Malam Refleksi Akhir Tahun di Kebumen Meriah dengan Sendratari The Tales of Karangbolong
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 1 Jan 2026
- visibility 698
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ribuan warga memadati Alun-alun Pancasila Kebumen untuk menyaksikan Malam Refleksi Akhir Tahun dan Doa Bersama yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen pada malam pergantian tahun.
Acara berlangsung meriah dengan rangkaian pertunjukan seni, paparan capaian pembangunan, hingga aksi kemanusiaan.
Kemeriahan diawali dengan penampilan apik dari Kebumen Violin Orchestra (KVO) yang membawakan empat lagu populer, yakni Final Countdown, Rumah Kita, Karena Cinta, dan Jogja Istimewa.
Suasana semakin meriah dengan peragaan busana Fashion Show Batik Carnival Kebumen yang menampilkan kekayaan kriya lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Kebumen memutar video refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati.
Sebanyak 20 penghargaan dan prestasi yang diraih pasangan Lilis-Zaeni dipaparkan di hadapan publik dan disambut dengan tepuk tangan meriah dari warga.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengajak masyarakat untuk melepas tahun 2025 dengan syukur dan menyambut 2026 dengan semangat baru.
Meski baru menjabat selama 10 bulan, Bupati Lilis menekankan adanya kemajuan signifikan bagi Kebumen.
“Alhamdulillah, banyak yang sudah kami kerjakan. Satu kemajuan penting adalah Kebumen kini tidak lagi menyandang status sebagai kabupaten termiskin. Per September 2025, posisi kita sudah bergeser,” ujar Bupati Lilis.
Selain pengentasan kemiskinan, Bupati juga menyoroti kesuksesan penetapan UGGp (UNESCO Global Geopark) Kebumen, perbaikan Alun-alun Pancasila dan Tugu Lawet agar bebas banjir, serta renovasi stadion yang ditargetkan selesai tahun depan.
Terkait infrastruktur, ia memohon maaf jika belum semua jalan diperbaiki karena keterbatasan anggaran pusat, sehingga pemerintah memprioritaskan titik yang paling rusak.
Solidaritas dan Kepedulian Sosial
Acara ini juga menjadi momentum kepedulian sosial. Bupati mengumumkan total donasi untuk korban bencana di Sumatra mencapai kurang lebih Rp792 juta.
Dana tersebut terkumpul dari PMI (Rp227 juta), Baznas (lebih dari Rp300 juta), KORPRI (Rp25 juta), Pemkab (Rp200 juta), serta sumbangan pribadi Bupati sebesar Rp100 juta.
Sebelumnya, Pemkab juga membagikan 20.000 porsi makan gratis yang ludes dalam waktu kurang dari satu jam.
Apresiasi Atlet dan Mahakarya Budaya
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Kebumen menyerahkan uang pembinaan kepada atlet berprestasi:
- Akmal Nashrur Rizqi (Emas AFF U16 Futsal): Rp7,5 juta.
- Sella Salsadila Agustin (Perak SEA Games 2025 Futsal): Rp6,5 juta.
- Putri Krismonita (Perunggu SEA Games 2025 Hockey): Rp5 juta.
Puncak acara diisi dengan penampilan memukau Sendratari The Tales of Karangbolong. Pertunjukan ini merupakan hasil pemikiran dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika (Anggota DPRD Provinsi Jateng) selaku konseptor, dan disutradarai oleh Bima Satrya Wardhana, koreografer sekaligus pemilik Bravery Dancer.
Melibatkan 111 penari di bawah arahan Bravery Dancer Yogyakarta, karya yang telah didaftarkan HAKI-nya ini mengisahkan sejarah sarang burung walet dan perjuangan heroik melawan pasukan buto (raksasa).
Acara diakhiri dengan doa bersama lintas agama oleh FKUB Kebumen dan bunyi sirine tepat pada pukul 00.00 sebagai tanda resminya memasuki tahun 2026.
Turut hadir dalam acara ini jajaran Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jateng Dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, mantan Bupati Ir. Mohammad Yahya Fuad, serta tokoh masyarakat dan pimpinan organisasi lainnya. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar