Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Tegas Lawan Corona, Bergerak Sebelum Terlambat

Tegas Lawan Corona, Bergerak Sebelum Terlambat

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
  • visibility 8.313
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Oleh: dr Faiz Alauddien Reza Mardhika

UNTUK melawan pandemi Covid-19, kita harus mempunyai pemahaman yang utuh terhadap wabah ini. Bukan setengah-setengah, apalagi dicampur-adukan dengan pendapat pribadi, asumsi teori konspirasi dan dibenturkan dengan agama.

Melawan wabah ini berkejaran dengan waktu. Siapa yang berlari lebih cepat dia yang akan menang. Sehingga kita tidak bisa melakukan strategi wait and see, bertindak dahulu setelah kejedoran.

Kita harus bisa melihat 2-3 langkah ke depan, bertindak sebelum wabah ini mendahului kita. Itulah yang dinamakan pencegahan. Itu yang dilakukan oleh negara-negara yang berhasil memukul mundur virus ini.

Responsif, sistem komando yang jelas, instruksinya harus jelas sampai eksekusi di lapangan. Tentu kebijakan yang diambil harus disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

Baca Juga: Dokter Faiz Alauddien Reza Mardhika, Berjuang Berdayakan Disabilitas

Menurut saya masyarakat kita tidak akan mempan dengan yang namanya imbauan. Sehingga segala yang bersifat imbauan hampir pasti tidak akan ada artinya.

Kita sudah melihat buktinya, imbauan jangan mudik, imbauan beribadah di rumah, imbauan memakai masker, imbauan jaga jarak, imbauan isolasi mandiri dan sebagainya. Sehingga aturannya harus jelas, kalau melanggar apa konsekuensinya. Bayangkan jika membuat pelanggaran konsekuensinya hanyalah teguran, berapa banyak orang yang berani melanggar?

Banyak yang berpendapat memberi sanksi memberatkan masyarakat apalagi di kondisi seperti ini. Lho apakah memberi sanksi tujuannya memeras uang rakyat? Memberi sanksi tujuannya adalah memberikan kekuatan pada aturan dan justru tujuannya adalah menertibkan aturan yang akan melindungi masyarakat itu sendiri.

Contoh kasus, jika tidak ada sanksi pengendara motor harus menggunakan helm, tidak boleh menerobos lampu merah, berapa banyak yang melanggar dan korban berjatuhan?

Butuh Ketegasan

Mengapa kita butuh ketegasan? Karena mengubah perilaku dan budaya masyarakat itu sangat tidak mudah. Apalagi jika kita memiliki hampir 300 juta penduduk. Jika tidak diatur paksa dan ditertibkan merupakan hal yang mustahil. Dengan aturan jelas dan sanksi yang jelas akan membuat masyarakat mau tidak mau akan mengikuti aturan tersebut.

Perekonomian digerakan oleh masyarakat yang sehat bukan masyarakat yang sakit. Sehingga kunci dalam pemulihan ekonomi sepenuhnya adalah ketika kita bisa menekan wabah ini, jika memang menghilangkan itu sulit. Minimal kita tekan laju infeksinya.

Saya setuju kita harus berdiri seimbang dalam menyelamatkan ekonomi. Oleh karena itu buatlah regulasi jelas dan kuat yang akan membuat masyarakat kita aman jika mereka harus bekerja bukan imbauan. Contoh kecil wajib memakai masker, wajib jaga jarak (harus diatur apalagi di tempat umum; pasar, swalayan, rumah makan dll), pemudik/kontak erat/ODP wajib isolasi mandiri dan sebagainya.

Baca Juga: Waspadai Transmisi Lokal Virus Corona di Pusat Perbelanjaan

Kita tidak bisa menggunakan cara cara dahulu, inilah kenapa New Normal akan terjadi. Butuh keberanian, ketegasan yang tentu saja berdasarkan ilmu pengetahuan dalam melawan wabah ini. Kita tidak pernah mengalami kondisi ini sebelumnya, sehingga kita tidak bisa mengatasi wabah ini dengan cara cara lama sebelumnya. Itulah yang akan membuat The New Normal akan terjadi.

Konspirasi itu masih merupakan asumsi yang butuh dibuktikan kebenarannya. Tapi nyawa yang berjatuhan karena Corona itu bukan asumsi tetapi nyata adanya. Petugas medis yang berjuang di garda depan juga tidak akan berjuang mempertaruhkan nyawa mereka hanya untuk sebuah asumsi.

Sebagai tenaga kesehatan kita disumpah untuk memelihara sebuah kehidupan sekecil apapun bentuknya. Merekalah garda terdepan kita, dan kita harus melindungi mereka. Cara terkecil yang bisa kita lakukan adalah jangan mengobral nyawa kita sendiri dengan menyepelekan virus ini yang akan menambah beban mereka nantinya.

Tidak perlu takut berlebihan namun waspada itu harus !

(dr Faiz Alauddien Reza Mardhika, Founder Ascendia Disabilitas Centre, CEO Tradha Group) 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp64,2 Miliar Hibah dan Bansos Disalurkan untuk 6.345 Siswa dan 1.386 Lembaga di Kebumen

    Rp64,2 Miliar Hibah dan Bansos Disalurkan untuk 6.345 Siswa dan 1.386 Lembaga di Kebumen

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 559
    • 0Komentar

     KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen memastikan komitmennya dalam peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan dengan menyalurkan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) pendidikan tahun 2025 senilai total Rp64.211.232.008. Anggaran ini diarahkan untuk mendukung 1.386 lembaga pendidikan dan 6.345 siswa penerima bantuan. Penyerahan secara simbolis dilakukan di Mexolie Hotel, Kamis 6 November 2025 yang dihadiri langsung oleh […]

  • Jogosimo Award

    Jogosimo Awards 2020: Penghargaan untuk Warga Terfavorit Hingga Keluarga Terharmonis

    • calendar_month Ming, 27 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.130
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Karang Taruna Pantai Indah Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong menggelar Malam Anugerah Jogosimo Awards 2020. Acara yang berlangsung  di Los Pasar Jogosimo, Sabtu 26 Desember 2020 malam itu digelar secara virtual live. Dalam kegiatan yang dihelat setiap satu tahun itu, penghargaan diberikan untuk delapan kategori nominasi. Yakni nominasi Mushala Terprogresif, Pengusaha Tersukses, Petani […]

  • Inspiring

    Kado 25 Tahun Pernikahan, Andy Omara dan Herliana Dikukuhkan sebagai Guru Besar FH UGM

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2026
    • account_circle Anindya Astadewi
    • visibility 278
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (KebumenUpdate.com) – Pasangan suami istri Prof Andy Omara PhD dan Prof Herliana PhD merayakan 25 tahun pernikahan dengan pencapaian akademik istimewa. Keduanya dikukuhkan sebagai guru besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) dalam upacara yang berlangsung Selasa, 13 Oktober 2026. Momentum istimewa ini sekaligus menandai perjalanan panjang mereka dalam dunia pendidikan dan penelitian […]

  • Pesantren MIBS Kebumen Peringati Milad Ke-6 Tahun, Apa Saja Kegiatannya?

    Pesantren MIBS Kebumen Peringati Milad Ke-6 Tahun, Apa Saja Kegiatannya?

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.490
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pesantren Muhammadiyah Integrated Boarding School (MIBS) Kebumen genap berusia enam tahun, Minggu 11 Januari 2020. Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam rangka memeriahkan  peringatan milad ke-6 tersebut. Aneka perlombaan santri, jalan sehat keluarga besar Pesantren MIBS, pengajian akbar dan baksos berupa pengobatan gratis dan pembagian sembako gratis untuk warga masyarakat sekitar digelar. Kegiatan tersebut […]

  • Dongkrak Pariwisata Kebumen, Pemkab Siapkan Agenda Seni Budaya Sepanjang Juni–Agustus 2026

    Dongkrak Pariwisata Kebumen, Pemkab Siapkan Agenda Seni Budaya Sepanjang Juni–Agustus 2026

    • calendar_month Sen, 15 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus menggenjot sektor pariwisata melalui penyelenggaraan sejumlah agenda besar sepanjang tahun 2026. Dalam konferensi pers yang dihadiri Kepala Diskominfo Wahyu Siswanti, Kepala Disparbud Frans Haidar, dan Kepala Disnaker Cokro Aminoto, Senin 15 Juni 2026, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tren positif kenaikan angka kunjungan wisatawan yang telah terbukti […]

  • Binda Jateng bersama Puskesmas Sempor 1 Gelar Vaksinasi untuk Pelajar, Guru, dan Masyarakat

    Binda Jateng bersama Puskesmas Sempor 1 Gelar Vaksinasi untuk Pelajar, Guru, dan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.066
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Puskesmas Sempor 1 gelar vaksinasi untuk anak/pelajar, guru/pendidik, serta masyarakat umum di wilayah Kecamatan Sempor pada Sabtu 19 Maret 2022. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama dengan Badan Intelijen Negara Daerah Binda Jawa Tengah. Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto SH MM mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai upaya mempercepat terbentuknya herd immunity masyarakat. […]

expand_less