Pendakian Gunung di Musim Hujan, Waspadalah!
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 26 Des 2022
- visibility 5.050
- comment 0 komentar

Dengan target bermalam di Pos 2 atau camping ground sebelum gelap, praktis perjalanan lebih dipercepat. Mengingat waktu tempuh ideal dari basecamp sampai Pos 2 biasanya 4 jam perjalanan, maka perkiraan rombongan kami sampai pada pukul 18.10 WIB.
“Haduh, capek, masih lama engga, kok ngga sampai-sampai,” ucap beberapa peserta secara terus-menerus khususnya mereka yang pertama kali merasakan naik gunung.
Dengan menjawab jujur pun akan selalu direspon negatif oleh yang bertanya tadi. Mengingat sepertinya sudah menjadi label jika pendaki selalu memberikan jawaban yang terkesan PHP.
Baca juga:Lintas Jalur Pendakian di Gunung Lawu saat Liburan Akhir Tahun
Waktu yang makin sore membuat saya yang berjalan di posisi akhir berusaha mendorong peserta agar terus berjalan. Hal ini dikarenakan kami tidak ingin terjebak dalam gelap malam.
Terlebih lagi hujan rintik-rintik menemani perjalanan kami sore itu. Yang praktis membuat kami semuanya menggunakan jas hujan.
Lewat pukul 18.00 WIB, rombongan kami telah sampai di Pos 2 atau camping ground, di mana pada lokasi ini memang menjadi tempat favorit bagi para pendaki. Selain tersedia mata air, juga fasilitas toilet terlihat masih cukup layak.

Pos 1 Telaga Arum jalur Wekas. (Foto: Hari)
Bahu-membahu mendirikan tenda, hingga total delapan tenda telah berhasil didirikan dengan posisi 6 tenda berkumpul menjadi satu, 2 tenda lainnya terpisah. Hal ini karena lahan yang tersedia untuk menjadi satu titik tidak mencukupi.
Hujan rintik dan kabut menjadi pemandangan pada malam itu. Sementara sebagian besar dari kami sudah sibuk di dalam tenda masing-masing sesuai pembagian regu.
Sedikitnya ada tujuh tenda pendaki lainnya yang telah berdiri sebelum kami sampai. Namun kesemuanya terlihat sepi, mungkin saja penghuninya sudah istirahat di dalam tenda untuk mempersiapkan summit esok hari.
Malam yang dijalani terasa cukup panjang karena kami mulai mengakhiri aktivitas sekitar pukul 22.00 WIB. Angin di luar masih bertiup kencang, sampai-sampai tenda yang saya pakai terombang-ambing disertai bunyi keras.
Sebelum istirahat malam, saya sempatkan berkeliling dari tenda satu ke tenda lain untuk memastikan semua telah mengganti pakaiannya dengan yang kering. Sekaligus menginfokan bahwa rencana esok hari yaitu summit setelah salat Subuh.







Saat ini belum ada komentar