Biaya Politik Hari Ini Sangat Tinggi, Wacana Kembali ke Sistem Demokrasi Lama

AYAH (KebumenUpdate.com) – Hari terakhir rangkaian acara sosialisasi empat pilar MPR RI di Kabupaten Kebumen, Bambang Soesatyo sambangi Kecamatan Ayah, Rabu 20 Desember 2023. Di salah satu rumah makan, ketua MPR RI yang akrab disapa Bamsoet itu mengatakan bahwa dalam setiap paparan materi, selalu diselipkan tanya jawab.

“Tanya jawab juga untuk mengetahui sejauh mana masyarakat di 26 kecamatan se-Kabupaten Kebumen mengetahui tentang empat pilar (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI),” kata Bamsoet.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Sosialisasi 4 Pilar, Bamsoet Bicarakan Sistem Demokrasi Sekarang: Lebih Banyak Manfaatnya atau Mudharatnya?

Menurutnya, meskipun jawaban masyarakat tidak lengkap, namun substansinya telah ditangkap dan dipahami. Sosialisasi yang dilakukan juga menyasae ke berbagai kelompok masyarakat seperti komunitas pecinta burung, pengamen, dunia otomotif, dan sebagainya.

“Termasuk tokoh masyarakat dan juga kader partai Golkar di Kebumen,” lanjutnya.

Wacana Kembali ke Sistem Lama

Sementara itu ketika ditanya mengenai desakan berbagai pihak untuk kembali ke sistem lama, Bamsoet menjelaskan bahwa saat ini masih dilakukan kajian di berbagai perguruan tinggi, akademisi, dan sebagainya.

“Faktanya, sejak menggunakan demokrasi yang sekarang, lebih dari 400 kepala daerah dan DPR terjerat masalah korupsi. Karena biaya politik yang sangat tinggi. Aktivis pro reformasi juga merasakan betapa mahalnya biaya politik kita hari ini. Ngga masuk di akal. Untuk jadi kepala daerah, gubernur, bisa ratusan miliar bahkan sampai triliunan. Belum lagi jadi anggota DPR,” kata Bamsoet sambi tertawa.

Pos terkait