Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Senyap di Aspal Jalur Selatan: Catatan Perjalanan Indomobil Emotor Adora Solo-Kebumen

Senyap di Aspal Jalur Selatan: Catatan Perjalanan Indomobil Emotor Adora Solo-Kebumen

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
  • visibility 531
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEINGINAN untuk beralih ke kendaraan listrik sebenarnya sudah lama mengendap. Sejak akhir tahun lalu, layar ponsel saya kerap dipenuhi diskusi hangat di forum komunitas motor listrik. Pilihan pun jatuh pada unit Indomobil. Setelah sempat gagal meminang tipe Tyranno karena kendala wilayah pembiayaan, semesta akhirnya mempertemukan saya dengan Indomobil Emotor Adora.

Statusnya bukan unit baru gres, melainkan unit “tarikan” dealer tahun 2025 dengan angka di odometer menunjukkan +- 6.700 km. Setelah proses survei dan administrasi di IMFI Solo rampung dalam sepekan, hari Rabu, 18 Maret 2026, menjadi waktu eksekusi.

Perjalanan Dimulai dari Rel Kereta

Tepat pukul 10.20 WIB, saya berangkat dari Kebumen menggunakan kereta api Ranggajati dan tiba di Stasiun Solo Balapan saat matahari tepat di atas kepala.

Usai menunaikan salat, saya segera menuju kantor IMFI Solo untuk menyelesaikan berkas. Di sana, Adora dengan spesifikasi baterai 76,8 Volt 32 Ah sudah menanti untuk diajak pulang sejauh 160 kilometer menuju Kebumen.

Sebelum benar-benar meninggalkan Solo, saya menyempatkan diri mampir ke dealer resmi untuk general check-up. Meski harus merogoh kocek Rp25.000 karena kartu garansi dari pemilik pertama tidak ada, hasilnya melegakan: baterai dinyatakan sehat.

Etape Pertama: Solo-Jogja dan Berkah Ramadan

Pukul 16.00 WIB, petualangan dimulai. Rute Solo-Jogja sejauh 59 km ditempuh dengan kecepatan rata-rata 55 km/jam.

Suasana sore yang padat oleh warga yang “ngabuburit” memaksa saya beberapa kali melakukan akselerasi. Tiba di PLN Gedongkuning, Jogja, sisa baterai berada di angka 30%.

Di sinilah kehangatan Ramadhan terasa. Sambil menunggu pengisian daya (yang memakan waktu 2 jam untuk tambahan 1 kWh/menjadi 67%), petugas keamanan PLN dengan ramah menawarkan berbuka puasa.

Nasi kotak dan takjil gratis di masjid kompleks PLN menjadi kawan menunggu yang nikmat. Sore itu, SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) tampak ramai oleh pemudik dan warga sekitar yang juga sedang “mengisi nyawa” kendaraan mereka.

Etape Kedua: Godaan Fast Charging di Wates

Pukul 20.00 WIB, saya melanjutkan perjalanan ke arah Wates. Menempuh 34 km, baterai menyusut dari 67% hingga 33%.

Di PLN Wates, saya sempat berbincang dengan pengguna motor listrik lain. Ia menyarankan penggunaan fast charging untuk perjalanan jarak jauh agar tidak membuang waktu berjam-jam di jalan.

Namun, melihat harga charger resmi yang mencapai Rp5 juta, saya memilih tetap setia dengan proses pengisian normal. Dua jam kembali saya lewatkan demi mengejar angka 67%.

Etape Terakhir: Uji Nyali di Jalur Gelap

Perjalanan Wates-Kebumen sejauh 70 km adalah fase paling mendebarkan. Dengan baterai hanya 67%, hitung-hitungan di atas kertas terasa sangat mepet. Saya terpaksa menggunakan Mode 1 dengan kecepatan maksimal 35 km/jam agar daya lebih awet.

Rasa was-was memuncak saat memasuki wilayah Purworejo. Indikator baterai menunjukkan angka 20-an persen, sementara aspal masih membentang jauh.

Dengan sisa tenaga yang ada, saya tetap konsisten di kecepatan rendah. Pukul 01.45 dini hari, Adora akhirnya memasuki halaman rumah di Kebumen dengan sisa baterai hanya 4%.

Sebuah perjalanan panjang yang melelahkan, namun sekaligus membuktikan bahwa motor listrik bukan sekadar kendaraan dalam kota. Dengan manajemen daya dan sedikit keberanian, jarak 160 km pun bisa ditaklukkan dengan biaya operasional yang sangat murah. Makin Tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selama KIE 2023, PKL Alun-alun Kebumen Tempati Jalan Soekarno Hatta

    Selama KIE 2023, PKL Alun-alun Kebumen Tempati Jalan Soekarno Hatta

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.062
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kebumen akan dipindah selama gelaran Kebumen International Expo (KIE) 2023. Hal ini lantaran adanya stand yang mengitari alun-alun. “Untuk PKL Alun-alun Kebumen kita pindahkan ke Jalan Soekarno Hatta,” ujar panitia KIE Frans Haidar usai menggelar sosialisasi penataan PKL Alun-alun Kebumen jelang KIE di Pendopo Kabumian, […]

  • Pemandu Wisata Gunung

    15 Gunung Ramai Pendaki, BLK Jateng Buka Pelatihan Pemandu Wisata Gunung

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.795
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Semarang 1 membuka program pelatihan Pemandu Wisata Gunung, menyusul tingginya minat masyarakat dan meningkatnya jumlah pendaki di wilayah Jawa Tengah. Program pelatihan ini merupakan inisiatif baru yang diluncurkan pada 2025, sebagai respon dari hasil Training Need Analysis (TNA) yang menunjukkan adanya kebutuhan mendesak […]

  • Panen Jagung

    Polres Kebumen Panen Raya Jagung di Tanggulangin

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 722
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen menggelar panen raya jagung serentak kuartal IV tahun 2025 di lahan binaan Polri milik warga Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Kamis 8 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Polri di sektor ketahanan pangan. Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri mengatakan, panen jagung di wilayah Klirong merupakan […]

  • Kolam Retensi

    Gubernur Ahmad Luthfi Cek Kolam Retensi Terboyo dan Sriwulan, Januari 2026 Tanggul Laut Sudah Difungsikan

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 565
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com)  – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen meninjau pembangunan kolam retensi Terboyo dan Sriwulan di Kota Semarang, Selasa 27 Mei 2025. Kedua kolam yang dipisahkan oleh Kali Babon ini mampu menampung sekitar 7 juta kubik air dan dirancang untuk menanggulangi rob serta banjir. Kolam retensi Terboyo memiliki luas […]

  • Arif Sugiyanto

    Jabat Bupati Kebumen, Harta Arif Sugiyanto Berkurang Rp5,9 Miliar, Kok Bisa?

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.351
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bukannya bertambah kaya, menjabat sebagai Bupati Kebumen justru membuat harta Arif Sugiyanto malah berkurang. Tak tanggung-tanggung, penurunan harta kekayaan Arif Sugiyanto turun hingga Rp5,9 miliar. Merujuk data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terdapat penurunan signifikan pada total harta kekayaan Arif Sugiyanto sejak pertama kali menjabat pada 2019 sebagai wakil bupati. Baca […]

  • Ikasago Gelar Nikah Massal

    20 Pasangan Bakal Nikah Massal, Semarakkan HUT Ke-60 SMA Negeri 1 Gombong

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.511
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Alumni lintas angkatan SMA Negeri 1 Gombong yang tergabung dalam Ikatan Alumni SMA Negeri  Gombong (Ikasago) akan menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka menyambut semarak 60 tahun almamaternya. Rangkaian kegiatan bertajuk “Guyub Gumregah” tersebut dalam rangka memperingati HUT ke 60 SMA Negeri 1 Gombong. Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan acara nikah massal yang […]

expand_less