Breaking News
light_mode
Beranda » Image » Program Sekolah Bumi, Peserta Kunjungi 5 Geosite di Geopark Kebumen

Program Sekolah Bumi, Peserta Kunjungi 5 Geosite di Geopark Kebumen

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 14 Jul 2024
  • visibility 7.085
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –Program edukasi sekolah bumi dari Badan Pengelola Geopark Kebumen bersama Kebumen Geopark Youth Forum (KGYF) masuk pada pertemuan ke-5 yaitu kajian lapangan.

Kegiatan diawali dengan berkumpul di halaman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kebumen untuk mengikuti Tour Galery Geopark, Minggu 14 Juli 2024 yang dipandu Nur Arifin, anggota Badan Pengelola Geopark Kebumen Bidang Pendidikan.

Baca juga: Badan Pengelola Geopark Kebumen Lakukan Edukasi Berkelanjutan Melalui Sekolah Bumi dan Geopark Goes to School

1. Tour Galery Geopark

Peserta sekolah bumi mengikuti tour galery geopark yang berada di kompleks Disarpus Kebumen. (Foto: Hari)

“Intisari dari geopark ada tiga, keanekaragaman geologi (geo diversity), keanekaragaman biologi (bio diversity) dan keanekaragaman budaya (culture diversity). Oleh karenanya, peserta sekolah bumi kami ajak masuk ke galeri geopark dengan harapan memahami secara utuh apa itu Geopark Kebumen. Baik itu geologinya, biologinya, maupun budayanya,” kata Nur Arifin.

Menggunakan Bis Trans Kebumen, peserta sekolah bumi menuju ke area geosite di Karangsambung dan Sadang. (Foto: Hari)

2. Morfologi Totogan 

Selanjutnya, peserta menuju Morfologi Totogan untuk mempelajari Teori Subduksi Lempeng. Penjelasan mengenai morfologi Totogan disampaikan oleh Rizal Nur Alfian, anggota Badan Pengelola Geopark Kebumen Bidang Infrastruktur. Ia menjelaskan tentang perbedaan morfologi yang disebabkan tumbukan antara lempeng Indo Australia dengan lempeng Eurasia yang pernah terjadi di kawasan Karangsambung pada zaman kapur (sekitar 120 juta tahun yang lalu).

Morfologi Totogan. (Foto: Hari)

3. Geosite Serpentinit Pucangan

Lokasi berikutnya yang dikunjungi peserta sekolah bumi yakni Geosite Serpentinit di Desa Pucangan Kecamatan Sadang.

Geosite Serpentinit Pucangan. (Foto: Hari)

“Geosite Serpentinit bukan sebagai tujuan wisata, tapi sebagai edukasi untuk peserta didik baik itu SD, SMP, SMA, maupun mahasiswa dari perguruan tinggi. Serpentinit unik karena mengkilap dan dipakai sebagai bahan baku asbes. Sekarang asbes sudah mulai ditinggalkan karena kandungannya yang berbahaya bagi kesehatan,” kata Roihatul Jannah, pemandu di Geosite Serpentinit.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMI Jateng Beri Bantuan Logistik ke PMI Kebumen

    PMI Jateng Beri Bantuan Logistik ke PMI Kebumen

    • calendar_month Rab, 16 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 929
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – PMI Provinsi Jawa Tengah melalui Staf Bidang Penanggulangan Bencana menyerahkan bantuan logistik ke PMI Kebumen pada Rabu 16 Maret 2022. Bantuan tersebut tiba di markas PMI Kebumen pukul 5.30 wib. Krisna selaku Staf PMI Jawa Tengah Bidang Penanggulangan Bencana menyampaikan bahwa bantuan ini untuk warga yang membutuhkan. “PMI Provinsi Jawa Tengah mengapresiasi […]

  • Lilis Nuryani

    Usai Nyoblos, Lilis Nuryani Optimistis Raup Hasil Optimal

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 934
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Pada hari pemungutan suara Pilkada 2024, Calon Bupati Kebumen nomor urut 01 Hj Lilis Nuryani menggunakan hak pilihnya di TPS 004 Kelurahan/Kecamatan Gombong, Kabupaten ebumen, Rabu 27 November 2024. Bersama sang suami yang juga mantan Bupati Kebumen Ir Mohammad Yahya Fuad SE, anak dan menantunya, Lilis Nuryani mendatangi ke TPS tempat dia […]

  • Sungai Wadaslintang

    2.488 Bibit Pohon Bakal Hijaukan Sungai Wadaslintang

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.291
    • 0Komentar

    PADURESO (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 2.488 bibit berbagai jenis pohon ditanam di Desa Rahayu, Kecamatan Padureso, Kebumen. Penanaman itu dalam rangkaian peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) atau Gerakan Nasional Pemulihan Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) Tahun 2020. Penanaman dilaksanakan oleh Disperkim LH Kebumen bersama Forkopimcam Padureso di sepanjang aliran Sungai Wadaslintang. Lokasi penanaman dipusatkan di dermaga […]

  • Rendang Lele

    Rendang Lele Siap Saji Inovasi Sri Suharti, Bisa Bertahan 6 Bulan

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.773
    • 0Komentar

    JIKA  ikan lele biasanya hanya diolah dengan cara digoreng, bakar atau mangut, Sri Suharti (40) warga Kelurahan Kebumen berinovasi dengan mengolah lele menjadi rendang; rendang lele. Tak sekadar rendang, rendang lele bikinan pemilik Pawon SR itu sudah dalam bentuk frozen. Jadi bisa langsung dikonsumsi serta tahan lama jika disimpan pada lemari pendingin. “Jika disimpan di […]

  • covdi19

    32 Desa Kebanjiran, Warga Tionghoa Operasi Kemanusiaan

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.781
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Banjir yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Kebumen masih belum sepenuhnya surut. Akibat sungai meluap dan tanggul jebol, air yang melimpah pun tak dapat dibendung hingga merendam permukiman warga. Merujuk data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, banjir melanda 32 desa dan kelurahan yang tersebar di tujuh kecamatan. Ketinggian air bervariasi mulai […]

  • Jelang Pilkades Serentak di 49 Desa, Pemkab Siapkan Anggaran 1,2 Miliar

    Jelang Pilkades Serentak di 49 Desa, Pemkab Siapkan Anggaran 1,2 Miliar

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.696
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 49 desa akan berlangsung pada 12 September 2023. Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kebumen menyiapkan anggaran sebesar Rp1,2 miliar. Setiap desa nantinya akan mendapatkan anggaran berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT). Sementara untuk 400 desa lain di Kebumen, akan melaksanakan Pilkades serentak pada 2025. Baca juga: Jelang […]

expand_less