Breaking News
light_mode
Beranda » News » Belajar dari Penanganan Wabah Pada Masa Pemerintahan Hindia – Belanda

Belajar dari Penanganan Wabah Pada Masa Pemerintahan Hindia – Belanda

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
  • visibility 1.329
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Mahasiwa KKN Mandiri Tim 1 Universitas Diponegoro (Undip) 2020/2021 bimbingan Dr rer nat Thomas Triadi Putranto ST MEng melakukan rangkaian program kegiatan KKN dengan mengusung tema Covid-19 yang disesuaikan dengan Program Studi Sejarah. Maka dibuatlah program kegiatan dengan nama “Jas Merah: Pewabah”.

Program kegiatan ini dilaksanakan mulai 12, 14, 15, dan 18 Januari 2021 dengan sistem door to door ke rumah-rumah warga yang ada di lingkup Desa Kemukus RT 03/RW III, Kecamatan Gombong, Kebumen. Selain itu juga dilakukan secara daring yang ditujukan kepada siswa/i SMP Negeri 3 Gombong melalui platform Google Classroom pada 22-23 Januari 2021.

Penanganan Wabah di Masa Kolonial Belanda

Dalam pelaksanaan program kegiatan “Jas Merah: Pewabah,” dijelaskan mengenai beberapa wabah penyakit yang pernah terjadi di Indonesia, khususnya pada masa Pemerintahan Hindia-Belanda. Kemudian bagaimana upaya pemerintah kolonial menangani wabah tersebut khususnya sebelum vaksin ditemukan.

Karantina Ordonnantie merupakan aturan karantina yang diberlakukan oleh Pemerintah Hindia-Belanda pada masa itu untuk mencegah penyebaran penyakit yang mudah menular seperti kolera, pes, dan influenza. Kemudian, dilakukan juga propaganda dan sosialisasi hidup sehat kepada masyarakat sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran wabah penyakit pada masa itu.

Kesadaran Patuhi Prokes Masih Rendah

Program kegiatan ini dibentuk atas dasar pengamatan mahasiswa yang menunjukkan masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Seperti memakai masker jika keluar rumah atau sedang sakit, rajin mencuci tangan, social distancing, karantina mandiri bagi warga yang baru datang dari luar kota, dan menghindari terjadinya kerumunan.

Di sekitar wilayah RT 03 RW 03 banyak dijumpai masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Adanya relevansi antara cara penanganan wabah pada masa Pemerintahan Hindia-Belanda dengan cara penanganan Covid-19 pada masa kini seperti karantina dan sosialisasi hidup sehat.

Pelaksanaan program kegiatan ini dimulai dengan menyusun materi sosialisasi berdasarkan hasil analisis permasalahan dan sumber-sumber yang sudah dikumpulkan sebelumnya dan dilanjutkan dengan membuat media sosialisasi yang mudah dibawa saat pelaksanaan sosialisasi.

Pembagian Masker dan Stiker 3M

Selain melakukan kegiatan sosialisasi program kegiatan “Jas Merah: Pewabah,” secara langsung dan daring, kegiatan KKN ini juga diselingi dengan pembagian masker dan stiker 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) kepada warga sekitar setelah kegiatan sosialisasi selesai dilaksanankan. Selain itu dilakukan praktik cuci tangan yang baik dan benar bersama dengan anak-anak sekitar.

Tujuan dilaksanakannya program ini yakni sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku pada masa pandemi Covid -19.

Masyarakat cukup antusias dalam menerima informasi dari materi yang disampaikan dan mereka berharap semoga pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

Peran Serta Seluruh Masyarakat

Tentunya untuk mewujudkan harapan itu, perlu peran serta seluruh masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, seperti yang dituliskan Priyanto Wibowo dalam bukunya yang berjudul Yang Telupakan Sejarah Pandemi Influenza 1918 di Hindia Belanda (2009).

“Penanganan influenza harus melibatkan semua sektor, tidak hanya kesehatan; bahwa ego individu dan kepentingan kelompok harus dikesampingkan apabila ingin merespon pandemi influenza dengan cepat agar dapat menyelamatkan sebanyak mungkin manusia.”

Ungkapan tersebut kiranya masih sangat relevan untuk dipakai di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Percepatan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah dan tenaga kesehatan saja. Akan tetapi semua pihak berperan penting dalam upaya tersebut. Salah satunya yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku selama masa pandemi.

(Rochmah Zeta P, Mahasiswa FIB/Sejarah UNDIP Semarang (NIM: 13030117120009)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PKU Muhammadiyah Sruweng

    Jalan Sehat Milad Ke-38 RS PKU Muhammadiyah Sruweng, Warga Tanggeran Bawa Pulang Hadiah Sepeda Motor

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.575
    • 0Komentar

    SRUWENG (KebumenUpdate.com) – Ribuan warga memeriahkan jalan sehat dalam rangka memperingati milad ke-38 Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng, Kebumen, Minggu 21 Mei 2023. Mengambil start dan finish di halaman rumah sakit di Jalan Raya Sruweng No 5 Sruweng Kebumen, peserta menempuh jarak sekitar 3 kilometer. Tampak Direktur RS PKU Muhammadiyah Sruweng dr H Hasan Bayuni […]

  • Mutasi Jabatan

    AKP Heru Sanyoto Jabat Kapolsek Kebumen

    • calendar_month Jum, 2 Apr 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.629
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dua pejabat kapolsek di lingkungan Polres Kebumen dirotasi. Kapolsek Kebumen yang semula dijabat oleh AKP Tarjono Sapto Nugroho diserahterimakan kepada AKP Heru Sanyoto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Ayah. Sedangkan AKP Tarjono Sapto Nugroho akan menduduki jabatan baru sebagai Kasat Reskim Polres Sukoharjo. Sedangkan jabatan Kapolsek Ayah dari AKP Heru Sanyoto diserahkan kepada […]

  • Tergiur Iming-iming 2 Kg Emas, Warga Karanganyar Tertipu Rp 18,79 Juta. Begini Ceritanya

    Tergiur Iming-iming 2 Kg Emas, Warga Karanganyar Tertipu Rp 18,79 Juta. Begini Ceritanya

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.439
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com)  –  Lantaran tergiur dengan iming-iming emas batangan seberat 2 kg, seorang warga Kelurahan/Kecamatan Karanganyar, Kebumen bernama Suwartono (63) tertipu  sebesar Rp 18.79 juta. Bagaimana tidak, emas batangan hasil penarikan tersebut ternyata bukan emas asli melainkan kuningan. Atas kejadian itu Seorang warga Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kebumen bernama Wijaya Ginanjar (58) yang dikenal sebagai […]

  • Wow, Kunjungan Kerja DPRD Kebumen Sedot Anggaran  Rp 8,1 Miliar

    Wow, Kunjungan Kerja DPRD Kebumen Sedot Anggaran Rp 8,1 Miliar

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.392
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Selain memiliki tugas pokok fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, anggota DPRD Kebumen secara rutin mengikuti kunjungan kerja baik di dalam maupun luar daerah. Kunjungan kerja yang biasa dikemas dalam bentuk studi banding tersebut tentu saja menyedot anggaran perjalanan dinas yang cukup besar. Tahun anggaran 2020, alokasi yang diperuntukkan untuk membiayai perjalanan dinas […]

  • Melalui APBD Perubahan, Bupati Paparkan Rencana Perbaikan Jalan di Kecamatan Klirong

    Melalui APBD Perubahan, Bupati Paparkan Rencana Perbaikan Jalan di Kecamatan Klirong

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 703
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Peringatan Merti Bumi Desa Podoluhur Kecamatan Klirong yang dibarengi dengan pengajian akbar dan santunan anak yatim piatu serta dhuafa, Selasa 22 Juli 2025, menjadi momentum bagi Bupati Lilis Nuryani untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam pembangunan infrastruktur. Di hadapan ribuan warga serta tokoh agama dan masyarakat di halaman Balai Desa Podoluhur, Bupati Lilis […]

  • Call Center Polri

    Polres Kebumen Gencar Sosialisasi Call Center 110, Ini Fungsi dan Manfaatnya

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.475
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen gencar melakukan sosialisasi layanan Call Center Polri 110. Sosialisasi ini sebagai upaya untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat dan kepolisian. Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan bahwa bahwa sosialisasi perlu dilakukan secara masif agar masyarakat lebih mengetahui fungsi serta memanfaatkan layanan tersebut. Dengan adanya Call […]

expand_less