Virus Corona dan Cara Hilangkan Gabut Libur Sekolah

  • Whatsapp
Anindya Astadewi

Oleh: Anindya Astadewi*

VIRUS Corona yang pertama muncul di Provinsi Hubei China, sekarang ini telah menyebar di seluruh benua, kecuali  Antartika. Corona Virus Disease (Covid-19) telah menginfeksi orang lebih di 120 negara termasuk Indonesia.

Di negara kita, virus Corona meningkat tajam. Seperti diberitakan bbc.com, dari enam pasien, jumlahnya melonjak menjadi 34 pasien pada pekan pertama Maret 2020. Jumlah itu melonjak lagi menjadi 172 orang pada Selasa, 17 Maret 2020.

Berita Lainnya

Yang bikin kita was-was adalah, virus ini semakin dekat dengan kehidupan kita. Memang sih, di Kabupaten Kebumen saat ini belum ada orang yang terinfeksi, namun di Jawa Tengah sudah ada enam kasus positif Covid-19. Empat pasien masih dirawat dan dua orang meninggal dunia.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Sekolah Libur Dua Minggu

Baca Juga: Mahasiswi Kebumen yang Kuliah di Wuhan Tiba di Rumah, Begini Kondisinya

Kebijakan Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pendidikan untuk meliburkan sekolah selama dua minggu mulai 16-24 Maret 2020 menurut aku sih sudah bagus. Karena itu adalah salah satu cara agar kita agar tidak tertular dengan virus Corona.

Libur yang sudah diberikan oleh pemerintah itu harus kita memanfaatkannya dengan sangat baik. Liburan ini bukan semena-mena dipakai untuk holiday bersama teman atau keluarga.  Bukan juga dipakai untuk nongkrong di luar rumah, melainkan untuk tetap berada di rumah dan tidak pergi ke mana-mana.

Keluarlah dari rumah ketika memang keadaan sangat mepet dan penting  dan tetap berhati hati. Dengan kita tidak bepergian keluar rumah itu juga bermaksud agar menghindari penularan virus.

Menghilangkan Gabut

Selain itu, cara yang bisa kita lakukan untuk menangkal serangan virus adalah dengan menjaga kebersihan serta menjaga kesehatan kita. Juga menjaga diri dengan sebaik baiknya misalnya, mencuci tangan dengan sabun. Lalu tidak menyentuh wajah seperti hidung, mata, atau pipi ketika keadaan tangan sedang kotor.

Pastinya kita tak lupa harus waspada dengan apa yang kita makan. Makan yang bergizi dan sehat usahakan masak di rumah saja dibanding membeli di luar. Lagian kalau membeli di luar, kita tidak tahu kebersihannya, bukan?

Baca Juga: Agar Warga Kebumen Terhindar dari Virus Corona, Ini Pesan Wabup Arif Sugiyanto

Libur sekolah bukan berarti murid berhenti dalam mengerjakan tugas, dan berhenti untuk belajar. Sebenarnya ini lebih ke ‘belajar di rumah’ karena kita adalah pelajar dan kewajiban kita adalah belajar. Karena setiap sekolah juga pastinya tetap memberi tugas atau pekerjaan rumah (PR) pada setiap murid yang diliburkan.

Selain membantu orang tua di rumah, selebihnya liburan ini kita pakai untuk istirahat karena melihat situasi dan kondisi sekarang yang sedang tidak baik-baik saja. Tak lupa mati kita berdoa pada Allah SWT dan meminta pertolongan agar dilindungi dari segala marabahaya. Ingat salat lima waktu jangan sampai bolong, sambil tunjuk diri sendiri he he.

Untuk menghilangkan ‘gabut’ ketika libur kita bisa meluangkan waktu dengan membaca buku. Entah itu buku pelajaran atau buku fiksi seperti novel, nonfiksi, majalah, koran dan sebagainya. Setidaknya, kita tidak membuang buang waktu untuk hal yang tidak penting.

Menulis catatan ini juga salah satu cara aku menghilangkan ke-gabut-an saat libur sekolah. (*Anindya Astadewi, Pelajar SMP Negeri 5 Kebumen)

Berita Terkait