Geosite Lempung Warna di Desa Cangkring, Dulunya Dikenal dengan Kedung Grigis
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 16 Jul 2024
- visibility 9.813
- comment 0 komentar

Peserta sekolah bumi di Geosite Lempung Warna. (Foto: Hari)
SADANG (KebumenUpdate.com) – Jika kita mengunjungi Desa Sadangwetan tepatnya di pertigaan jembatan yang menuju Desa Cangkring atau penghubung Kabupaten Kebumen dengan Kabupaten Wonosobo, tentu tidak asing dengan bangunan yang berada di tepi Sungai Lukulo.
Ya, saat ini di area tersebut sedang dalam pembangunan sebuah tempat wisata. Namun siapa sangka dibalik pembangunannya tersebut, tersimpan situs geologi di dalamnya.
Baca juga: Program Sekolah Bumi, Peserta Kunjungi 5 Geosite di Geopark Kebumen

Eko Hadi Saputro saat diwawancarai pengurus Kebumen Geopark Youth Forum (KGYF) dalam acara sekolah bumi. (Foto: Hari)
Adalah Eko Hadi Saputro, pemilik tanah yang juga menjabat Kepala Desa Sadangwetan. Tanah yang ia miliki di tepi Sungai Lukulo tersebut ternyata masuk ke dalam salah satu geosite di dalam Geopark Kebumen.
“Dari pihak BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) Karangsambung memberitahu ke saya bahwa tanah yang saya beli termasuk salah satu geosite yaitu lempung pelangi atau lempung warna,” kata Eko saat ditemui rombongan peserta sekolah bumi, Minggu 14 Juli 2024.







Saat ini belum ada komentar