Breaking News
light_mode
Beranda » News » Kebumen Geopark Trail Run Diikuti 1.600+ Pelari, 30 dari Mancanegara

Kebumen Geopark Trail Run Diikuti 1.600+ Pelari, 30 dari Mancanegara

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • visibility 624
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Lebih dari 1.600 pelari, termasuk pelari dari mancanegara akan meramaikan event Kebumen Geopark Trail Run (KGTR), Minggu 13 Juli 2025.

Acara yang memadukan semangat olahraga dengan eksplorasi kekayaan alam dan geologi ini diharapkan dapat memperkuat branding Geopark Kebumen yang baru saja meraih predikat UNESCO Global Geopark (UGGp).

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Sagara View of Karangbolong, Sabtu 12 Juli 2025, hadir Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kebumen, para sponsor, dan mitra pendukung.

Bupati Lilis Nuryani menegaskan bahwa KGTR 2025 bukan sekadar ajang lari, melainkan agenda penting dalam penguatan Geopark Kebumen.

“Kegiatan ini memadukan olahraga lintas alam dengan eksplorasi keindahan dan sejarah bumi yang tersimpan dalam bentang karst, pantai, dan hutan Kebumen,” tambahnya.

Ia berharap, trail run ini dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan alamnya, antara wisata dan pelestarian, serta antara potensi lokal dan perhatian global.

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang menegaskan bahwa pengembangan Geopark adalah tanggung jawab bersama untuk mewariskan bumi yang lestari dan berdaya kepada generasi mendatang.

Rute Menantang dengan Pemandangan Memukau

Frans Haidar, perwakilan panitia pelaksana, menjelaskan detail mengenai kelayakan dan keamanan rute KGTR 2025. Adapun lomba ini terbagi dalam empat kategori jarak: 3K (Fun Trail Run), 7K, 14K, dan 21K.

“Kategori 3K lebih ke lintas alam, dengan ketentuan hanya 5% rute yang melewati jalan aspal,” jelas Frans.

Sedangkan kategori 7K akan lebih menantang dengan cut-off time (COT) 3 jam, sementara 14K dan 21K memiliki COT 7 jam.

Waktu Start

Kategori 21K akan memulai start paling awal, yaitu pukul 05.00 WIB, dan pelari harus menyelesaikan lomba paling lambat pukul 12.00 WIB untuk menghindari diskualifikasi.

Frans Haidar juga menekankan bahwa rute di setiap kategori terkenal dengan elevasi yang signifikan, menawarkan tanjakan dan turunan yang menjadi tantangan tersendiri bagi para pelari.

Untuk itu, ia mengimbau peserta mempersiapkan fisik dan melengkapi mandatory gear sesuai persyaratan, termasuk surat kesehatan dan perlengkapan wajib seperti vest, peluit, dan sepatu yang sesuai.

“Kami yakin rute ini nyaman untuk trail dan menawarkan keindahan luar biasa,” kata Frans.

Khusus untuk pelari 21K, mereka akan melintasi tujuh destinasi wisata menarik, mulai dari Sagara View, Bukit Jerit, Watubale, Pecaron, Surumanis, hingga Pantai Menganti, sebelum kembali melalui perkampungan warga yang menampilkan keramahan lokal dan kehidupan beternak.

Keamanan Terjamin, Partisipasi Melampaui Target

Frans Haidar memastikan lintasan telah diuji beberapa kali dan titik-titik rawan seperti turunan tajam telah dibuat senyaman mungkin dengan bantuan tali tambang.

Area di tepi jurang pada rute 7K, 14K, dan 21K juga telah dipastikan aman dengan pemasangan pita penanda, didukung oleh kehadiran marshal dan marka petunjuk yang jelas.

Untuk mengantisipasi insiden yang tidak diinginkan, tim evakuasi telah disiapkan melalui kerja sama dengan tim SAR Semarang, Tagana, Satpol PP, SAR Lawet Perkasa, serta tenaga medis dari dokter, Dinkes, Puskesmas, hingga rumah sakit rujukan.

“Jadi untuk rute dan medan layak,” tegas Frans Haidar optimis.

Antusiasme terhadap KGTR 2025 terbukti tinggi, dengan lebih dari 1.600 peserta terdaftar. Menariknya, hanya sekitar 600 peserta berasal dari Kebumen, sementara sisanya datang dari luar kota, dengan Semarang menjadi kota penyumbang peserta terbanyak, disusul Banyumas dan Cilacap.

Bahkan, 30 pelari mancanegara turut meramaikan ajang ini. Untuk mengabadikan momen, panitia juga menyediakan fotografer gratis bagi para peserta.

Harapan untuk Keberlanjutan

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, turut menyampaikan harapannya agar KGTR dapat menjadi event yang berkelanjutan dan terus berkembang lebih besar di masa mendatang.

“Kebumen Geopark punya keistimewaan yang tidak ada di tempat lain,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap acara ini dapat menjadi bagian dari seri event di Jawa Tengah.

Selain medali, panitia juga menyediakan hadiah door prize berupa tiga jam tangan Garmin dan sejumlah uang tunai jutaan rupiah.

Namun, Frans Haidar meyakini bahwa bukan sekadar hadiah yang dikejar para pelari.

“Tapi saya yakin teman-teman pelari tidak hanya mengejar hadiah podium, tapi yang utama ingin reuni bertemu dan menguji latihan apakah memuaskan atau tidak. Rutenya sangat layak. Dari sekian event tempat lain, ini adalah rute yang komplit, termasuk gua,” tutupnya.

Kebumen Geopark Trail Run 2025 siap menjadi panggung bagi para pecinta lari lintas alam untuk tidak hanya menguji ketahanan fisik, tetapi juga menyelami keindahan alam dan warisan geologi Kebumen yang memukau. Makin Tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliah Umum

    Gelar Kuliah Umum, UPB Bahas Pentingnya Keuangan Berkelanjutan

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.197
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Universitas Putra Bangsa (UPB) menyelenggarakan kuliah umum, Selasa, 24 Mei 2022. Kuliah umum hasil kolaborasi empat program studi yakni S1-Agribisnis, S1- Bisnis Digital, S1-Informatika/Ilmu Komputer dan S1-Sains Data ini mengangkat tema “The Importance of Sustainable Finance In Digital Era.” Ratusan peserta dari kalangan mahasiswa mengikuti kuliah umum melalui Zoom Meeting dan live […]

  • Jamjaneng

    Safari Seni Tradisional Jamjaneng Meriahkan Sruweng

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.933
    • 0Komentar

    SRUWENG (KebumenUpdate.com) – Safari seni tradisional Jamjaneng Pastajake Kecamatan Sruweng yang diselenggarakan di Aula Desa Menganti, Kecamatan Sruweng, Kebumen, Sabtu 1 Juni 2024 malam berlangsung meriah. Acara ini dihadiri oleh ratusan pelaku kesenian Jamjaneng dari delapan grup Jamjaneng di seluruh Kecamatan Sruweng. Menurut Ketua Umum Paguyuban Seni Tradisional Jamjaneng Kabupaten Kebumen (Pastrjakkeb) BE Susilohadi SPd, […]

  • UNIMUGO

    UNIMUGO Wisuda 189 Lulusan, Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan Raih Akreditasi “Baik Sekali”

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.101
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Universitas Muhammadiyah  Gombong (UNIMUGO) menggelar wisuda dan angkat sumpah periode I tahun akademik 2024/2025 di Auditorium Kampus setempat, Sabtu 3 Mei 2025. Sebanyak 189 lulusan dari berbagai program studi resmi menyandang gelar diploma, sarjana dan profesi, serta siap mengabdi di masyarakat. Rincian wisudawan periode ini adalah 124 lulusan Prodi S1 Keperawatan, 12 […]

  • Kisah Suratmin dan Rusdiantari di Desa Kemangguan: Antara Keterbatasan dan Perhatian Pemimpin Daerah

    Kisah Suratmin dan Rusdiantari di Desa Kemangguan: Antara Keterbatasan dan Perhatian Pemimpin Daerah

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 662
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Di tengah agenda kepemimpinannya yang padat, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menunjukkan kepeduliannya pada warga dengan mengunjungi Suratmin (55) dan istrinya, Rusdiantari (34), di kediaman mereka di Desa Kemangguan RT 02/RW 01 Kecamatan Alian, Jumat, 16 Mei 2025. Kunjungan ini menjadi bukti nyata kepedulian seorang pemimpin terhadap warganya yang membutuhkan dukungan moril dan […]

  • Penemuan Mayat

    Warga Pekutan Ditemukan Meninggal di Sawah

    • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.760
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Sesosok mayat laki-laki ditemukan di pematang sawah Desa Sidomulyo Kecamatan Ambal, Rabu 14 April 2021. Dari hasil identifikasi yang dilakukan Polres Kebumen, mayat laki-laki diketahui berinisial RM (30) warga Desa Pekutan Kecamatan Mirit, Kebumen. Korban pertama kali ditemukan warga yang sedang mencari rumput di sekitar tempat kejadian sekitar pukul 11.00 WIB. Saat […]

  • Wajib Tahu, Berikut Ini Sanksi Pelanggaran di Bidang Cukai

    Wajib Tahu, Berikut Ini Sanksi Pelanggaran di Bidang Cukai

    • calendar_month Rab, 6 Nov 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.565
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pada kegiatan Sosialisasi Ketentuan Perundang-undangan di Bidang Cukai yang digelar Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Cilacap, dijelaskan mengenai sanksi pelanggaran ketentuan bidang cukai. Hadir Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Cilacap Muhammad Irwan, Kepala Dinas Kominfo Kebumen Sukamto, Eko Yunianto dari Bagian Perekonomian SDA Setda, Kepala Pasar Tumenggungan, dan Ketua […]

expand_less