Ubah Sampah jadi Energi, Tribaliv Tawarkan Solusi Zero Waste Berstandar Internasional untuk Kebumen
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 26 Mar 2026
- visibility 423
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen mulai menjajaki kerja sama strategis dengan perusahaan inovasi teknologi hijau internasional, Tribaliv Green Solutions, untuk mengatasi krisis penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Melalui teknologi gasifikasi mutakhir, sampah yang selama ini membebani lingkungan diproyeksikan bakal diubah menjadi energi bersih dan terbarukan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kelautan, dan Perikanan (DLHKP) Kebumen, Asep Nurdiana, mengungkapkan bahwa kondisi TPA di Kebumen saat ini sangat kritis.
Tanpa penanganan khusus, kapasitas lahan diperkirakan hanya mampu bertahan selama 3 hingga 5 tahun ke depan.
“Kami menyambut baik kehadiran Tribaliv Green Solutions. Jika kerja sama ini terlaksana, Kebumen berpotensi menjadi daerah bebas sampah. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wakil Bupati, Bapak Zaeni Miftah, untuk mencari solusi nyata atas persoalan sampah kita,” ujar Asep saat membuka acara pertemuan dengan pihak Tribaliv di Ruang Arungbinang Kompleks Pendopo Kabumian, Kamis 26 Maret 2026.
Ubah Sampah Jadi Energi Bersih
Dalam presentasinya, CEO Tribaliv Green Solutions, Trigo, menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk sekadar berdagang, melainkan membawa solusi lingkungan yang komprehensif.
Tribaliv menawarkan teknologi gasifikasi sistem SG-Serie asal Jerman yang mampu mengubah berbagai jenis limbah menjadi tenaga listrik atau gas alam (LNG/LPG).
“Kami membawa solusi teknologi dari Jerman, didukung oleh tim ahli dari Inggris dan Indonesia. Inovasi ini bekerja dengan sistem tertutup yang minim emisi, sehingga tidak menyebabkan polusi udara atau bau saat proses pengolahan berlangsung,” jelas Trigo.
Trigo menambahkan, proyek ini direncanakan mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari. Mengingat Kebumen saat ini memproduksi sekitar 700 ton sampah potensial, kerja sama ini juga membuka peluang kolaborasi dengan kabupaten tetangga untuk mencukupi kebutuhan bahan baku pabrik.
Dukungan Tokoh Internasional
Keunikan dari Tribaliv Green Solutions terletak pada jajaran penasihatnya yang berkelas dunia. Perusahaan ini didampingi oleh Letnan Jenderal Peter Pearson (mantan perwira tinggi Inggris yang kini menjadi penasihat Raja Inggris) dan Marsekal (Purn) TNI Imam Sufaat.
Keduanya memberikan dukungan secara pro-bono sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian lingkungan di Indonesia.
Selain fokus pada lingkungan, proyek ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal, termasuk pemberdayaan SDM dan peningkatan kapasitas sektor swasta di Kebumen.
“Misi kami adalah memulihkan keindahan alam Indonesia. Kami ingin memastikan tidak ada lagi sampah yang dibuang ke sungai atau dibakar secara konvensional. Dengan teknologi yang tepat dan investasi yang kuat, sampah akan menjadi aset, bukan lagi masalah,” jelas Cassie Hallett, Chief Human Resource Officer Tribaliv. Makin Tahu Indonesia









Saat ini belum ada komentar