Breaking News
light_mode
Beranda » News » Belajar dari Penanganan Wabah Pada Masa Pemerintahan Hindia – Belanda

Belajar dari Penanganan Wabah Pada Masa Pemerintahan Hindia – Belanda

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
  • visibility 1.313
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Mahasiwa KKN Mandiri Tim 1 Universitas Diponegoro (Undip) 2020/2021 bimbingan Dr rer nat Thomas Triadi Putranto ST MEng melakukan rangkaian program kegiatan KKN dengan mengusung tema Covid-19 yang disesuaikan dengan Program Studi Sejarah. Maka dibuatlah program kegiatan dengan nama “Jas Merah: Pewabah”.

Program kegiatan ini dilaksanakan mulai 12, 14, 15, dan 18 Januari 2021 dengan sistem door to door ke rumah-rumah warga yang ada di lingkup Desa Kemukus RT 03/RW III, Kecamatan Gombong, Kebumen. Selain itu juga dilakukan secara daring yang ditujukan kepada siswa/i SMP Negeri 3 Gombong melalui platform Google Classroom pada 22-23 Januari 2021.

Penanganan Wabah di Masa Kolonial Belanda

Dalam pelaksanaan program kegiatan “Jas Merah: Pewabah,” dijelaskan mengenai beberapa wabah penyakit yang pernah terjadi di Indonesia, khususnya pada masa Pemerintahan Hindia-Belanda. Kemudian bagaimana upaya pemerintah kolonial menangani wabah tersebut khususnya sebelum vaksin ditemukan.

Karantina Ordonnantie merupakan aturan karantina yang diberlakukan oleh Pemerintah Hindia-Belanda pada masa itu untuk mencegah penyebaran penyakit yang mudah menular seperti kolera, pes, dan influenza. Kemudian, dilakukan juga propaganda dan sosialisasi hidup sehat kepada masyarakat sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran wabah penyakit pada masa itu.

Kesadaran Patuhi Prokes Masih Rendah

Program kegiatan ini dibentuk atas dasar pengamatan mahasiswa yang menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker jika keluar rumah atau sedang sakit, rajin mencuci tangan, social distancing, karantina mandiri bagi warga yang baru datang dari luar kota, dan menghindari terjadinya kerumunan.

Di sekitar wilayah RT 03 RW 03 banyak dijumpai masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Adanya relevansi antara cara penanganan wabah pada masa Pemerintahan Hindia-Belanda dengan cara penanganan Covid-19 pada masa kini seperti karantina dan sosialisasi hidup sehat.

Pelaksanaan program kegiatan ini dimulai dengan menyusun materi sosialisasi berdasarkan hasil analisis permasalahan dan sumber-sumber yang sudah dikumpulkan sebelumnya dan dilanjutkan dengan membuat media sosialisasi yang mudah dibawa saat pelaksanaan sosialisasi.

Pembagian Masker dan Stiker 3M

Selain melakukan kegiatan sosialisasi program kegiatan “Jas Merah: Pewabah,” secara langsung dan daring, kegiatan KKN ini juga diselingi dengan pembagian masker dan stiker 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) kepada warga sekitar setelah kegiatan sosialisasi selesai dilaksanankan. Selain itu dilakukan praktik cuci tangan yang baik dan benar bersama dengan anak-anak sekitar.

Tujuan dilaksanakannya program ini yakni sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku pada masa pandemi Covid -19.

Masyarakat cukup antusias dalam menerima informasi dari materi yang disampaikan dan mereka berharap semoga pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

Peran Serta Seluruh Masyarakat

Tentunya untuk mewujudkan harapan itu, perlu peran serta seluruh masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, seperti yang dituliskan Priyanto Wibowo dalam bukunya yang berjudul Yang Telupakan Sejarah Pandemi Influenza 1918 di Hindia Belanda (2009).

“Penanganan influenza harus melibatkan semua sektor, tidak hanya kesehatan; bahwa ego individu dan kepentingan kelompok harus dikesampingkan apabila ingin merespon pandemi influenza dengan cepat agar dapat menyelamatkan sebanyak mungkin manusia.”

Ungkapan tersebut kiranya masih sangat relevan untuk dipakai di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah dan tenaga kesehatan saja. Akan tetapi semua pihak berperan penting dalam upaya tersebut. Salah satunya yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku selama masa pandemi.

(Rochmah Zeta P, Mahasiswa FIB/Sejarah UNDIP Semarang (NIM: 13030117120009)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Lapangan Kerja Baru, M Yahya Fuad dan Lilis Nuryani Dirikan SPBU yang ke-5

    Buka Lapangan Kerja Baru, M Yahya Fuad dan Lilis Nuryani Dirikan SPBU yang ke-5

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.134
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Selain meletakkan batu pertama pembangunan Masjid KH Abu Dardiri Ponpes Al Kamal Kuwarasan, Mohammad Yahya Fuad dan Lilis Nuryani juga melakukan hal yang sama di Desa Selokerto Kecamatan Sempor, Jumat sore 10 Januari 2025. Tepatnya berada di sisi utara Jalan Yos Sudarso yang nantinya akan dibangun SPBU milik PT Aneka Bangun Sarana […]

  • Peredaran Narkotika Merambah Desa, Residivis Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Kebumen

    Peredaran Narkotika Merambah Desa, Residivis Ditangkap Sat Resnarkoba Polres Kebumen

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.840
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Seorang residivis inisial WS usia 28 tahun warga Desa Lancar Kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo diamankan jajaran Sat Resnarkoba Polres Kebumen karena kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu. Tersangka ditangkap saat akan bertransaksi di pinggir jalan masuk wilayah Dukuh Pujegan Desa Wadasmalang Kecamatan Karangsambung, Selasa 28 November 2023. Dari penggeledahan, ditemukan barang bukti di […]

  • Eno Syafrudien bertemu dengan Ketua DPC PKB Kebumen Zaini Miftah. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Sambangi Tokoh Politik dan Ormas Jelang Pilbup, Ini Tujuan Eno Syafrudien

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.604
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah wacana calon tunggal pada Pilbup 2020, dinamika politik di Kebumen dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian. Ini disebabkan oleh langkah Drs H Eno Syafrudien MSi yang melakukan safari politik di kabupaten berslogan Beriman ini. Ketua Yayasan Rekat Anak Bangsa yang tak lain putra mantu Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin […]

  • Tanah Wakaf

    Tahun 2024, Kemenag Kebumen akan Fasilitasi 300 Sertifikasi Tanah Wakaf Gratis

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.650
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen menargetkan terlaksana 300 sertifikasi tanah wakaf gratis di tahun 2024. Sertifikasi tanah wakaf merupakan salah satu program unggulan Kementerian Agama. Program ini bertujuan memfasilitasi tanah wakaf yang belum bersertifikat untuk mendapat sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). “Melalui program ini, tahun ini Kemenag Kebumen siap memfasilitasi […]

  • Dua Penghargaan Diraih Pemkab Kebumen

    Dua Penghargaan Diraih Pemkab Kebumen

    • calendar_month Jum, 8 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.157
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen mendapat dua penghargaan sekaligus yakni sebagai daerah yang mampu menerapkan Sistem Merit Manajemen ASN 2023 dengan baik. Dan penghargaan indeks kualitas pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dengan predikat baik. Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto kepada Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang diwakili Sekda Edi […]

  • PKL Shift Pagi Dijadwalkan Mulai Berjualan di Kapal Mendoan pada 18 Agustus

    PKL Shift Pagi Dijadwalkan Mulai Berjualan di Kapal Mendoan pada 18 Agustus

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.530
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sosialisasi rencana pemindahan pedagang kaki lima (PKL) ke Kapal Mendoan (Mangan Enak Karo Dolan) diikuti 40 PKL yang sebelumnya menempati Alun-alun Kebumen. Sosialisasi berlangsung di Pendopo Kabumian, Jumat 9 Agustus 2024, bersama Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih mewakili Bupati Arif Sugiyanto dan para pejabat Disperindag KUKM Kebumen. Baca juga: Gelar Pusaka Tosan Aji […]

expand_less