Art & Culture Collaboration, MAN 1 Kebumen Hadirkan Seniman Tiga Negara

  • Whatsapp
Penari asal Taiwan tampil menawan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen menggelar pentas seni kolaborasi seniman lintas negara. Istimewa, pentas bertajuk Art & Culture Collaboration yang digelar di GOR madrasah itu menghadirkan sejumlah seniman dari tiga negara yakni Taiwan, Jepang, dan Spanyol.

Pentas seniman lintas negara itu digelar oleh English Study Club MAN 1 Kebumen bekerjasama dengan lembaga Pendidikan Musik dan Bahasa Inggris yang dikelola Art For Better World (AFBW) di Banjareja-Puring Kebumen yang berbasis di Taiwan.

Bacaan Lainnya
Seniman Tampilkan Seni Khas Negara Masing-masing
Musisi asal Jepang tampil dengan alat musik steel pan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Di hadapan para murid MAN 1 Kebumen, para seniman itu menampilkan karya seni yang berbeda khas negara masing-masing. Dari Jepang hadir dua musisi dari kelompok Wakiaiai yang dengan alat musik seperti drum dengan permukaan cekung dan terbuat dari logam yang bernama steel pan. Sejumlah lagu dinyanyikan salah satunya lagu legendaris Kokoro no Tomo.

Kelompok Lan Yang dari Taiwan yang terdiri atas sejumlah penari belia menampilkan sejumlah tarian tradisional. Sedangkan gitaris solo asal Spanyol, Adolfo Timuat tampil interaktif dengan penonton sembari memamerkan skill fingerstyle-nya. Meski dengan latar belakang budaya yang berbeda, interaksi antara penampil dengan para murid dan guru MAN 1 cukup cair.

Tampak hadir menyaksikan Direktur AFBW Vincent Lee, Kepala MAN 1 Kebumen H Sodikun SAg MPdI serta para guru dan dan tenaga kependidikan di MAN 1 Kebumen.

Bahasa Inggris Jadi  Jembatan Komunikasi
Tarian dari seniman Taiwan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Pembina English Study Club MAN 1 Kebumen Dra Elly Samodrati mengatakan kegiatan tersebut mengangkat tema “Build up International relationship, understanding and cooperation through English atau membangun hubungan kerjasama dan kesepahaman melalui Bahasa Inggris.

“Bahasa Inggris sebagai bahasa international mampu menjembatani komunikasi antar budaya, antar negara dan antar bahasa yang berbeda. Dengan Bahasa Inggris tidak lagi ada penghalang dalam berkomunikasi,” kata Elly Samodrati di sela-sela acara.

Memotivasi Siswa Semangat Mempelajari Bahasa Inggris
Penari belia dari Taiwan tampil atraktif. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Dengan konser budaya mancanegara yang merupakan kolaborasi dari seniman yang berasal dari negara Taiwan, Jepang dan Spanyol, imbuhnya, menjadi bukti bahwa apapun bahasa, negara dan budaya bisa bersatu dengan menggunakan Bahasa Inggris.
Selain itu, dengan hadirnya para seniman dari mancanegara  memotivasi siswa agar lebih semangat mempelajari Bahasa Inggris.

“Dengan memiliki kemampuan Bahasa Inggris diharapkan di masa depan mereka mudah masuk ke komunitas dan dunia kerja manapun tanpa kesulitan,” tandasnya. (ndo)

Pos terkait