Dokter Faiz Alauddien Reza Mardhika, Berjuang Berdayakan Disabilitas
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 15 Sep 2019
- visibility 21.060
- comment 0 komentar

Founder sekaligus CEO Ascendia Project dokter Faiz Alauddien Reza Mardika. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
MUDA, mapan dan peduli. Itulah sekilas saat melihat sosok dokter Faiz Alauddien Reza Mardhika (26). Di beranda media sosialnya, terkadang Reza, panggilan akrabnya, mengunggah kegiatan mengurus bisnisnya mulai rapat, kunjungan lapangan, hingga sosialisasi pembukaan unit usaha kepada masyarakat.
Terkadang, dokter kelahiran Kebumen, 19 Desember 1992 itu mengunggah saat traveling keliling Eropa atau makan malam di restoran bersama keluarga dan sahabat dekatnya. Tetapi di lain waktu, dokter yang saat ini terjun sebagai pengusaha itu berada di gang-gang sempit rumah tak layak huni untuk memeriksa kesehatan orang-orang papa. Pada hari yang lain, Reza bersenda gurau dengan para disabilitas.
Ya, anak sulung mantan Bupati Kebumen Ir H Mohammad Yahya Fuad SE dan Dra Hj Lilis Nuryani itu memang memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap pemberdayaan masyarakat kecil utamanya masyarakat marginal seperti disabilitas. Maka di sela-sela kesibukannya mengurus perusahaan Tradha Group yang bergerak di bidang developer, contractor, AMP, beton ready mix, SPBE, SPBU hingga pabrik pupuk organik, Reza melakukan proyek sosial di Ascendia Project yang dia dirikan.
Baca Juga: Inspiratif, Begini Cara Ascendia Project Berdayakan Penyandang Disabilitas
Bahkan, Reza yang terpilih sebagai Alumni Inspiratif Fakultas Kedokteran (FK) UGM itu pada Agustus lalu meresmikan Ascendia Center, sebuah disabilitas center di bawah naungan Yayasan Trada Rajasa Negara sebagai pusat layanan dan pengembangan kapasitas bagi para penyandang disabilitas. Disabilitas center itu pun menjadi wadah berkegiatan serta pengembangan kapasitas diri para disabilitas di Kebumen.







Saat ini belum ada komentar