Kades Bendogarap Lapor Polisi, Kades Kebadongan Mengaku Pernah Diminta Isi Kas Rp 100 Juta

Kades Bendogarap Lapor Polisi
Kades Bendogarap keluar ruang penyidik Polres Kebumen. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com)  – Kasus oknum kepala desa (kades) yang diduga meminta uang hingga puluhan juta rupiah ke beberapa kades di Kabupaten Kebumen akhirnya dibawa ke ranah hukum.

Kepala Desa Bendogarap, Kecamatan Klirong Sukirno (54), didampingi Kades Kebadongan Marjuni dan Kades Dorowati Ahmad Muntoyib melaporkan oknum kepala desa di Kecamatan Kebumen berinisial Sr ke Mapolres Kebumen atas dugaan pemerasan, Kamis, 21 September 2023 sore.

Bacaan Lainnya

Kepada penyidik Satreskrim Polres Kebumen, Sukirno menceritakan peristiwa dugaan pemerasan yang dialaminya terjadi sekitar Agustus 2023. Hampir empat jam Sukirno memberikan keterangan di ruangan penyidik Satreskrim atas kasus yang dialami.

Baca Juga: Oknum Kades Diduga Jadi Makelar Kasus, Satu Kades Akui Setor Rp 50 Juta

Sukirno merupakan salah satu korban dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum kades berinisial Sr. Sedangkan Kades Kebadongan Marjuni juga pernah akan menjadi korban percobaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum kades yang sama.

Kades Sukirno menyampaikan jika dirinya memberikan uang sebesar Rp 50 juta kepada sesama kades. Ini dengan alasan agar dugaan kesalahan yang terjadi di desanya dapat diselesaikan dengan baik.

Uang Rp 50 Juta Dikembalikan

Diakui Sukirno usai kabar berita oknum kades peras kades ini ramai menjadi perbincangan di masyarakat, Kamis 21 September 2023 sekitar pukul 12.15 WIB, oknum kades tersebut mengembalikan uang sejumlah Rp 50 juta.

“Benar Mas, tadi sudah dikembalikan Rp 50 juta. Pertemuan pengembalian tersebut dilaksanakan di kantor desa. Saya ambil di mobil milik kades Sr,” jelasnya.

Pos terkait