Breaking News
light_mode
Beranda » News » Ekonomi Bisnis » Tiongkok Tertarik Kembangkan Industri Garam di Jateng

Tiongkok Tertarik Kembangkan Industri Garam di Jateng

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
  • visibility 962
  • comment 0 komentar

SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Jawa Tengah dilirik sebagai lokasi strategis investasi industri garam oleh investor asal Tiongkok. Ketertarikan ini disampaikan CEO PT Susanti Megah, Hermawan Santoso, usai bertemu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Kamis 17 Juli 2025.

Menurut Hermawan, investor memerlukan lahan seluas sekitar 3.000 hektare untuk pengembangan tambak garam. Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan swasembada garam nasional, guna mengurangi ketergantungan terhadap impor.

“Potensi garam Jateng cukup besar, dan pemerintah daerah sangat mendukung. Tapi untuk capai swasembada, perlu penambahan kapasitas dan perluasan lahan,” ujar Hermawan.

Potensi Garam Jateng Dinilai Menjanjikan

Hermawan menyebutkan, produksi garam nasional saat ini masih tertinggal, dengan Madura dan NTB menjadi penyumbang terbesar. Namun, Jawa Tengah dianggap memiliki potensi besar untuk mengejar ketertinggalan, jika didukung kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan petani.

    “Kerja sama ini penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas garam rakyat. Kami, sebagai pelaku usaha, tentu siap mendukung langkah pemerintah,” ujarnya.

    Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko, menambahkan bahwa beberapa kebutuhan dasar investor, seperti akses listrik, gas, dan transportasi, telah tersedia. Kini, yang dibutuhkan adalah pengembangan sentra-sentra garam baru.

    Produksi Garam Jateng Masih Belum Penuhi Kebutuhan Industri

    Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng, produksi garam rakyat pada 2024 mencapai 536.612 ton dari lahan seluas 8.267 hektare yang digarap 6.420 petani. Namun, kebutuhan garam di Jateng sebesar 119.400 ton per tahun—terutama untuk industri—belum sepenuhnya terpenuhi oleh produksi lokal.

    “Industri butuh garam dengan kadar NaCl di atas 97%. Sementara garam rakyat umumnya hanya 95%. Kendala utamanya ada pada teknologi, infrastruktur, dan kondisi cuaca,” jelas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng, Endi Faiz Effendi.

      Dari total kebutuhan industri, hanya sebagian kecil yang dipenuhi oleh produsen lokal seperti SPJT dan beberapa koperasi di Rembang dan Pati. Sisanya harus didatangkan dari luar daerah. Makin Tahu Indonesia

      Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

      Penulis

      News & Inspiring

      Komentar (0)

      Saat ini belum ada komentar

      Silahkan tulis komentar Anda

      Rekomendasi Untuk Anda

      • Kepala Disporawisata Kebumen H Azam Fatoni SH MSi menyematkan tanda peserta pelatihan. (Foto: Istimewa)

        Tingkatkan Daya Saing, Pengelola Desa Wisata Dilatih Tata Kelola Destinasi Pariwisata

        • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
        • account_circle Kebumen Update
        • visibility 8.566
        • 0Komentar

        KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Guna meningkatkan daya saing kepariwisataan diperlukan tata kelola destinasi pariwisata yang baik. Sepanjang mampu dan menata dengan baik segala potensi dan peluang yang ada, diyakini pada saatnya Kebumen tidak hanya sebagai kota persinggahan wisata saja tetapi menjadi kota tujuan wisata. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Porawisata Kebumen H Azam Fatoni SH MSi […]

      • PLN Cilacap

        Listrik Cilacap Kota Mati, Ternyata Ini Penyebabnya

        • calendar_month Sab, 31 Okt 2020
        • account_circle Kebumen Update
        • visibility 3.102
        • 0Komentar

        CILACAP (KebumenUpdate.com) – Hujan deras disertai angin kencang hampir terjadi setiap hari mulai sore menjelang petang sampai pagi hari, Sejak 26-30 Oktober 2020. Seperti Jumat, 30 Oktober 2020 hujan deras disertai petir terjadi mulai pukul 12.40 wib. Hal tersebut berimbas padamnya listrik di Jalan MT Haryono, Jalan Kalidonan, Jalan Karangsuci, Jalan Banjaran, hingga komplek Pelabuhan […]

      • Ulang Tahun ke-5 Hotel Mexolie, LHI Sajikan Inovasi Makanan Khas Nusantara Sarat Sejarah

        Ulang Tahun ke-5 Hotel Mexolie, LHI Sajikan Inovasi Makanan Khas Nusantara Sarat Sejarah

        • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
        • account_circle Kebumen Update
        • visibility 2.838
        • 0Komentar

        KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Anniversary Mexolie Hotel Kebumen yang ke-5, Liberta Hotel International (LHI) selaku hotel operator & management menghadirkan berbagai program menarik, salah satunya adalah Chef Showdown. Dalam program ini, para chef dari setiap properti LHI bereksperimen dan berkreasi mengolah buah kelapa sebagai bahan utama signature menu Mexolie Hotel. Nantinya, hidangan terpilih akan tersedia di […]

      • Perikanan Indonesia

        Pemerintah Siapkan Roadmap Pengelolaan Sektor Kelautan dan Perikanan Indonesia

        • calendar_month Rab, 27 Okt 2021
        • account_circle Kebumen Update
        • visibility 2.687
        • 0Komentar

        BELITUNG TIMUR (KebumenUpdate.com) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menyiapkan roadmap pengelolaan sektor kelautan dan perikanan Indonesia dalam jangka waktu panjang hingga 2045. Roadmap ini bentuk komitmen pemerintah Indonesia dalam menerapkan prinsip ekonomi biru pada sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan untuk pembangunan ekonomi nasional. “Kebijakan ekonomi biru harus menopang pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar […]

      • Pemkab Kebumen Raih Penghargaan Hassan Wirajuda Award dari Kemenlu RI

        Pemkab Kebumen Raih Penghargaan Hassan Wirajuda Award dari Kemenlu RI

        • calendar_month Ming, 28 Apr 2024
        • account_circle Hari Satria
        • visibility 1.448
        • 0Komentar

        KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen meraih penghargaan Hassan Wirajuda Award Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang berlangsung di Gedung Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki Jakarta, pada Jumat 26 April 2024. Penghargaan Hassan Wirajuda Award (HWPA) adalah penghargaan kepada perorangan, lembaga, instansi pemerintah baik di perwakilan maupun pemerintah daerah yang memberikan upaya Pelindungan […]

      • Kasus HIV-AIDS di Kebumen Bukan Lagi yang Tertinggi, Tapi

        Kasus HIV-AIDS di Kebumen Bukan Lagi yang Tertinggi, Tapi

        • calendar_month Jum, 1 Des 2023
        • account_circle Hari Satria
        • visibility 1.965
        • 0Komentar

        KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kasus HIV-AIDS di Kebumen tidak lagi masuk tiga besar di Jawa Tengah seperti tahun sebelumnya, melainkan berada di ranking 11 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Jumlah kasus HIV-AIDS AIDS di Kabupaten Kebumen sebanyak 85 kasus. “Untuk HIV ya kita ranking 16, dengan angka 51 kasus. Kemudian untuk AIDS ya kita sekarang […]

      expand_less