Seru! Anak-anak RA Mutiara Islam Melukis Kipas Bambu di Embung Cangkring, Orang Tua Ikut Berebut Kuas
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 31 Mei 2025
- visibility 963
- comment 0 komentar

Peserta melukis foto bersama usai kegiatan. (Foto: Itimewa)
SADANG (KebumenUpdate.com) – Suasana keseruan dan kehebohan mewarnai agrowisata Embung Cangkring, Kecamatan Sadang, Kebumen, Kamis 29 Mei 2025. Sebanyak 29 murid RA Mutiara Islam Sadang Kulon antusias mengikuti kegiatan Melukis Kipas Bambu.
Kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas dan jiwa wirausaha sejak dini tersebut, para siswa diajak melukis langsung di atas kipas bambu menggunakan cat minyak. Kegiatan ini dipandu oleh seniman Indriotomo Brigandono (Mas Indro), didampingi dua seniman lain dari Sekolah Rakyat MeluBae (SRMB) Kebumen, yaitu Pekik Sat Siswonirmolo dan BY Handoko.
“Kami ingin anak-anak berani berkreasi dengan cat minyak, sekaligus berani berinteraksi langsung dengan narasumber,” ujar Mas Indro perupa alumnus IKP Jakarta tersebut. “Mereka bebas menuangkan imajinasi di atas media kipas bambu.”

Pengarahan sebelum melukis bersama. (Foto: Istimewa)
Mendapat Sambutan Hangat dari Wali Murid
Anak-anak terlihat ceria dan fokus saat menuangkan warna-warna cerah di kipas bambu masing-masing. Kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari para wali murid. Bahkan, beberapa ibu tidak tahan untuk ikut melukis bersama anak-anak mereka.
“Ina senang ikut nggambar, kalau ada lagi, Ina mau ikut,” ujar Ina Inisia, salah satu peserta kecil yang penuh semangat.
“Saya sampai gregetan lihat anak saya melukis, jadi pengen ikutan nyoba,” kata Danti, ibu dari Zaina Adifa Hamsah asal Dukuh Siluk.
Kepala Yayasan RA Mutiara Islam, Nurnakhudin SPdI, mengapresiasi semangat para guru dan keterlibatan orang tua.
“Kegiatan ini sukses karena dukungan dari wali murid. Peran mereka sangat penting dalam membentuk generasi kreatif,” ujarnya.
RA Mutiara Islam Sadang Kulon berlokasi di RT 03 RW 02 Desa Sadang Kulon, Kecamatan Sadang. Lembaga ini dibina oleh empat tenaga pendidik yakni Yuliwati (kepala sekolah), Erni Yulia, Komsiatun, dan Ismowati.








Saat ini belum ada komentar