Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Destinasi » Usai Ditutup Selama 3 Tahun, Jalur Pendakian Gunung Semeru Akan Dibuka

Usai Ditutup Selama 3 Tahun, Jalur Pendakian Gunung Semeru Akan Dibuka

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Jum, 19 Jul 2024
  • visibility 25.787
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Lepas dari area Cemoro Kandang, kami sampai di pos Jambangan. Lalu tidak jauh dari Jambangan sampailah kami di pos Kalimati. Pos di mana semua pendaki yang akan naik ke puncak (summit) harus bermalam di sini.

Jika dihitung waktu tempuh dari Raju Kumbolo menuju Kalimati kurang lebih ditempuh selama 4-5 jam.

Segera kami mencari lokasi tenda yang pas dan cocok. Lalu mencari air untuk persediaan memasak dan bekal naik. Kita bisa mengambilnya di sini, ada sebuah mata air.

Mata Air di Kalimati

Sayangnya saya tidak mengecek lokasi mata air tersebut karena sudah terlalu sore. Saya sendiri memilih membeli air yang dijual warga setempat dengan harga Rp10.000 untuk 1 botol air (1,5 liter) waktu itu.

Menjelang istirahat malam, kam berembug akan bangun jam berapa untuk summit attack. Lalu diputuskan pukul 00.00 bangun. Alarm diset.

Tapi sebelum tidur, kita sempatkan memasak dan makan malam.

Saran Pendakian Hanya Sampai Kalimati

Pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menyarankan agar pendakian Semeru hanya sampai Kalimati. Bila tetap naik ke puncak, bukan menjadi tanggung jawab mereka.

Perjalanan ke puncak Semeru umumnya dilakukan saat dini hari. Karena perjalanannya memakan waktu 3–5 jam tergantung kondisi fisik dan keramaian jalur.

Hampir kebanyakan pendaki Semeru akan menargetkan puncak meskipun sudah diberitahu bahwa batas pendakian hanya sampai Kalimati. Toh mereka beralasan sudah datang dari jauh-jauh, sayang jika tidak sampai puncak. Termasuk saya sendiri. Hehe.

Setelah Isya, kami sepakat tidur.

Hari Ketiga 

Kami berempat (saya, Mufid, Ilham, dan Willy) bangun bersamaan karena mendengar alarm. Tentunya sarapan dulu untuk isi perut dengan menu yang kami masak sebelum tidur. Hanya tinggal memanaskan lalu tinggal menyantapnya.

Untuk perbekalan menuju puncak, Willy membawa termos mini yg diisi teh manis panas. Saya membawa daypack mini berisi mantol, obat-obatan, survival kit, air minum dan makanan ringan. Ilham kebagian bawa kamera. Dan Mufid sepertinya kosongan.

Jam 1 dini hari kami memulai perjalanan summit tersebut. Banyak juga pendaki yang summit malam itu.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sedulur Kebumen

    Sedulur Kebumen Bantu Rp 35 Juta untuk Bedah Rumah di Adimulyo dan Sempor

    • calendar_month Rab, 29 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.859
    • 0Komentar

    Selain mendapatkan bantuan dari Sedulur Kebumen Rp 20 juta, Kamijan juga mendapatkan alokasi bantuan rehabilitasi rumah tidak layak uni sebesar Rp 10 juta dari pemerintah. Baca Juga: “Sedulur Kebumen”  Wujudkan Mimpi Supriyati Miliki Rumah Layak Huni Senada disampaikan oleh Trisman warga Desa Tunjungseto, Kecamatan Sempor. Dia bahkan hampir tak sanggup berkata-kata saking terharunya saat dimintai tanggapan […]

  • Sekolah Rakyat

    Sembilan Sekolah Rakyat di Jateng Mulai Beroperasi, Tampung 850 Murid dari Keluarga Miskin

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    SURAKARTA (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi mengoperasikan sembilan Sekolah Rakyat untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem pada Senin, 14 Juli 2025. Sekolah-sekolah tersebut terdiri atas enam Sekolah Menengah Atas (SMA) dan tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di beberapa kabupaten/kota. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan langsung program ini dalam […]

  • Target Rampung Oktober, Progres Revitalisasi Alun-alun Mencapai 75%

    Target Rampung Oktober, Progres Revitalisasi Alun-alun Mencapai 75%

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.533
    • 0Komentar

    “Untuk ibu-ibu atau emak-emak yang mau momong anaknya juga kita sediakan tempat bermain anak. Di sini nanti kita sediakan perosotan, ayunan, enjot-enjotan, dan masih banyak lainnya sehingga alun-alun bisa dinikmati semua kalangan masyarakat, dari anak-anak, yang muda, sampai yang tua,” tuturnya. Tidak hanya itu, Alun-alun Pancasila Kebumen juga didesain ramah bagi difabel. Hal ini terlihat […]

  • H Yulianto SE

    Gelar Senam Sicita di Pantai Mliwis, H Yulianto Kembali Bagikan Voucher Umroh

    • calendar_month Sen, 5 Feb 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.643
    • 0Komentar

    Seperti pada event-event sebelumnya,  pada acara tersebut pengusaha sukses asal Desa Benerwetan, Kecamatan  Ambal itu juga membagikan voucher umroh. Yakni voucher umroh senilai Rp 15 juta untuk tiga peserta yang beruntung dan Rp 10 juta bagi 10 orang yang beruntung. Baca Juga: Gelar Gebyar Budaya & Jalan Sehat, H Yulianto Bagikan 41 Voucher Umroh H […]

  • Migrant Care Kebumen Gelar Dialog dengan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Ini Hasilnya

    Migrant Care Kebumen Gelar Dialog dengan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Ini Hasilnya

    • calendar_month Kam, 17 Okt 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.628
    • 0Komentar

    Adapun bentuk perhatian yang masih luput dari pemerintah menurut Syaipul Anas adalah pemberdayaan ekonomi. Di mana ketika pekerja migran pulang ke kampung halaman, mayoritas memanfaatkan hasilnya untuk kebutuhan hidup. “Lebih ke arah konsumtif. Kalaupun buka usaha, usahanya kecil-kecilan. Ada pula anggapan masyarakat bahwa pekerja migran pasti mampu secara ekonomi. Persepsi omah gedong dompet kosong sering […]

  • Temasek Foundation

    24 RS Muhammadiyah di Jateng Terima Bantuan Alkes dari Temasek Foundation

    • calendar_month Sen, 14 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.759
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 24 rumah sakit PKU Muhammadiyah dan Aisyiyah di Jawa Tengah menerima bantuan peralatan kesehatan (alkes) dari Temasek Foundation Singapura. Bantuan diterima melalui Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Serahterima bantuan dipusatkan di RS PKU Muhammadiyah Gombong , Kebumen, Sabtu 12 Desember 2020. Bantuan diserahkan oleh perwakilan Muhammadiyah Covid-19 Command […]

expand_less