Wow… Bendung Kedungsamak Dipoles Jadi Objek Wisata Kekinian

  • Whatsapp
Bendung Kedungsamak
Bendungan Kedungsamak yang dipoles jadi objek wisata kekinian. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – Bendungan Kedungsamak yang selama ini hanya berfungsi sebagai irigasi pertanian, saat ini dikembangkan sebagai rintisan objek wisata unggulan. Pemerintah Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan mulai memoles bendungan di Sungai Lukulo itu menjadi objek wisata terpadu yang kekinian.

Sejumlah payung berwarna merah dilengkapi tempat duduk yang terbuat dari kayu ditata di atas intake irigasi Kedungsamak. Hal ini membuat warga yang datang ke sana dapat menikmati keindahan air terjun di bendungan tersebut dengan santai.

Berita Lainnya

Pada pagi dan sore hari, di lokasi tersebut sangat cocok untuk menikmati kuliner dengan latar belakang air terjun yang terkenal dengan air terjun Niagara-nya Kebumen.

Pemdes Jemur Mulai Bangun Fasilitas Pendukung
Bendung Kedungsamak
Asyiknya tubing menyusuri saluran Irigasi Kedungsamak. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Ya, saat ini Pemdes Jemur terus melengkapi berbagai fasilitas pendukung di sekitar lokasi tersebut. Selain membuka akses pintu masuk agar mudah dicapai, objek wisata yang nantinya dikelola oleh Pokdarwis Pesona Jemur Indah dan Bumdes Mitra Makmur Mendiri juga dilengkapi dengan wahana wisata air, mushola, saung.

Kepala Desa Jemur Tunjangsari seperti dikutip suaramerdeka.com menjelaskan, nantinya di pintu masuk tersebut akan dibangun gedung sport center yang sangat lengkap serta gedung serbaguna.

Selain itu untuk wisata air akan dilengkapi perahu apung untuk rapat dan kuliner, perahu untuk mainan anak-anak dan tubing menyusuri aliran irigasi Kedungsamak.

“Kami ingin menawarkan keunikan alam desa dan menampilkan wisata yang berbeda dengan yang sudah ada. Yang jelas kami akan mengembangkan Pesona Jemur Indah sebagai kawasan wisata terpadu,” ujar Tunjangsari bertekad mengangkat kembali kerajinan batik di Desa Jemur.

Tingkatkan Perekonomian Warga Desa
Bendung Kedungsamak
Kepala Desa Jemur Tunjangsari. (Padmo-KebumenUpdate)

Tunjangsari yang sebelum menjabat kepala desa bekerja di manajemen penyanyi cantik Raisa, menegaskan di satu area seluas dua hektare pengunjung dimanjakan oleh berbagai macam wahana edukasi atau olahraga. Dengan konsep wisata terpadu, para wisatawan yang hadir diharapkan tidak bosan dan akan datang kembali.

“Dengan berbagai macam daya tarik yang ditawarkan, kami berharap Pesona Jemur Indah menjadi tujuan utama wisata di Kabupaten Kebumen,” ujar Tunjang bersama Camat Pejagoan Farita Listiyati.

Kepala desa periode 2019-2024 tersebut menjelaskan bahwa pihaknya ingin mengolah potensi alam di desanya yang cukup potensial. Dia pun optimistis pengembangan wisata tersebut akan bisa meningkatkan perekonomian dan kebanggaan masyarakat Desa Jemur.

“Dengan upaya ini, Desa Jemur yang tadinya merupakan desa berkembang akan menjadi desa maju bersaing dengan desa-desa lainnya,” ujar Tunjangsari.

Jaga Kebersihan dan Kelestarian Sekitar Bendungan
Bendung Kedungsamak
Saat Sungai Lukulo surut bendungan menjadi jalan alternatif. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

Isawati (35) salah satu pengunjung mengakui keindahan Bendungan Kedungsamak. Apalagi dengan dilengkapi dengan tempat duduk yang nyaman, akan dapat membuat warga nyaman menikmati keindahan alam di Sungai Lukulo.
“Hanya saja yang mesti diperhatikan adalah kebersihan dan kelestarian sekitar bendungan. Jangan sampai dengan dikembangkan sebagai objek wisata kondisi sungai semakin banyak sampah,” ujarnya. (smn)

Berita Terkait