Ahmad Luthfi Tegaskan KDMP Bukan Beban Desa, Tapi untuk Kesejahteraan Rakyat
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 16 Jul 2025
- visibility 886
- comment 0 komentar

Gubernur Ahmad Luthfi foto bersama pada Pengurus PAPDESI Klaten. (Foto: Humas Jateng)
SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh kepala desa dan pemerintah desa tidak perlu ragu atau takut Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan menjadi beban. Sebab KDMP akan dijalankan sesuai dengan kamampuan dan kearifan lokal masing-masing desa.
“Tidak benar jika koperasi desa itu menjadi beban, justru membuat kesejahteraan bagi wilayah masing-masing. Koperasi desa merah putih itu sesuai dengan kearifan lokal. Ada apoteknya, sembako, simpan pinjam, pupuk, pos, dan sebagainya sesuai dengan kemampuan potensi desa masing-masing,” kata Luthfi saat menerima audiensi dari Pengurus DPC PAPDESI Kabupaten Klaten di ruang kerjanya, Rabu, 16 Juli 2025.
KDMP merupakan kebijakan langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan pelaksanaannya berada di bawah koordinasi langsung Menko Bidang Pangan. Gubernur mendapatkan tugas sebagai ketua dewan pengawas tingkat provinsi dan Bupati/Wali Kota menjadi ketua pengawas di kabupaten/kota masing-masing.
“Yang menjadi pengawas nanti Gubernur dan Bupati/Wali Kota. Tentu desa kita banyak, kalau bupati mengawasi sekian ratus koperasi kan susah maka kita libatkan kepala desa yang ada,” jelasnya.
KDMP akan Diluncurkan di Klaten
KDMP akan diluncurkan secara nasional Presiden Prabowo Subianto di Klaten pada tanggal 21 Juli 2025 mendatang. Segala persiapan terkait momentum tersebut sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari dan diintensifkan mendekati hari pelaksanaan.







Saat ini belum ada komentar