Cerita Pendek: Sebentuk Hati (2-Habis)
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 5 Okt 2024
- visibility 2.485
- comment 0 komentar

Ilustrasi: Cerpen Sebentuk Hati.
Oleh: Dian PD
KISAH cinta Riri dan Malik menjadi perbincangan seisi desa. Tentu saja itu menjadi buah bibir yang tak selesai tujuh purnama.
Kedua orang tua masing-masing, baik Riri dan Barjo berusaha bersikap sebagaimana mestinya orang tua. Mereka menyadari, semua yang terjadi sedikit banyak karena kesalahan mereka. Memisahkan dua orang yang saling mencinta dan memaksa sebuah perjodohan atas nama kesepakatan antar orang tua.
Barjo lagi-lagi dipaksa keadaan dan situasi untuk bisa menerima dan mengatasi hal yang terjadi saat ini di kehidupan pernikahannya.
Dea, mantan kekasih Barjo tiba-tiba menghubunginya. Wanita itu mendengar apa yang terjadi pada mantan kekasihnya itu.
“Aku bingung harus kasih selamat atau apa. Yang jelas aku ikut prihatin dengan yang kamu alami. Apa yang bisa aku bantu?” tanya Dea di ujung telpon.
“Gak ada. Kamu gak perlu melakukan apa-apa. Aku baik-baik aja, kok. Aku sadar, inilah resikonya, dan sejak awal aku tau semuanya tidak akan mudah, untuk aku maupun Riri,” ucap Barjo
“Lusa aku sudah balik Jakarta. Cutiku gak bisa lama. Kamu jangan telpon ke sini lagi. Jangan hubungi aku lagi. Aku kuatir bapak ibu negur dan marahin kamu. Kamu harus menata masa depanmu juga,” pesan Barjo










Saat ini belum ada komentar