Cegah Penyebaran Covid-19, Sekolah Libur Dua Minggu
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 15 Mar 2020
- visibility 2.789
- comment 0 komentar

Wabup Kebumen Arif Sugiyanto pimpin rakor antisipasi penyebaran virus Covid-19. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen meliburkan seluruh sekolah yang ada di Kebumen selama dua minggu mulai Senin 16-28 Maret 2020. Hal itu mengacu dengan Surat Edaran yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Kebumen Nomor 420/1929 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di Sekolah.
Dalam Surat Edaran yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Moh Amirudin, Minggu 15 Maret 2020 disebutkan bahwa sekolah mulai PAUD/TK, SD dan SMP baik negeri maupun swasta untuk belajar di rumah mulai 16-28 Maret 2020 dan selanjutnya akan dievaluasi kembali.
Peserta didik diminta belajar mandiri di rumah, mendapatkan tugas kreatif dari guru, menggunakan pembelajaran secara online dengan memanfaatkan ICT serta menjaga kesehatan diri dengan mencuci tangan dan berperilaku hidup sehat.
Sekolah Diminta Menunda Kegiatan Kemah atau Study Tour
Sekolah juga diminta menunda kegiatan yang menghadirkan banyak siswa di tempat umum seperti berkemah, study tour dan lain-lain. Sedanhkan guru dan tenaga kependidikan tetap beraktifitas di sekolah untuk menjaga kebersihan sekolah dan lingkungan belajar serta keamanan aset sekolah.
Adapun pelaksanaan ujian SD, ujian Sekolah dan ujian nasional SMP dan SKB ditunda untuk waktu yang belum ditentukan sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut. Kebijakan itu menindaklanjuti edaran Gubernur Jateng bernomor 420/0005956 terkait pencegahan penyebaran Corona Virus Desease (Covid-19) di Jawa Tengah.
Langkah Pemkab Cegah Penyebaran Virus Covid-19
Pemkab Kebumen mengambil langkah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Salah satunya, dengan meniadakan kegiatan Car Free Day (CFD) mulai Minggu, 15 Maret 2020 hingga waktu yang belum ditentukan. Kebijakan lain yang diambil Pemkab untuk mencegah penularan Covid-19 yakni, melakukan pembatasan kegiatan yang mengundang banyak orang.
Kemudian, menunda berbagai kegiatan keluar Kebumen, seperti wisata (study tour), maupun melakukan kunjungan kerja. Termasuk upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang rencana akan dilakukan pada Senin 16 Maret 2020 di Desa Argopeni Kecamatan Ayah, juga ditiadakan.
“TMMD tetap berjalan. Tetapi tidak ada apel atau yang sifatnya mengumpulkan banyak orang. Jadi langsung tinjauan ke lokasi,” ujar Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.
Masyarakat Diminta Tak Takut Berlebihan Terhadap Covid-19
Lebih lanjut Arif meminta masyarakat tidak takut berlebihan terhadap Covid-19. Tetapi jangan sampai menganggap enteng. “Kalau ada dugaan untuk menghubungi call center. Nanti petugas yang akan ke sana. Ambulans khusus dan petugas kami siapkan.” imbuhnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kebumen dr Dwi Budi Satrio menambahkan, pihaknya juga mengambil beberapa langkah antisipasi, diantaranya melakukan antisipasi warga yang datang dari Solo. Hal ini lantaran disana sudah ditetapkan KLB Covid-19.
“Kami akan membuat edaran agar mahasiswa atau warga yang pulang dari Solo agar memeriksakan diri ke Puseksmas terdekat,” ungkapnya. (ndo)












Saat ini belum ada komentar