KPU Kebumen Perkuat Kehumasan Digital melalui Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi
- account_circle Anindya Astadewi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 64
- comment 0 komentar

Peserta pelatihan foto bersama dengan salah satu narasumber. (Foto: Dok. KPU Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kebumen memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi publik melalui kegiatan Peningkatan Kompetensi Kehumasan di lingkungan sekretariat, Rabu 21 Oktober 2026. Pelatihan ini membekali pegawai dengan keterampilan berbicara di depan umum, jurnalistik digital, serta fotografi untuk mendukung penyampaian informasi kepemiluan yang akurat dan profesional.
Ketua KPU Kabupaten Kebumen, Dzakiatul Banat, membuka kegiatan tersebut. Tampak aktif mendampingi komisioner KPU Kebumen antara lain Muhamad Sobir (Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM), Joko Paripurno (Divisi Perencanaan, Data & Informasi) dan (Endra Prasetia, Divisi Hukum & Pengawasan).
“Saya mendorong seluruh peserta mengikuti setiap sesi secara optimal agar materi yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas kehumasan,” ujar Dzakiatul Banat.
Pelatihan menghadirkan tiga narasumber dengan materi yang saling melengkapi, mulai dari teknik komunikasi lisan hingga produksi konten informasi untuk publikasi kelembagaan. Pada sesi pertama, para peserta mendapatkan materi public speaking, MC, dan keprotokolan. Para peserta juga mempelajari teknik memandu acara, tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan dalam kegiatan resmi.

Perkuat Jurnalistik dan Fotografi di Era Digital
Pada sesi kedua, wartawan senior Komper Wardopo memberikan pembahasan mengenai Jurnalistik di Era Kekinian. Ia mengulas peran jurnalistik dalam menjaga kualitas informasi di tengah perkembangan media digital yang mempercepat arus penyebaran berita. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai verifikasi fakta, pencegahan penyebaran hoaks, serta penyajian informasi yang mendidik masyarakat.
Penasihat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kebumen itu juga memberikan materi mencakup kaidah penulisan berita, penerapan unsur 5W+1H, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta teknik menyusun berita agar menarik dan mudah dipahami. Penguasaan keterampilan jurnalistik membantu petugas kehumasan menyusun publikasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga memenuhi prinsip akurasi dan kejelasan informasi.
Pada sesi terakhir, Ketua PWI Kebumen Supriyanto menyampaikan materi Fotografi untuk Komunikasi Publik dan Dokumentasi Kelembagaan. Pembahasan mencakup memahami komposisi fotografi, pengambilan gambar dalam kegiatan resmi, pemanfaatan kamera telepon pintar, serta penerapan etika fotografi.

Dorong Kualitas Komunikasi Publik dan Publikasi Kelembagaan
Peserta mempelajari cara menghasilkan foto yang mampu merekam kegiatan secara akurat sekaligus mendukung kebutuhan publikasi di berbagai kanal komunikasi. Dokumentasi visual yang baik dapat membantu masyarakat memahami aktivitas dan program kelembagaan melalui informasi yang lebih menarik.
“Penguasaan fotografi menjadi bagian penting dalam pengelolaan konten digital, terutama ketika institusi memanfaatkan situs web dan media sosial untuk menjangkau masyarakat,” ujar wartawan Suara Merdeka tersebut.
Sekretaris KPU Kabupaten Kebumen Subrantas Adhy Candra mengharapkan pelatihan itu dapat meningkatkan kualitas komunikasi publik dan publikasi kelembagaan. Keterampilan berbicara, menulis berita, dan memproduksi dokumentasi visual menjadi bekal bagi pegawai dalam mendukung penyebaran informasi kepemiluan.
“Penguatan kompetensi kehumasan juga diharapkan mendorong penyampaian informasi yang lebih efektif, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai kegiatan dan tugas KPU secara lebih jelas melalui berbagai saluran komunikasi resmi,” ujar Brantas. *** Makin tahu Indonesia
- Penulis: Anindya Astadewi
- Editor: Hanny Garnet







Saat ini belum ada komentar