BIKK LIPI Karangsambung Gelar Indonesia Geoheritage Expedition

  • Whatsapp
BIKK Karangsambung
Webinar “Geodiversitas Membangun Bangsa”. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (BIKK) LIPI di Karangsambung menggelar agenda tahunan Indonesia Geoheritage Expedition (IGE) 2021. Sebagai rangkaian kegiatan tersebut, BIKK Karangsambung menyelenggarakan webinar bertema “Geodiversitas Membangun Bangsa”, Kamis 3 Juni 2021.

Diskusi virtual itu membahas mengenai langkah implementasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam mengakomodasi amanat Undang-undang Sinas Iptek di Kawasan Geodiversitas Indonesia. Kemudian peran geopark dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, serta kontribusi hasil litbang geologi kelautan untuk inventarisasi geodiversitas kelautan di Indonesia.

Berita Lainnya

1. Hadirkan Kepala BRIN Sebagai Pembicara Kunci

Webinar IGE 2021 menghadirkan Dr LT Handoko Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional/BRIN sebagai pembicara kunci dan Prof Dr Ocky Karna Radjasa MSc Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI.

Diskusi bersama narasumber Dr Ir Subandi Sardjoko MSc Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas mengenai “Peran Geopark dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan”, Dr Noor Cahyo Dwi Aryanto MT Peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Kementerian ESDM membahas “Kontribusi Hasil Litbang Geologi Kelautan untuk Inventarisasi Geodiversitas Kelautan.”

2. IGE 2021 Angkat Tema “Geodiversitas Membangun Bangsa”

BIKK LIPI berlokasi di kawasan Geopark Nasional Karangsambung-Karangbolong (GNKK) di Kabupaten Kebumen. Pada lokasi tersebut terdapat kawasan geoheritage Cagar Alam Geologi Karangsambung dengan 21 geosite, satu biosite dan lima situs budaya untuk keperluan konservasi, edukasi, dan pengembangan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Dilihat dari aspek konservasi, dalam rangka perlindungan dan pemanfaatan geoheritage sesuai kaidah yang ada, maka BIKK LIPI melaksanakan kegiatan Indonesia Geoheritage Expedition (IGE) 2021 dengan tema “Geodiversitas Membangun Bangsa.”

Sementara itu, ditinjau dari aspek edukasi, kegiatan IGE 2021 sekaligus menjadi upaya memasyarakatkan ilmu kebumian. Hal ini sejalan dengan adanya pembangunan Kawasan Geodiversitas Indonesia di BIKK LIPI.

3. LIPI Bangun Kawasan Geodiversitas Indonesia
Webinar “Geodiversitas Membangun Bangsa”. (Foto: Istimewa)

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI Prof Dr Ocky Karna Radjasa mengatakan, LIPI melalui skema pembiayaan SBSN saat ini sedang melaksanakan pembangunan Kawasan Geodiversitas Indonesia di Karangsambung berupa Gedung Geodiversitas sebagai Laboratorium Geoteknologi dan Rock Physical Storage, Gedung Geokonservasi yang berfungsi sebagai ruang pamer koleksi batuan dan simulasi, serta Gedung Dormitori sebagai ruang pembelajaran.

“Kawasan Geodiversitas Indonesia ini diharapkan menjadi pusat geodiversitas di Indonesia untuk memfasilitasi kegiatan pengembangan teknologi yang terkait dengan ilmu kebumian dan menyediakan fasilitas laboratorium terpadu untuk kegiatan edukasi ilmiah,” terangnya.

4. Inventarisasi dan Pemetaan Keberagaman Kondisi Geologi Kelautan

Selain itu, isu strategis lainnya terkait inventarisasi dan pemetaan keberagaman fenomena dan kondisi geologi kelautan yang luar biasa memerlukan tata kelola harmonis, saling mendukung dan menguatkan.

“Koordinasi yang sinergi dari semua sektor adalah sebuah keniscayaan,” ungkap Dr Noor Cahyo Dwi Aryanto, Peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Kementerian ESDM.

Puslitbang Geologi Kelautan (P3GL) sebagai satu-satunya institusi di Kementerian ESDM mempunyai tusi yang mendukung sektor ESDM menghasilkan berbagai data terkait aspek-aspek dan potensi sumber daya geologi kelautan Indonesia. (smn)

Berita Terkait