Pendakian Gunung di Musim Hujan, Waspadalah!
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 26 Des 2022
- visibility 5.050
- comment 0 komentar

Di sinilah perlunya manajemen packing minimal untuk pribadi masing-masing, bahwa apa saja yang ada di dalam ranselnya menjadi tanggungjawab jawab si pembawa ransel. Minimal ingat item-item apa saja yang ada di ranselnya.
Badai terus menerjang, rombongan kami masih harus membereskan semua perlengkapan yang masih tercecer di lokasi camp. Sementara peserta wanita yang sedang berteduh di gazebo, dalam kondisi berdiam diri juga cukup berbahaya.
Muncul rencana-rencana darurat bahwa peserta wanita harus segera turun. Sedangkan peserta pria bertugas mengamankan perlengkapan dan barang-barang yang belum ter-packing.
Namun rencana ini sepertinya tidak berjalan mulus, karena ternyata barisan terakhir membawa barang yang cukup banyak. Mestinya barang tersebut menjadi tanggungjawab peserta di depan atau yang ranselnya masih muat agar diisi penuh.

Monyet liar di Pos 2. (Foto: Hari)
Setelah memastikan lokasi bekas tenda kami telah steril, selanjutnya menunggu proses packing yang belum juga selesai dikarenakan tercerai-berainya beberapa perlengkapan. Hingga dinyatakan clear, maka peserta mulai berjalan turun.
Kondisi mulai membaik setelah kami meninggalkan area Pos 2. Angin mulai menjauh, yang sepertinya hanya berputar di sekitar punggungan bukit. Meskipun demikian, harus waspada ketika melewati hutan dengan pohon yang tinggi.
Potensi pohon tumbang sangat mungkin terjadi dalam kondisi demikian. Beruntung hal tersebut tidak terjadi. Hingga akhirnya kami sampai di basecamp dengan selamat sentosa.
Menjadi bahan evaluasi pada pendakian kali ini di antaranya meskipun manajemen perjalanan telah matang, namun jika tidak dipahami oleh masing-masing individu, maka manajemen tersebut tidak berlaku.
Selanjutnya mengenai packing perlengkapan, bahwa pendakian di musim penghujan sudah dipastikan harus lebih ekstra. Semua item yang merupakan perlengkapan untuk perlindungan diri menjadi hal wajib untuk dipacking ekstra.
Bersiap dalam kondisi terburuk menjadi pelajaran berharga bagi kami. Bahwa ketika kondisi tidak aman atau berbahaya, maka diperlukan langkah-langkah darurat yang harus dilaksanakan dengan cepat dan perlu kerja sama yang baik.
Perlengkapan yang sifatnya tetap, mestinya menjadi tanggungjawab si pembawa. Karena tanpa perlengkapan tersebut, maka kita akan kewalahan menghadapi ganasnya alam liar.
Jadikan momen ini sebagai pengalaman berharga ketika suatu saat nanti akan melakukan aktivitas yang sama.







Saat ini belum ada komentar