Cerita Misteri: Rumah Sakit Londo (Bagian-1)
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 1 Apr 2025
- visibility 2.149
- comment 0 komentar

Gambar ilustrasi by AI
Tanpa terasa mereka sudah memasuki batas kecamatan, setengah perjalanan lagi sampai di rumah Akif. Angin basah menerpa wajah mereka ketika Dani memacu motornya sedikit kencang melewati jalanan sepi yang menurun tajam. Dani selalu berhati-hati saat berkendara, tapi kali ini nasib baik sepertinya sedang tidak berpihak pada mereka berdua.
Hujan yang baru saja reda membuat jalanan masih licin, menyisakan genangan air tipis di sepanjang aspal. Di sebuah tikungan yang agak curam tiba-tiba,
“Sreeettt…!” Roda belakang motor Dani mendadak selip dan kehilangan cengkeraman di atas aspal basah. Bunyi gesekan ban dengan permukaan jalan terdengar nyaring, disusul oleh suara motor yang bergoyang tak terkendali.
“Brakkk!” Motor itu tergelincir dan jatuh ke samping sebelum Dani sempat mengendalikan kemudi. Akif merasakan tubuhnya terlempar dari motor, jatuh menghantam aspal.
“Dukkk…!” Tubuhnya berguling beberapa kali, rasa nyeri menyebar cepat di sepanjang kakinya yang menghantam keras.
Dani yang tersungkur beberapa meter dari motor, segera berusaha bangkit meski tubuhnya terasa gemetar.
“Kif!” teriak Dani panik. Ia memandang ke arah Akif yang terbaring di sisi jalan, wajahnya pucat. Darah mengalir dari luka di dahi Akif, dan wajahnya tampak meringis kesakitan. Dani memegangi bahu Akif, suaranya bergetar.
“Kamu nggak apa-apa, Kif? Sakit di mana?”
Akif berusaha menjawab, tapi hanya bisa mengerang pelan. Akif lalu mencoba mengatur napasnya yang pendek-pendek, menahan rasa sakit yang menusuk dari kakinya.
“Dan, kakiku… nggak bisa gerak… sakit sekali…” matanya berkaca-kaca, menahan rasa sakit yang semakin hebat.(Bersambung)








Saat ini belum ada komentar