Gapai 3 Puncak di Gunung Merbabu Jalur Wekas

Di Puncak Syarif Gunung Merbabu dengan background Gunung Merapi. (Foto: Hari)

Apa ngga dingin di bivak? Di sini aja gabung di tenda masih muat kok. Adalah sekelumit pertanyaan dan ajakan dari Akhsan dan lainnya. Namun sudah saya putuskan untuk tetap di bivak. Meskipun agak sedikit tersiksa karena langit-langit bivak sangat rendah sehingga berkali-kali menyentuh kepala atau badan.

Rabu, 3 Juli 2024

Entah siapa yang lebih dahulu bangun. Yang jelas ketika saya bangun dari tidur, tenda sebelah sudah mulai ramai. Sepertinya Akhsan, Saffana, dan Devi yang sedang memasak menu sahur sebelum summit.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Cukup Sekali: Catatan Pendakian Gunung Merbabu Jalur Selo

Pos 2 Gunung Merbabu via Wekas saat malam hari. (Foto: Hari)

Pagi itu sekitar pukul 2.00 WIB kami menyantap nasi, sarden, dan tempe goreng yang dibuat khas untuk saya. Tengkyu San!

Summit Jam 4 Pagi

Rencana summit pukul 3.00 WIB akhirnya meleset menjadi pukul 3.45 WIB. Ini karena Galih, Dendy, Ulhaq dan Hamid yang agak rempong ketika bangun tidur.

Jantung yang belum beradaptasi dengan medan menanjak, perut yang baru saja terisi, serta paru-paru yang berisi polutan dan radikal bebas terpaksa bekerja keras saat kami melakukan summit. Bahkan saya sendiri terkena serangan AMS (acute mountain sickness) dengan gejala mual dan pusing-pusing.

Beruntung rombongan kami membekali dengan minyak kayu putih serta plossa. Tengkyu Dendy! Setidaknya bisa sedikit menghilangkan pusing dan mual.

Kami melaksanakan sholat Subuh ketika sampai di pos 3 sekitar pukul 5.00 WIB. Bersamaan dengan pendaki asal Jakarta yang merupakan bapak dan anaknya.

Sunrise

Selepas sholat Subuh sekitar pukul 5.30 WIB kami lanjut perjalanan. Semburat mentari menjelang pagi menyajikan pemandangan yang memukau. Beberapa kali kami berhenti untuk mengambil gambar karena memang pemandangannya yang sangat indah.

Melewati medan berbatu setelah pos 3 harus dengan langkah hati-hati. Salah mengambil pijakan, batu akan mudah meluncur ke bawah yang bisa membahayakan rekan seperjalanan.

Sampai di pos geger sapi dengan ketinggian 3.000 mdpl sekitar pukul 6.30 WIB. Lalu melewati jembatan setan dan tanjakan yang tidak kalah menyiksa yakni sebelum pertigaan watu tulis.

Pos terkait