Berbobot Satu Ton, Sapi Ini Tak Dilepas Saat Ditawar Rp 70 Juta

Ketua KTT Suro Madu yang juga Kades Karangrejo Y Anifudin menunjukkan sapi milik anggotanya. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

PETANAHAN (KebumenUpdate) – Bagi Kadiyanto (50) memelihara sapi bukan sekadar sebagai profesi, tetapi juga menjadi hobi. Maka tidak mengherankan jika warga Dusun Plesung, Desa Karangrejo, Kecamatan Petanahan, Kebumen dia memperlakukan sapi-sapi peliharaanya lebih dari sekadar binatang peliharaan.

Saat ini Kadiyanto memiliki tiga ekor sapi yang dipelihara bersama anaknya Agus Widodo (21). Salah satu sapi  peliharaannya  sangat istimewa. Sapi jantan yang diberi nama Bima Sena itu berukuran sangat besar dengan berat sekitar satu ton.

Bacaan Lainnya

Tinggi sapi jenis peranakan ongole (PO) yang berumur lima tahun itu bahkan hampir mencapai dua meter. Menjelang hari raya Idul Adha ini,  sapi berukuran jumbo itu menjadi incaran untuk dibeli sebagai hewan qurban.

Seorang pedagang dari Cilacap menawar sapi tersebut dengan harga Rp 70 juta. Namun Kadiyanto tidak melepas sapi kesayangannya itu. Tidak pertama kali, sapi itu ditawar orang. Saat baru berumur tujuh bulan sapi itu sudah ditawar orang Rp 25 juta. Karena dia melihat sapi tersebut merupakan calon pejantan tangguh dia tidak melepaskan.

“Akhirnya sapi itu pun saya besarkan hingga sekarang,” ujar Kadiyanto didampingi Ketua Kelompok Tani Ternak (KTT) Suro Madu yang juga Kepala Desa Karangrejo  Y Anifudin  saat ditemui di rumahnya, Selasa (6/8/2019).

Pos terkait