Bonorowo Cocok Jadi Sentra Ikan Air Tawar, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Bupati KH Yazid Mahfudz panen ikan gurami. (Foto: Humas Kebumen)
Bupati KH Yazid Mahfudz panen ikan gurami. (Foto: Humas Kebumen)

BONOROWO (KebumenUpdate.com) – Kecamatan Bonorowo, Kebumen dinilai sangat cocok untuk dijadikan sebagai sentra ikan Kebumen. Pasalnya kecamatan ini memiliki produksi ikan air tawar yang melimpah.

Bukan hanya itu saja, kecamatan ini juga dinilai telah menerapkan budidaya ikan berbasis kawasan yang bertanggung jawab dan menerapkan prinsip ramah lingkungan.

Berita Lainnya

“Ke depan Bonorowo akan jadi Sentra Ikan Kebumen. Karena sudah terbukti bisa mengembangkan,” kata Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz saat panen ikan gurami di Desa Tlogorejo, Kecamatan Bonorowo, Sabtu 1 Agustus 2020.

Delapan Kelompok Budidaya Gurami, Nila dan Lele

Gus Yazid, sapaan akrabnya bertekad untuk mengembangkan wilayah tersebut. Saat ini terdapat delapan kelompok pembudidaya ikan yang tersebar di delapan desa. Ikan yang dibudidaya antara lain gurami, nila dan lele.

“Kalau ingin ikan yang masih segar, ada di Bonorowo,” ujarnya.

Tampak mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) H Ahmad Ujang Sugiono, Asisten Sekda, Kepala Bappeda Ir Pudji Rahaju, Plt Kepala Dislutkan Masagus Herunoto dan sejumlah pejabat lainnya.

Bantuan Pemkab Kebumen Rp 500 Juta

Ketua Forum Pembudidaya Ikan (FPI) Kecamatan Bonorowo, Wibisono Susanto menyampaikan bahwa stok ikan gurami pada pembudidaya di Bonorowo mencapai 10 ton.

Hasil budidaya gurame itu imbuh dia, merupakan program bantuan dari Pemkab Kebumen senilai Rp 500 juta. Bantuan berupa hibah sarana dan prasarana, pompa air, kolam terpal, benih dan pakan ikan.

“Harapan kami karena potensi sumber alamnya bagus, ikon ikan di Kebumen itu Bonorowo,” katanya. (ndo)

Berita Terkait