Breaking News
light_mode
Beranda » News » Geger, Penghuni Panti Mardi Guno Kebumen Tewas Gantung Diri, Ini Sebabnya

Geger, Penghuni Panti Mardi Guno Kebumen Tewas Gantung Diri, Ini Sebabnya

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 23 Jun 2021
  • visibility 3.564
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Panti Sosial Mardi Guno Kebumen geger, Rabu 23 Juni 2021. Sekira pukul 03.30 wib, salah satu penghuni panti tersebut ditemukan meninggal dunia. Saat ditemukan jasad korban dalam posisi menggantung pada kayu blandar dengan seutas tali plastik warna biru.

Pria berinisial MF (32) warga Desa Sepakat Bersatu, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Jasad korban ditemukan pertama kali oleh juru masa panti masih dalam posisi menggantung.

1. Polisi Tidak Menemukan Tanda Penganiaayaan

Kejadian itu dibenarkan oleh Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Iptu Tugiman. Saat Polres Kebumen melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban.

Hal itu diperkuat dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Prembun yang tidak menemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban.

“Kuat dugaan, murni meninggal karena gantung diri,” jelas Iptu Tugiman.

2. Korban Bunuh Diri Diduga Karena Depresi
gantung diri

Tali plastik yang digunakan untuk gantung diri. (Foto: Istimewa)

Kapolsek Prembun AKP Tejo Suwono menambahkan, kuat dugaan korban sengaja mengakhiri hidupnya karena depresi.

“Informasi yang kami dapatkan dari sejumlah saksi, yang bersangkutan beberapa waktu terakhir sering ngalamun dan berhalusinasi. Kemungkinan penyebabnya itu,” jelas AKP Tejo.

MF sudah beberapa tahun terakhir menjadi penghuni panti sosial yang berada di Kecamatan Prembun tersebut. Jenazah telah diserahkan kepada pihak panti, untuk selanjutnya diinformasikan kepada keluarga maupun dilakukan pemakaman. (win)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anake Biyunge Beraksi: Inovasi ‘SiApik’ dan ‘Jambulado’ Raih Juara Krenova Kebumen 2025

    Anake Biyunge Beraksi: Inovasi ‘SiApik’ dan ‘Jambulado’ Raih Juara Krenova Kebumen 2025

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 960
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ruang Teater Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen menjadi saksi penyerahan penghargaan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) serta Lomba Artikel Ilmiah Tahun 2025. Acara yang dirangkai dengan lokakarya penulisan dan pengelolaan jurnal ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mendorong generasi muda untuk berkarya. Hadir Bupati Lilis Nuryani didampingi Sekretaris […]

  • Resmi Diluncurkan, Ini Tugas 90 Bhabinkamtibmas Tracer TB Paru di Kebumen

    Resmi Diluncurkan, Ini Tugas 90 Bhabinkamtibmas Tracer TB Paru di Kebumen

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 346
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 90 personel Bhabinkamtibmas Polres Kebumen resmi diluncurkan sebagai petugas pelacak (tracer) penularan Tuberkulosis (TB) Paru. Program ini merupakan salah satu prioritas Kapolda Jawa Tengah untuk memperkuat penemuan kasus dan mencegah penyebaran TB di masyarakat. Peluncuran petugas tracer TB Paru ini berlangsung di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen, dipimpin langsung oleh Kapolres Kebumen […]

  • Geofest 2025

    Geopark Kebumen Jadi Tuan Rumah Geofest 2025, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.779
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Setelah resmi menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark, Geopark Kebumen kembali mencatat sejarah dalam upaya pengembangan geowisata dan promosi pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Kali ini Geopark Kebumen menjadi tuan rumah event internasional bertajuk The 6th Geotourism Festival and International Conference 2025 atau Geofest 2025 yang akan berlangsung pada 9-12 Juli 2025. Mengusung […]

  • Wabup Kebumen Arif Sugiyanto bersama Government Project Bank Mandiri Sugiarto meninjau lokasi SPBT. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Sempat Molor, Pembangunan SPBT di Desa Kaliputih Segera Dimulai

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.397
    • 0Komentar

    KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Setelah sempat molor sekitar delapan bulan, akhirnya pembangunan Sentra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) di Desa Kaliputih, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen akan segera dimulai. Saat ini, program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Pertamina (Persero) tersebut masih dalam proses tender. Kepastian informasi tersebut disampaikan oleh Government Project Bank […]

  • Serentak,  PLN UP3 Cilacap Lakukan Kunjungan ke Pelanggan

    Serentak, PLN UP3 Cilacap Lakukan Kunjungan ke Pelanggan

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.479
    • 0Komentar

    CILACAP (KebumenUpdate.com) – Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cilacap di seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) di wilayah kerja melaksanakan program rutin tahunan. Salah satunya dengan melakukan kunjungan pelanggan terpilih. ULP Majenang berkunjung ke CV Laksana Baru, ULP Sidareja ke PT Sunchang Sidareja, ULP Cilacap Kota ke PT Solusi Bangun […]

  • Nelayan selamat mendapatkan perawatan di Puskesmas. (Foto: Istimewa)

    Perahu Terbalik Dihantam Ombak, Alhamdulillah Dua Nelayan Selamat

    • calendar_month Sel, 14 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.884
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Kecelakaan laut kembali menimpa nelayan di pantai selatan Kebumen. Perahu nelayan terbalik setelah dihantam ombak di Pantai Logending, Kecamatan Ayah Kebumen. Beruntung dua penumpang berhasil diselamatkan oleh pemancing di sekitar lokasi. Kedua nelayan itu bernama Supriyanto (41) dan Barkah Suseno (36) keduanya nelayan asal Kabupaten Cilacap. Cuaca Buruk di Tengah Laut, Nelayan […]

expand_less