Breaking News
light_mode
Beranda » News » Laut Belum Tercemar, Kualitas Garam Kebumen Jauh Lebih Baik

Laut Belum Tercemar, Kualitas Garam Kebumen Jauh Lebih Baik

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
  • visibility 3.615
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com)– Garam produksi petani di pesisir Kebumen telah mendapatkan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam ruang lingkup proses produksi garam konsumsi beryodium. Selain itu, juga telah mendapat ijin edar dari BPOM, sehingga sudah bisa dijual bebas.

“Kebumen merupakan kabupaten pertama yang menerima sertifikasi SNI, BPOM dan surat ijin edar,” kata Kepala Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Syarif Widjaya pada acara Launching Kampung Garam, di Desa Miritpetikusan, Kecamatan Mirit, Selasa (24/9/2019).

Hadir Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Direktur Jasa Kelautan Kementerian KKP M Yusuf, Dandim 0709 Letkol Inf Zamril Philiang, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono SH. Peresmian sentra industri garam rakyat itu diselenggarakan di dua tempat. Pertama peresmian gedung pengolahan garam Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong. Kemudian, peresmian unit produksi garam di Kampung Garam Desa Miritpetikusan Kecamatan Mirit.

Syarif Widjaya menambahkan garam Kebumen memiliki kualitas yang jauh lebih baik dari produksi daerah lain. Hal karena air laut sebagai bahan baku utamanya masih belum tercemar. Bahkan kadar natrium klorida (Na Cl) mencapai 95,75 persen.

Baca Juga: Perburuan Telur Penyu di Pesisir Selatan Menurun, Ini Penyebabnya

“Sudah sangat cukup untuk garam konsumsi. Tinggal menaikan sedikit kadarnya menjadi 97 persen untuk menjadi garam industri,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas ini karena produksi garam di Kebumen menggunakan sistem tunel. Yaitu, air laut sebelum masuk ke dalam tunel sudah difilter dan di dalamnya dilapisi plastik. Sehingga hasilnya bisa langsung dipanen dengan kondisi bersih.

Syarif berharap dengan adanya produk garam di Kebumen akan dapat mengurangi garam impor. Selain itu, dia juga meminta petani garam Kebumen agar tidak memproduksi garam krosok, yang dijual karungan.

“Garam krosok begitu panen langsung dikarungi sehingga harganya tergantung pasar. Kadang harganya Rp 2.000, kadang turun sampai Rp 150-200. Oleh karenanya Kebumen harus memproduksi garam konsumsi yang harganya stabil karena sudah diolah dan dijual langsung ke konsumen,” imbuhnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Solo Run

    6.000 Pelari Ramaikan Solo Run Fest 2025

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 725
    • 0Komentar

    SURAKARTA (KebumenUpdate.com) – Sekitar 6.000 pelari meramaikan Solo Run Fest 2025 yang digelar di Kota Surakarta, Minggu 28 September 2025. Festival lari ini menghadirkan kategori 5K dan 10K, dengan peserta dari berbagai daerah, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Acara ini diselenggarakan PT SHA Solo bersama Pemkot Surakarta. Titik start berada di Stadion Manahan, sedangkan […]

  • Ziarah Makam Leluhur Jadi Kegiatan Pertama PWI Kebumen Sambut HPN 2023

    Ziarah Makam Leluhur Jadi Kegiatan Pertama PWI Kebumen Sambut HPN 2023

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.004
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Rangkaian acara yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kebumen menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2023 dimulai dengan kegiatan ziarah kubur, Rabu 8 Februari 2023. Adapun lokasi ziarah kubur yang dikunjungi oleh awak media bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kebumen tersebar di empat lokasi. Yang pertama pemakaman Si Jago Selang (makam Fuad […]

  • Viral Pengobatan Brahmana Sanjaya di Dorowati, Begini Klarifikasi Kepala Desa

    Viral Pengobatan Brahmana Sanjaya di Dorowati, Begini Klarifikasi Kepala Desa

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 23.266
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Pengobatan alternatif Brahmana Sanjaya yang hadir di Desa Dorowati Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen selama 3 hari, Sabtu–Senin 25–27 Mei 2024 mengundang kontroversi. Pasalnya, pihak Brahmana Sanjaya mengunggah video dengan narasi adanya permintaan sejumlah uang dari kepala desa setempat setelah acara selesai. Dari sesi wawancara tim KebumenUpdate.com dan sejumlah wartawan saat menyambangi rumah […]

  • Kebumen Mengajar: Wadah Berbagi dan Menginspirasi Anak-anak Pelosok Negeri

    Kebumen Mengajar: Wadah Berbagi dan Menginspirasi Anak-anak Pelosok Negeri

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.180
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kebumen Mengajar Batch 16 (KM16) yang merupakan komunitas sosial di bidang pendidikan baru saja menyelesaikan kegiatan one day teaching-nya, Sabtu 11 Februari 2023. Dalam Batch 16 ini, kunjungan dilakukan setiap hari Sabtu selama satu bulan penuh. Dimulai pada akhir pekan ketiga bulan Januari dan berakhir di pekan kedua bulan Februari dengan target […]

  • GIIAS 2025

    GIIAS 2025 Semarang Pamerkan Kendaraan Listrik yang Kian Diminati Warga Jateng

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 716
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 digelar di Muladi Dome Universitas Diponegoro Semarang, 24–28 September 2025. Berbagai lini kendaraan, dari mobil konvensional hingga motor listrik, dipamerkan pada ajang otomotif bergengsi ini. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berharap pameran menjadi pengungkit industri otomotif sekaligus mendongkrak perekonomian daerah. Usai membuka acara, Luthfi berkeliling dan […]

  • PAFI Bintan

    ISPA: Gangguan Pernapasan yang Sering Menyerang, PAFI Bintan Bagikan Tips Pencegahannya

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.543
    • 0Komentar

    INFEKSI Saluran Pernapasan Atas (ISPA) merupakan penyakit yang cukup umum terjadi, terutama pada musim peralihan atau saat cuaca sedang tidak menentu. ISPA menyerang saluran pernapasan bagian atas, seperti hidung, tenggorokan, sinus, dan laring. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai jenis virus dan bakteri. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Cabang Bintan pafikabupatenbintan.org membagikan informasi seputar penyabab […]

expand_less