Relawan BPBD Kebumen Gugur saat Tugas Kemanusiaan, Bupati Takziah ke Rumah Duka

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.234
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seorang relawan dari BPBD Kebumen, Panggung Eko Santoso, meninggal dunia dalam kecelakaan saat melaksanakan tugas kemanusiaan, Selasa 24 September 2024. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di Desa Somagede Kecamatan Sempor, saat kendaraan tangki air yang dikemudikan oleh Sugiharto bersama Panggung Eko Santoso sebagai pendamping, melakukan pengiriman air bersih ke desa tersebut. […]

  • Mindfulness

    Manfaat Mindfulness dalam Mengurangi Stres

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 653
    • 0Komentar

    KAMU pernah merasa stres berlebihan sampai sulit tidur atau kehilangan fokus? Jangan khawatir, kamu nggak sendiri. Banyak orang mengalami stres karena tekanan hidup sehari-hari, pekerjaan, atau masalah pribadi. Stres ini, kalau dibiarkan, bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mentalmu. Kenali Manfaat Mindfulness Stres tidak hanya membuat kamu merasa gelisah, tapi juga memicu peningkatan hormon […]

  • Lari Maraton

    Rizal Sofyan Fuadi: Putra Kebumen Menaklukkan Maraton Warszawski 2025 Polandia dengan Batik

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 797
    • 0Komentar

    WARSAWA (KebumenUpdate.com) – Semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Rizal Sofyan Fuadi, pelari asal Kebumen, saat mengikuti 47th Maraton Warszawski 2025 di Warsawa, Polandia. Dengan waktu 4 jam 6 menit 48 detik, ia sukses menuntaskan maraton penuh 42,2 km pertamanya. Prestasi ini bukan sekadar catatan pribadi. Rizal menjadi orang Kebumen pertama yang berhasil menyelesaikan maraton di […]

  • Bantuan alat rapid test diserahkan kepada Kades Bumiharjo. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Ketua MPR RI Peduli Penanganan Covid-19 di Kebumen, Apa Saja Bantuannya?

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.575
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menunjukkan kepeduliannya terhadap penanganan pandemi Covid-19 di daerah pemilihannya. Secara pribadi politikus Partai Golkar itu memberikan bantuan untuk Kebumen, Banjarnegara dan Purbalingga. Khusus di Kebumen, bantuan yang diberikan meliputi 10 unit hand sprayer beserta disinfektan, hand sanitizer, masker kesehatan 1.000 lembar dan 100 alat rapid test serta […]

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better
    Tak Berkategori

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rab, 21 Feb 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 334
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Inustri Garam

    Tiongkok Tertarik Kembangkan Industri Garam di Jateng

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 907
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Jawa Tengah dilirik sebagai lokasi strategis investasi industri garam oleh investor asal Tiongkok. Ketertarikan ini disampaikan CEO PT Susanti Megah, Hermawan Santoso, usai bertemu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Kamis 17 Juli 2025. Menurut Hermawan, investor memerlukan lahan seluas sekitar 3.000 hektare untuk pengembangan tambak garam. Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan […]

expand_less