Gulat Kebumen Sukses Sabet 1 Emas, 1 Perak, dan 4 Perunggu di POPDA Jateng 2026
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Ming, 6 Sep 2026
- visibility 191
- comment 0 komentar

SEMARANG (KebumenUpdate.com) — Cabang olahraga gulat di Kabupaten Kebumen menorehkan tinta emas pada debut perdananya. Meski tergolong baru, kontingen gulat Kebumen sukses di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026.
Tampil dengan kekuatan 19 atlet dan 5 ofisial, tim gulat Kebumen bertarung bukan sekadar menghadapi lawan di atas matras. Mereka berjuang melawan keterbatasan fasilitas serta keraguan banyak pihak untuk membuktikan kapasitas atlet muda daerah.
Perjuangan keras tersebut berbuah manis dengan raihan total 6 medali, yang terdiri atas 1 emas, 1 perak, and 4 perunggu.
Medali emas dipersembahkan oleh Fahara Rufaida Waitomukti (SDN Patukrejomulyo) dari kelas 39 kg bebas putri. Medali perak direbut oleh Khaliza Zahra Ramadhani (SMPN 3 Kebumen) dari kelas 47 kg bebas putri.
Sementara itu, empat medali perunggu disumbangkan oleh:
- Kurnia Tsaalitsah Putri (MAN 2 Kebumen) – 60 kg Bebas Putri
- Kenzie Deka Dana Diaksa (SMPN 3 Kebumen) – 66 kg Bebas Putra
- Sekar Arum Jati (MTsN 2 Kebumen) – 42 kg Bebas Putri
- Gilang Prasetyo (SDN Aditirto) – 35 kg Bebas Putra
Di balik deretan medali tersebut, tersimpan pengorbanan besar dari para atlet muda. Mulai dari keringat latihan pagi buta pukul 05.00 WIB, mental yang diuji saat kekalahan latihan, hingga kerinduan mendalam kepada orang tua selama berjuang di Semarang.
Fahara Rufaida Waitomukti, siswi asal Mirit yang baru pertama kalinya tampil di ajang POPDA tingkat Provinsi, menjadi salah satu bintang lapangan.
Berbekal doa orang tua dan tekad yang kuat, ia sukses mengunci medali emas usai menumbangkan pegulat asal Klaten di babak final melalui kemenangan angka mutlak yang penuh kerja keras.
“Kami bukan siapa-siapa. Gulat di Kebumen masih baru dan latihannya juga mepet. Tapi anak-anak punya satu hal: mereka mau berjuang untuk Kebumen,” ujar pelatih tim, Betto Aminudin.
Senada dengan sang pelatih, Ketua Pengkab Gulat Kebumen, Dwiyono Waluyo, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut adalah buah dari kolaborasi dan doa seluruh elemen masyarakat.
“Medali ini untuk semua—untuk guru, orang tua, dan seluruh warga Kebumen yang selama ini mendoakan. Ini bukti kalau kita mau memulai, kita pasti bisa,” tuturnya.
Meski cabang olahraga gulat di Kebumen masih seumur jagung, raihan enam medali di POPDA Jateng 2026 ini telah menanamkan satu keyakinan kuat bahwa anak-anak Kebumen mampu berbicara banyak dan mengharumkan nama daerah apabila diberikan kesempatan. **Makin Tahu Indonesia














Saat ini belum ada komentar