Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Destinasi » Usai Ditutup Selama 3 Tahun, Jalur Pendakian Gunung Semeru Akan Dibuka

Usai Ditutup Selama 3 Tahun, Jalur Pendakian Gunung Semeru Akan Dibuka

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Jum, 19 Jul 2024
  • visibility 25.952
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Angin bertiup kencang, hawa dingin juga terasa sampai ke tulang sumsum. Sesekali berhenti untuk mengatur napas di mana kami masih adaptasi mengingat baru bangun tidur.

Sekitar satu jam perjalanan, kami sampai di pos Arcopodo. Pos di mana terdapat dua arca kembar yang kini keberadaannya entah di mana. Mungkin memang tidak di pinggir jalur pendakian, jadi tidak terlihat.

Lepas dari Arcopodo, kami mulai meninggalkan area hutan di mana pohon-pohon cemara sudah mulai berkurang. Area ini dinamakan Cemoro Tunggal.

Tapi sayangnya pohon cemara tersebut sudah roboh entah diterjang angin kencang/terkena longsoran jalur. Yang jelas waktu itu sudah tidak ada pohonnya.

Medan Berpasir

Memasuki medan berpasir, harus ekstra waspada dan hati-hati. Di mana area ini sering terjadi kecelakaan berupa cedera kepala akibat terkena batuan lepas.

Biasanya adalah batuan lepas yang tidak sengaja terinjak pendaki. Awalnya batu kecil yang menggelinding. Lalu menabrak batu lainnya yang lebih besar. Maka dari itu di sini tidak boleh lengah.

Juga yang perlu diwaspadai adanya area yang dinamakan blank 75. Di mana area ini terdapat jurang yang sering menjadi titik ditemukannya pendaki bila tersesat setelah turun dari puncak/terpeleset/salah jalur.

Antre

Langkah demi langkah kami lalui beriringan. Setiap dua atau tiga langkah lalu berhenti, begitu seterusnya. Mengingat setiap pijakan kaki di situ akan sedikit membuat mundur kaki kita karena berupa pasir dan batuan. Juga karena antri dengan pendaki di depan kita. Ke gunung waktu tahun 2013 sudah mulai antre.

Ada momen di mana saya dan Mufid tertinggal agak jauh dengan Willy dan Ilham. Lalu saya putuskan untuk sholat Subuh. Tentunya mengambil area yang aman, tidak di tengah jalur, dan sambil duduk.

Menjelang matahari terbit, hampir semua pendaki yang masih terjebak di jalur berusaha mengabadikan momen tersebut. Kesempatan itu saya manfaatkan untuk menyalip pendaki lain yang sedang berhenti. Karena jika tidak cepat, bisa kesiangan sampai di puncak.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stikes Muhammadiyah Gombong Sambut Ramadan dengan Pajero

    Stikes Muhammadiyah Gombong Sambut Ramadan dengan Pajero

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.199
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Muhammadiyah Gombong menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1440 H  dengan menggelar Pengajian Jelang Ramadan (Pajero), Sabtu (4/5/2019) siang. Berlangsung di Gedung Baru Laboratorium Farmasi dan Perpustakaan Centra kampus setempat, kegiatan itu menghadirkan pembicara KH Mudhofir BA. Acara dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Drs […]

  • MPKU

    MPKU Perkuat Jejaring Rumah Sakit Muhammadiyah di Barlingmascakeb

    • calendar_month Kam, 30 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.464
    • 0Komentar

    “Selain itu MPKU juga mendengar permasalahan di masing-masing rumah sakit kemudian untuk bersama-sama merumuskan program yang bisa diinisiasi oleh seluruh rumah sakit Muhammadiyah Aisyiyah di Barlingmascakeb dan Purworejo. Targetnya pada Desember mendatang ada beberapa program yang bisa diluncurkan untuk kemajuan amal usaha Muhammadiyah,” ujarnya. BACA JUGA: Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong Sukses Operasi Kanker Laring Dokter […]

  • Polwan

    Jadi Korlap Vaksinator Terbanyak, Polwan Ini Raih Pin Emas Kapolri

    • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 915
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Rasa bangga sekaligus kaget, tampak dirasakan dr Yayuk Sulistyaningsih. Pasalnya, dokter polwan alumnus Universitas Sebelas Maret (UNS) ini meraih penghargaan pin emas dari Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. “Penghargaan ini diberikan Kapolri pada saat syukuran HUT ke-73 Polwan RI di gedung Rupatama Mabes Polri beberapa waktu lalu,” ungkap dokter berpangkat Kompol […]

  • Toko Terbakar

    Kebakaran Toko Pertanian di Ambal Kebumen Saat Tarawih, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 699
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kebakaran melanda Toko Pertanian Sido Maju di Dukuh Krajan RT 03 RW 02 Desa Kaibonpetangkuran, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Selasa 3 Maret 2026 malam sekitar pukul 19.30 WIB. Api diduga dipicu korsleting listrik saat bangunan toko dalam kondisi terkunci karena pemilik sedang melaksanakan salat tarawih. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah istri […]

  • Desa Giwangretno

    Pembeli Tanah Akhirnya Klarifikasi Terkait Jual Beli Galian Tanah Desa Giwangretno

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.508
    • 0Komentar

    Sementara itu, Camat Sruweng Tamim Sobri mengatakan permasalahan tentang tanah desa sudah jelas, semua berdasar pada fakta dan data. Tamim berharap dengan pertemuan dan musyawarah ini tercipta kerukunan antar warga. “Hari ini sampun jelas njeh sedoyo mawon. Semua masalah bisa selesai dengan kepala dingin, berdasarkan fakta dan data,” ucap Tamim. Tamim berharap setelah ini semua […]

  • Aborsi

    Aborsi di Kamar Kos, Pemandu Lagu Asal Kebumen Ditangkap di Bantul

    • calendar_month Sen, 4 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 11.595
    • 0Komentar

    BANTUL (KebumenUpdate.com) – Seorang perempuan berinisial DDT (22) asal Kecamatan Petanahan, Kebumen ditangkap jajaran Satreskrim Polres Bantul. Perempuan yang sehari-hari berprofesi sebagai pemandu lagu atau ladies campanion (LC) itu melakukan aborsi di kamar kosnya di Jalan Bugisan Selatan No 7, Dusun Tegal Senggotan, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Minggu 27 Desember 2020. Perempuan muda itu […]

expand_less