Breaking News
light_mode
Beranda » News » Belajar dari Penanganan Wabah Pada Masa Pemerintahan Hindia – Belanda

Belajar dari Penanganan Wabah Pada Masa Pemerintahan Hindia – Belanda

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
  • visibility 1.246
  • comment 0 komentar

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Mahasiwa KKN Mandiri Tim 1 Universitas Diponegoro (Undip) 2020/2021 bimbingan Dr rer nat Thomas Triadi Putranto ST MEng melakukan rangkaian program kegiatan KKN dengan mengusung tema Covid-19 yang disesuaikan dengan Program Studi Sejarah. Maka dibuatlah program kegiatan dengan nama “Jas Merah: Pewabah”.

Program kegiatan ini dilaksanakan mulai 12, 14, 15, dan 18 Januari 2021 dengan sistem door to door ke rumah-rumah warga yang ada di lingkup Desa Kemukus RT 03/RW III, Kecamatan Gombong, Kebumen. Selain itu juga dilakukan secara daring yang ditujukan kepada siswa/i SMP Negeri 3 Gombong melalui platform Google Classroom pada 22-23 Januari 2021.

Penanganan Wabah di Masa Kolonial Belanda

Dalam pelaksanaan program kegiatan “Jas Merah: Pewabah,” dijelaskan mengenai beberapa wabah penyakit yang pernah terjadi di Indonesia, khususnya pada masa Pemerintahan Hindia-Belanda. Kemudian bagaimana upaya pemerintah kolonial menangani wabah tersebut khususnya sebelum vaksin ditemukan.

Karantina Ordonnantie merupakan aturan karantina yang diberlakukan oleh Pemerintah Hindia-Belanda pada masa itu untuk mencegah penyebaran penyakit yang mudah menular seperti kolera, pes, dan influenza. Kemudian, dilakukan juga propaganda dan sosialisasi hidup sehat kepada masyarakat sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran wabah penyakit pada masa itu.

Kesadaran Patuhi Prokes Masih Rendah

Program kegiatan ini dibentuk atas dasar pengamatan mahasiswa yang menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker jika keluar rumah atau sedang sakit, rajin mencuci tangan, social distancing, karantina mandiri bagi warga yang baru datang dari luar kota, dan menghindari terjadinya kerumunan.

Di sekitar wilayah RT 03 RW 03 banyak dijumpai masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Adanya relevansi antara cara penanganan wabah pada masa Pemerintahan Hindia-Belanda dengan cara penanganan Covid-19 pada masa kini seperti karantina dan sosialisasi hidup sehat.

Pelaksanaan program kegiatan ini dimulai dengan menyusun materi sosialisasi berdasarkan hasil analisis permasalahan dan sumber-sumber yang sudah dikumpulkan sebelumnya dan dilanjutkan dengan membuat media sosialisasi yang mudah dibawa saat pelaksanaan sosialisasi.

Pembagian Masker dan Stiker 3M

Selain melakukan kegiatan sosialisasi program kegiatan “Jas Merah: Pewabah,” secara langsung dan daring, kegiatan KKN ini juga diselingi dengan pembagian masker dan stiker 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) kepada warga sekitar setelah kegiatan sosialisasi selesai dilaksanankan. Selain itu dilakukan praktik cuci tangan yang baik dan benar bersama dengan anak-anak sekitar.

Tujuan dilaksanakannya program ini yakni sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku pada masa pandemi Covid -19.

Masyarakat cukup antusias dalam menerima informasi dari materi yang disampaikan dan mereka berharap semoga pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

Peran Serta Seluruh Masyarakat

Tentunya untuk mewujudkan harapan itu, perlu peran serta seluruh masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, seperti yang dituliskan Priyanto Wibowo dalam bukunya yang berjudul Yang Telupakan Sejarah Pandemi Influenza 1918 di Hindia Belanda (2009).

“Penanganan influenza harus melibatkan semua sektor, tidak hanya kesehatan; bahwa ego individu dan kepentingan kelompok harus dikesampingkan apabila ingin merespon pandemi influenza dengan cepat agar dapat menyelamatkan sebanyak mungkin manusia.”

Ungkapan tersebut kiranya masih sangat relevan untuk dipakai di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah dan tenaga kesehatan saja. Akan tetapi semua pihak berperan penting dalam upaya tersebut. Salah satunya yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku selama masa pandemi.

(Rochmah Zeta P, Mahasiswa FIB/Sejarah UNDIP Semarang (NIM: 13030117120009)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Pilar Bupati Lilis untuk Desa Berdaya: Dari Ketahanan Pangan hingga Desa Tangguh Iklim

    Empat Pilar Bupati Lilis untuk Desa Berdaya: Dari Ketahanan Pangan hingga Desa Tangguh Iklim

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 458
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Lilis Nuryani memimpin rapat koordinasi dengan para camat di Ruang Arungbinang Komplek Pendopo Kabumian, Selasa 24 Juni 2025. Pertemuan ini bertujuan menyatukan visi dan strategi pembangunan desa, mengingat peran krusial desa sebagai fondasi kokoh bagi kemajuan Kebumen secara keseluruhan. “Pembangunan desa adalah pondasi utama pembangunan daerah. Desa yang kuat akan membuat […]

  • Cerita Misteri: Rumah Sakit Londo (Bagian-1)

    Cerita Misteri: Rumah Sakit Londo (Bagian-1)

    • calendar_month Sel, 1 Apr 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.980
    • 0Komentar

    Oleh Gita Kurniawan Jam sudah menunjukan pukul 16.15 sore. Hujan deras yang mengguyur kota K sejak siang mulai mereda. Mendung masih menggantung dengan rintik gerimis yang masih tampak menghiasi langit. Sore itu, Akif dan Dani baru saja keluar dari ruang kelas mereka. Seperti biasanya, Dani, seorang remaja tanggung berumur 16 tahun mengajak sahabatnya, Akif, untuk […]

  • Kebanjiran

    Sungai Wirotani Meluap, Desa Banjurmukadan Kebanjiran

    • calendar_month Rab, 16 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.427
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ratusan rumah warga di Desa Banjurmukadan Kecamatan Buluspesantren, Kebumen hampir sepekan ini tergenang air. Banjir tersebut disebabkan oleh meluapnya Sungai Wirotani yang melintas di Desa Banjurmukadan. Kondisi tersebut setidaknya melanda 125 kepala keluarga (KK) di tiga RT pada RW 1 desa setempat. Adapun genangan air bervariatif mulai dari 50-70 cm. Selain perumahan, […]

  • Galeri Peringatan Hari Anak Nasional 2019

    Galeri Peringatan Hari Anak Nasional 2019

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.141
    • 0Komentar

    PERAYAAN Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar di Alun-alun Kebumen, Minggu (28/9/2019) benar-benar membuat ribuan anak bergembira. Dalam perayaan yang digelar bersamaan dengan kegiatan car free day (CFD) tersebut, sejumlah wahana permaian yang biasa disewakan di Alun-alun bisa dipakai secara cuma-cuma. Anak-anak tampak antusias  bermain sepuasnya di rumah balon, bermain pasir, mancing, hingga tembak sasaran. […]

  • PKB Makin “Mesra” dengan NasDem, Zaini: Posisi Wakil Bupati Tak Masalah

    PKB Makin “Mesra” dengan NasDem, Zaini: Posisi Wakil Bupati Tak Masalah

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.342
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Mendekati Pilbup Kebumen, DPC PKB Kebumen memberikan sinyal kuat bakal berkoalisi dengan Partai NasDem yang sudah mengusung Dra Hj Lilis Nuryani sebagai Bakal Calon Bupati Kebumen. Sinyal kuat bergabungnya kedua partai ini terlihat saat Hj Lilis Nuryani menghadiri undangan DPC PKB Kebumen, Senin 1 Juli 2024. Lilis hadir dengan didampingi oleh Ketua […]

  • Wabup Arif Sugiyanto bersama Forkopimda meninjau dapur umum. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Selama Ramadan, Dapur Umum Bagikan 1.000 Nasi Bungkus Per Hari

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.148
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersinergi dengan TNI dan Polri membuka dapur umum. Dapur umum yang berada di Sanggar Pramuka Komplek Islamic Center Kebumen dilaunching oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto selaku Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Kamis 30 April 2020. Dapur umum yang melibatkan para […]

expand_less