Breaking News
light_mode
Beranda » Travel » Pendakian Gunung di Musim Hujan, Waspadalah!

Pendakian Gunung di Musim Hujan, Waspadalah!

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 26 Des 2022
  • visibility 5.456
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Dengan target bermalam di Pos 2 atau camping ground sebelum gelap, praktis perjalanan lebih dipercepat. Mengingat waktu tempuh ideal dari basecamp sampai Pos 2 biasanya 4 jam perjalanan, maka perkiraan rombongan kami sampai pada pukul 18.10 WIB.

“Haduh, capek, masih lama engga, kok ngga sampai-sampai,” ucap beberapa peserta secara terus-menerus khususnya mereka yang pertama kali merasakan naik gunung.

Dengan menjawab jujur pun akan selalu direspon negatif oleh yang bertanya tadi. Mengingat sepertinya sudah menjadi label jika pendaki selalu memberikan jawaban yang terkesan PHP.

Baca juga:Lintas Jalur Pendakian di Gunung Lawu saat Liburan Akhir Tahun

Waktu yang makin sore membuat saya yang berjalan di posisi akhir berusaha mendorong peserta agar terus berjalan. Hal ini dikarenakan kami tidak ingin terjebak dalam gelap malam.

Terlebih lagi hujan rintik-rintik menemani perjalanan kami sore itu. Yang praktis membuat kami semuanya menggunakan jas hujan.

Lewat pukul 18.00 WIB, rombongan kami telah sampai di Pos 2 atau camping ground, di mana pada lokasi ini memang menjadi tempat favorit bagi para pendaki. Selain tersedia mata air, juga fasilitas toilet terlihat masih cukup layak.

Pos 1 Telaga Arum jalur Wekas. (Foto: Hari)

Bahu-membahu mendirikan tenda, hingga total delapan tenda telah berhasil didirikan dengan posisi 6 tenda berkumpul menjadi satu, 2 tenda lainnya terpisah. Hal ini karena lahan yang tersedia untuk menjadi satu titik tidak mencukupi.

Hujan rintik dan kabut menjadi pemandangan pada malam itu. Sementara sebagian besar dari kami sudah sibuk di dalam tenda masing-masing sesuai pembagian regu.

Sedikitnya ada tujuh tenda pendaki lainnya yang telah berdiri sebelum kami sampai. Namun kesemuanya terlihat sepi, mungkin saja penghuninya sudah istirahat di dalam tenda untuk mempersiapkan summit esok hari.

Malam yang dijalani terasa cukup panjang karena kami mulai mengakhiri aktivitas sekitar pukul 22.00 WIB. Angin di luar masih bertiup kencang, sampai-sampai tenda yang saya pakai terombang-ambing disertai bunyi keras.

Sebelum istirahat malam, saya sempatkan berkeliling dari tenda satu ke tenda lain untuk memastikan semua telah mengganti pakaiannya dengan yang kering. Sekaligus menginfokan bahwa rencana esok hari yaitu summit setelah salat Subuh.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stadion Chandradimuka

    KONI Kebumen “Diusir” dari Stadion Chandradimuka

    • calendar_month Rab, 28 Jul 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.399
    • 0Komentar

    Ketua KONI Diminta Gunakan Tempat Lain Sebagai Sekretariat dengan Alasan Pemeliharaan Stadion Chandradimuka KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kebumen terancam kembali tidak memiliki sekretariat. Hal ini setelah Pemkab Kebumen “mengusir” KONI dari kompleks Stadion Chandradimuka Kebumen. Tanpa melalui komunikasi terlebih dahulu, Pemkab Kebumen melayangkan surat resmi kepada Ketua KONI Kebumen.  Sekretaris Daerah […]

  • Literasi Keuangan OJK Jateng-DIY

    OJK Regional III Jateng -DIY Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Pelajar di Kebumen

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.277
    • 0Komentar

    Tangguh menjelaskan bahwa OJK memiliki tugas mengatur dan mengawasi lembaga jasa keuangan (LJK) serta melindungi konsumen LJK dan masyarakat.  Tangguh juga mengajak siswa untuk menabung dengan menyisihkan uang untuk dikumpulkan guna mencapai impiannya. Caranya dengan menyisihkan uang saku yang diterima dari orang tua  dan menyimpan uang di bank melalui simpanan pelajar. Sinergitas Pemkab Kebumen, OJK […]

  • Hard Work

    Hustle Culture: Budaya Kerja Keras yang Diam-diam Menguras Kesehatan Mental

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 603
    • 0Komentar

    “Kerja dulu, nikmati hasilnya nanti.” “Kalau belum capek, berarti belum maksimal.” Kalimat-kalimat seperti itu sering kita dengar, apalagi di kalangan anak muda produktif. Budaya ini dikenal sebagai hustle culture—gaya hidup yang mengagungkan kerja keras tanpa henti. Tapi di balik semangatnya, ada risiko besar bagi kesehatan mental yang kerap diabaikan. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kemboro […]

  • Mudik Gratis 2026

    325 Bus Mudik Gratis Jateng 2026 Tiba di TMII, 16 Ribu Perantau Siap Pulang Kampung

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Hanny Garnet
    • visibility 737
    • 0Komentar

    Pemberangkatan dilakukan dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, menuju Stasiun Solo Balapan dan Stasiun Poncol Semarang. Untuk rute Solo disiapkan KA Jaka Tingkir, sedangkan rute Semarang dilayani KA Tawang Jaya. Pemerintah Pastikan Perjalanan Aman dan Nyaman Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebelumnya menegaskan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada warga Jawa Tengah […]

  • Bulutangkis

    Turnamen Bulutangkis “Bupati Cup III” Perebutkan Total Hadiah Rp 35 Juta

    • calendar_month Rab, 22 Des 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.052
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 337 atlet mengikuti turnamen bulutangkis Bupati Cup III yang berlangsung di Gedung Olahraga, Sokka Kebumen 18-21 Desember 2021. Turnamen untuk usia pra dini sampai veteran atau usia lanjut itu memperebutkan total hadiah Rp 35 juta. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH secara resmi menutup turnamen yang berlangsung selama empat hari itu […]

  • Kelenteng Kong Hwie Kiong Gelar Rangkaian Perayaan Imlek 2576

    Kelenteng Kong Hwie Kiong Gelar Rangkaian Perayaan Imlek 2576

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.415
    • 0Komentar

    Perayaan Imlek Mempererat Tali Persaudaraan  Lebih lanjut, Henki Halim menambahkan, perayaan Imlek bukan hanya sekadar perayaan tahun baru, tetapi juga merupakan momen untuk bersyukur atas berkah yang telah diterima dan memohon perlindungan untuk tahun yang akan datang. “Melalui berbagai rangkaian acara, umat berharap dapat mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan spiritualitas,” ujar owner Toko Roti Jempol […]

expand_less