Kebakaran Hutan Jati di Ayah Kebumen Hanguskan 2 Hektare Lahan, Warga dan Petugas Padamkan Api
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 51
- comment 0 komentar

AYAH (KebumenUpdate.com) — Kawasan hutan tanaman jati milik Perum Perhutani di Petak 43, Desa/Kecamatan Ayah, dilalap si jago merah pada Selasa malam 8 September 2026.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB ini menghanguskan area hutan seluas kurang lebih 2 hektare.
Lokasi kebakaran yang berada hanya sekitar 100 meter dari permukiman warga sempat memicu kekhawatiran.
Kendati demikian, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama memastikan tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang terbakar dalam insiden tersebut.
“Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu. Namun, kewaspadaan harus ditingkatkan karena lokasi kebakaran dekat dengan permukiman,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Rabu (9/9/2026).
Berdasarkan hasil asesmen Polsek Ayah, api pertama kali terpantau oleh warga di kawasan perbatasan bagian bawah hutan sebelah barat.
Kobaran api kemudian dengan cepat merambat ke bagian atas dan samping kawasan hutan akibat tiupan angin yang cukup kencang serta banyaknya tumpukan daun jati kering.
Mendapat laporan dari warga, perangkat Desa Ayah segera berkoordinasi dengan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan pihak kepolisian.
Warga bersama anggota LMDH, petugas Perhutani, unsur TNI-Polri, serta berbagai elemen lainnya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman manual dengan peralatan seadanya.
Upaya gotong royong yang melibatkan banyak pihak tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api dilaporkan berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 23.30 WIB. Sementara itu, total kerugian material akibat kejadian ini hingga kini masih belum dapat ditaksir.
Penanganan darurat ini melibatkan lintas unsur, yang terdiri atas Polsek Ayah, Koramil 22 Ayah, Pemerintah Kecamatan Ayah, Perum Perhutani, Pemerintah Desa Ayah, BPBD Kabupaten Kebumen, Damkar Kabupaten Kebumen, Destana, Tim Reaksi Cepat Desa Ayah, LMDH, serta masyarakat setempat.
Meskipun api sudah padam, petugas gabungan tetap bersiaga dan melakukan pemantauan intensif di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemunculan kembali titik api atau bara sisa kebakaran.
Menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi cuaca yang kering, Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan.
Warga juga diminta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya kepulan asap atau titik api baru di kawasan hutan maupun lahan terbuka.
“Yang paling penting adalah mencegah api kembali muncul dan memastikan tidak meluas ke kawasan permukiman. Warga kami minta ikut waspada,” pungkas AKBP Putu. **Makin Tahu Indonesia














Saat ini belum ada komentar