BAZNAS Kebumen Salurkan ZIS Tahap II Senilai Rp1,5 Miliar untuk 3.032 Mustahiq
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 62
- comment 0 komentar

KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen menyalurkan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Reguler Tahap II Tahun 2026 sebesar Rp1.562.260.678.
Penyaluran yang menyasar 3.032 mustahiq dari tujuh ashnaf ini dipusatkan di Pendopo Kecamatan Karanganyar dan mencakup wilayah Rayon II yang meliputi enam kecamatan, yakni Karanganyar, Karanggayam, Sruweng, Klirong, Petanahan, dan Puring, Jumat 24 Juli 2026.
Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen, Mahmud Fauzi, dalam laporan kegiatannya memaparkan bahwa dana miliaran rupiah tersebut didistribusikan melalui lima pilar program utama, meliputi BAZNAS Kebumen Sehat, BAZNAS Kebumen Cerdas, BAZNAS Peduli, BAZNAS Taqwa, dan Kebumen Makmur.
Alokasi terbesar difokuskan pada sektor bedah rumah serta bantuan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi produktif.
Di sela-sela pemaparan laporannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen menegaskan komitmen penuh lembaga untuk menjaga kepercayaan para muzakki dan instansi yang telah menitipkan zakatnya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak, Ibu, saudara, dan pimpinan OPD, satuan kerja, dan badan usaha yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infaq, dan shodaqoh-nya melalui BAZNAS Kabupaten Kebumen. Insyaallah, kami akan selalu amanah dalam mengelola zakat, infaq, dan shodaqoh tersebut sesuai syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Mahmud Fauzi.
Ia juga menambahkan bahwa langkah optimalisasi penghimpunan ini terus didorong melalui surat edaran agar BAZNAS dapat berbuat lebih banyak bagi para mustahiq.
Komitmen tersebut disambut baik oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang hadir langsung dalam kegiatan. Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS Kebumen atas konsistensinya dalam mendampingi pemerintah daerah mengentaskan kemiskinan.
Menurutnya, dana umat yang dikelola secara profesional ini memberikan dampak nyata yang jauh lebih besar daripada angka nominalnya.
“Nilainya besar, namun manfaatnya jauh lebih besar. Ada anak yang dapat sekolah, warga yang memperoleh alat bantu kesehatan, keluarga yang memiliki rumah lebih layak, hingga pelaku usaha yang mendapat kesempatan mengembangkan usahanya,” ungkap Bupati Lilis.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran agar kepercayaan masyarakat terus meningkat, sehingga jangkauan program pemberdayaan dapat semakin diperluas.
Kebahagiaan mendalam turut dirasakan oleh para penerima manfaat, salah satunya Sodri, warga Desa Kalisari, Kecamatan Rowokele.
Sebagai penerima bantuan kaki palsu, Sodri tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya karena akhirnya ia bisa kembali beraktivitas normal setelah kaki palsu lamanya rusak sejak lima tahun lalu.
Acara penyaluran ZIS ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan OPD terkait, camat dari enam wilayah sasaran, pimpinan perbankan mitra kerja, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat. Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Kebumen kepada perwakilan mustahiq. **Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar