Breaking News
light_mode
Beranda » News » Jateng » Gubernur Ahmad Luthfi Targetkan Tanam 1,5 Juta Mangrove Lewat Gerakan Mageri Segoro

Gubernur Ahmad Luthfi Targetkan Tanam 1,5 Juta Mangrove Lewat Gerakan Mageri Segoro

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
  • visibility 1.095
  • comment 0 komentar

BREBES (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi kembali menggiatkan gerakan Mageri Segoro dengan target penanaman 1,5 juta pohon mangrove di wilayah pesisir Jawa Tengah hingga Desember 2025. Aksi ini dimulai dengan penanaman serentak di Pantai Randusanga, Brebes, Kamis 5 Juni 2025, melibatkan lebih dari 2.000 peserta di 17 kabupaten/kota.

Dalam aksi ini, sebanyak 200.000 bibit mangrove ditanam dalam sehari di lahan seluas 3.000 hektare. Khusus di Pantai Randusanga, ditanam 25.200 batang di atas lahan 4 hektare, serta 26.000 batang lainnya di 13 desa lain di Brebes. Sejak Maret hingga Mei 2025, sudah ditanam total 260.102 batang mangrove oleh berbagai pihak di 35 hektare wilayah pesisir.

Gubernur Luthfi menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar simbolik, tetapi bentuk komitmen menjaga ekosistem dan mencegah abrasi. “Mageri Segoro bukan sekadar kebiasaan, ini budaya. Kita targetkan 1,5 juta batang sampai Desember,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat pesisir, termasuk generasi muda, untuk ikut terlibat aktif.

“Tanam, rawat, dan pelihara. Kita pagari laut dengan ekosistem, seperti kita pagar rumah kita,” ujarnya.

Melibatkan 185 Desa di 54 Kecamatan

Gubernur didampingi oleh Wakil Gubernur Taj Yasin, Ketua PKK Jateng Nawal Arafah Yasin, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, serta jajaran DPRD dan Forkopimda.

Wakil Gubernur Taj Yasin menambahkan, Mageri Segoro telah lebih dulu dilakukan di Sayung, Kabupaten Demak, sebagai respon terhadap banjir rob.

Kepala DLHK Jateng, Widi Hartanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan 185 desa di 54 kecamatan. Penanaman mangrove juga ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui perlindungan wilayah pantai.

“Kalau abrasi bisa dicegah, garis pantai terjaga, nelayan akan sejahtera,” ujar Luthfi.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Kampus Ramaikan Ganisda Goes to School Season 7

    Puluhan Kampus Ramaikan Ganisda Goes to School Season 7

    • calendar_month Sab, 28 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.448
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebagai bentuk bakti kepada almamater, Ganisda yang merupakan keluarga alumni SMA Negeri 2 Kebumen Kebumen kembali mengadakan Ganisda Goes to School (GGS), Sabtu 28 Januari 2023. Tidak jauh berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, Ganisda Goes to School yang kali ini memasuki Season 7 bertujuan untuk memberikan informasi, edukasi, dan sosialisasi tentang dunia perkuliahan. Baca […]

  • Hadirkan Nuansa Wedangan di Bawah Pohon Kelapa, Cafe Ngisor Klopo Resmi Dibuka

    Hadirkan Nuansa Wedangan di Bawah Pohon Kelapa, Cafe Ngisor Klopo Resmi Dibuka

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 856
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Bagi yang menyukai suasana teduh dan nyaman sambil menikmati makanan enak serta minuman segar, tidak salah jika mengunjungi Cafe Ngisor Klopo di Desa Munggu Kecamatan Petanahan. Cafe di bawah pohon kelapa yang estetik ini baru saja dibuka, Minggu 22 Februari 2026, oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Dalam peresmian tersebut, Bupati didampingi Asisten […]

  • Angka Stunting Kebumen Turun ke 7,58%, Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge Terus Sasar Wilayah Terpencil

    Angka Stunting Kebumen Turun ke 7,58%, Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge Terus Sasar Wilayah Terpencil

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 446
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendekatkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil. Melalui program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge”, Bupati Lilis Nuryani menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, dokter spesialis keliling (Speling), hingga khitan massal bagi warga Desa Pengaringan Kecamatan Pejagoan, Rabu 21 Januari 2026. Adapun layanan […]

  • Perluasan Desbumi

    Migrant Care Lakukan Perluasan Desbumi di Kebumen

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.261
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Pada tahun 2023 Migrant Care melakukan perluasan desa rintisan baru Desbumi (Desa Peduli Buruh Migran) di Kabupaten Kebumen. Hal ini guna mengoptimalkan kebijakan yang proaktif bagi purna pekerja migran dan anggota keluarganya. Migrant Care Kebumen telah menunjuk beberapa desa dan melakukan assessment terhadap desa yang menjadi kantong Pekerja Migran Indonesia (PMI) di […]

  • Guru PAUD di Kebumen Terima Beasiswa untuk Lanjutkan Pendidikan

    Guru PAUD di Kebumen Terima Beasiswa untuk Lanjutkan Pendidikan

    • calendar_month Sen, 19 Jun 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.043
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejumlah guru PAUD di Kabupaten Kebumen terima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Terbuka (UT). Pemberian beasiswa dilakukan setelah penandatanganan kesepakatan antara Pemkab Kebumen dengan UT. Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menuturkan bahwa total beasiswa yang diberikan untuk 51 orang. Di mana 26 orang dari Pemkab Kebumen untuk guru PAUD dan 25 beasiswa […]

  • ArtJog

    Ada Sentuhan Gadis Kebumen di Balik Artjog 2022

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.234
    • 0Komentar

    ARTJOG adalah pameran senirupa kontemporer tahunan yang diadakan di Yogyakarta. Sejak digulirkan pada tahun 2008, perhelatan ini menjadi salah satu pameran papan atas yang menampilkan karya-karya terseleksi dan mengangkat tema yang sangat kontekstual. Seniman dan karya yang berhak tampil mesti menjalani proses kuratorial yang sangat ketat. Siapa sangka bahwa salah satu kurator di balik perhelatan […]

expand_less