Warung Kopi Milik Warga Pekunden Kutowinangun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp10 Juta
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 144
- comment 0 komentar

KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) — Sebuah warung kopi milik Dwi Rejeki (42), warga Dusun Pekunden RT 01 RW 01, Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun, ludes terbakar pada Kamis dini hari, 23 Juli 2026.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat pada pagi harinya dan langsung menerjunkan personel Polsek Kutowinangun untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Hasil olah TKP sementara mengarah pada dugaan korsleting listrik. Arus listrik diketahui sebelumnya tersambung dari kantor desa setempat. Meski demikian, penyelidikan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Kobaran api yang cepat membesar melalap seluruh bangunan warung beserta isinya. Berbagai peralatan usaha, barang dagangan, dan material bangunan hangus terbakar hingga tidak menyisakan bagian yang dapat diselamatkan.
Petugas Polsek Kutowinangun yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Khusen Martono bersama anggota segera mendatangi lokasi untuk memeriksa TKP, meminta keterangan dari sejumlah saksi, serta mendokumentasikan kondisi lokasi guna kepentingan penyelidikan. Sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan meliputi Kepala Desa Pekunden Wahidin, Slamet, serta pemilik warung, Dwi Rejeki.
Menanggapi insiden ini, Kapolres mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting.
“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan instalasi listrik terpasang sesuai standar dan segera melakukan perbaikan apabila ditemukan kerusakan. Langkah sederhana ini sangat penting untuk meminimalkan risiko kebakaran,” pungkasnya. **Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar