Monitoring Program, Palang Merah Jepang Temui Bupati Kebumen dan Kunjungi Beberapa Desa
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 2 Sep 2022
- visibility 1.085
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kerjasama yang terjalin antara Palang Merah Jepang atau Japan Red Cross Society (JRCS) bersama Palang Merah Indonesia Kabupaten Kebumen sejak 2020 patut diapresiasi oleh banyak pihak.
Setidaknya ada beberapa program kerjasama antara JRCS dan PMI Kabupaten Kebumen di antaranya Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat), baseline survei, sekolah siaga bencana, dan peningkatan kapasitas relawan.
Baca juga: Memahami Pentingnya SPAB Dalam Program JRCS Bersama PMI Kebumen
Berbekal program tersebut, JRCS dan PMI Kabupaten Kebumen melakukan monitoring dan bertemu dengan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Pendopo Kabumian pada Kamis, 1 September 2022.
Kunjungan diterima secara langsung oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih. Sementara dari pihak JRCS yaitu Mr Shutaro Koyama dan Mrs Chiaki Endo.
Turut hadir perwakilan PMI Pusat dan Provinsi Jawa Tengah yaitu Awaluddin, Yana Maulana, Anwar Assyubali, dan Ali Mahsyar.
“Tentu atas nama Pemerintah Kabupaten Kebumen kami sangat bangga dan senang kedatangan Palang Merah Jepang secara langsung. Ini tak luput kerja keras PMI Kabupaten Kebumen. Kami terus mendukung agar tugas kemanusiaan ini dapat bermanfaat untuk masyarakat Kebumen,” kata Arif Sugiyanto.
Sementara itu ketua PMI Kebumen, Sabar Irianto, menjelaskan bahwa kunjungan JRCS kali ini akan dilanjutkan dengan monitoring di beberapa desa dan sekolah binaan program JRCS.
“Kunjungan sore ini kita agendakan bertemu Bupati Kebumen, selanjutnya kami langsung mendampingi JRCS dan PMI Pusat ke beberapa daerah binaan di bawah program JRCS seperti Desa Jladri, Desa Tanggulangin, SD 2 Waluyorejo Puring, dan SD Tegalretno Petanahan,” kata Sabar Irianto.
Dia menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan rencana yang tertunda selama pandemi Covid-19.
“Sebenarnya kunjungan para tamu internasional ini sudah direncanakan sejak awal kerjasama antara JRCS dengan PMI Kebumen. Akan tetapi karena adanya pandemi, sehingga baru terlaksana bulan September ini,” tambahnya.







Saat ini belum ada komentar