Update
light_mode
Beranda » Travel » Destinasi » Gapai 3 Puncak di Gunung Merbabu Jalur Wekas

Gapai 3 Puncak di Gunung Merbabu Jalur Wekas

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
  • visibility 18.058
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Facebook Twitter Whatsapp Threads Threads

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pukul 11.00 WIB kami sampai di basecamp Mitra Indah milik Mas Dodo. Dia adalah penerus basecamp Mitra Indah, yang belakangan saya ketahui ternyata ibu dari Mas Dodo telah meninggal dunia sekitar tiga bulan yang lalu. Untuk Mbah Yos (bapaknya Mas Dodo) Alhamdulillah masih terlihat sehat.

“Tiket pendakian kemarin yang sudah dibayar transfer atau online Rp15.000/pendaki, untuk yang di basecamp sekarang bayar Rp22.000/pendaki. Kalau bawa motor, parkirnya Rp5.000/motor,” kata Mas Dodo saat kami melakukan registrasi.

Jika dihitung keseluruhan, untuk setiap pendaki dikenakan biaya Rp37.000/pendaki saat weekday.

Baca juga: Merbabu Jalur Suwanting: View-nya Amazing, Jalurnya Bikin Sinting

Berpapasan dengan tim evakuasi sedang menandu pendaki yang sakit. (Foto: Hari)

Kami memutuskan untuk ishoma (istirahat sholat makan) sampai pukul 13.00 WIB. Termasuk memesan nasi sayur telor untuk makan siang di basecamp dan membeli nasi putih untuk dibawa naik yang sudah saya pesan hari sebelumnya.

Harga untuk satu porsi nasi sayur telor adalah Rp12.000. Sedangkan nasi putih yang kami bungkus untuk dibawa naik harganya Rp5.000/porsi.

Sisa kebakaran selepas pos 2 Gunung Merbabu jalur Wekas. (Foto: Hari)

Start

Pukul 13.00 WIB kami sudah siap. Diawali dengan foto dan doa bersama di depan basecamp, kami langkahkan kaki menuju pos 2 atau camp area, tempat di mana kami akan mendirikan tenda.

Jalanan desa yang masih menggunakan rabat beton dengan kemiringan aduhai terasa sangat menyiksa jantung kami. Irama degup jantung terasa sangat cepat, kecuali bagi Hamid yang mungkin degup jantungnya santai-santai saja karena dia terbiasa berlari sampai 10 kilometer.

Masuk patok batas HM 1 atau makam, kami disalip rombongan tim evakuasi berjumlah belasan orang yang akan menolong pendaki yang sakit di pos 3. Sejenak saya bergumam: semoga kami tidak pernah mengalami kejadian seperti itu (ditolong tim evakuasi).

Usai rombongan tim evakuasi menjauh, kami melanjutkan perjalanan. Menyusuri jalan setapak yang kanan kirinya dihiasi pohon besar, suara hewan-hewan liar, dan gemericik air yang mengalir melalui pipa.

Sampai Pos 1

Satu jam empat puluh menit kami habiskan untuk sampai di pos 1. Di sini kami istirahat cukup lama, mungkin sekitar 10–15 menit. Pos 1 masih sama seperti beberapa tahun sebelumnya, yakni berupa bangunan mirip gazebo.

Ikuti Kebumen Update agar tak ketinggalan berita

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerpen

    Cerpen: Khianat

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.174
    • 0Komentar

    Istrinya disuruhnya untuk resign dari pekerjaan administrasi pabrik. Dia ingin istrinya mengurusi anak dan rumah. Umur Parta dan istrinya terpaut tujuh tahun lebih tua Parta. Selama lima tahun pernikahan rumah tangga mereka baik-baik saja. Saling mesra dan penuh kepedulian ketika mereka sedang merindu. *** Parta tiba di kampus sesudah mengendarai motornya selama berjam-jam. Pantatnya panas […]

  • HUT ke-78, SMPN 1 Kebumen Promosikan Geopark Melalui Tari Kolosal Gunadrasthi dan Cepetan

    HUT ke-78, SMPN 1 Kebumen Promosikan Geopark Melalui Tari Kolosal Gunadrasthi dan Cepetan

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.483
    • 0Komentar

    Adapun Tari Cepetan menceritakan bentuk perlawanan non fisik masyarakat setempat untuk menakut-nakuti penjajah. Penari Cepetan juga menggunakan topeng berbagai karakter seperti manusia, hewan, dan mahkluk halus. Tari Cepetan dan Kerajinan Anyaman Pandan Grenggeng merupakan situs budaya tak benda di dalam Geopark Kebumen. “Rencananya kami akan mematenkan Tari Gunadrasthi ini, dan semoga bisa menjadi menjadi ikon […]

  • Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menunjukkan miras sitaan. (Foto: Istimewa)

    Jelang Lebaran, Polres Kebumen Sita 62 Botol Miras

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.947
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H, Polres Kebumen menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat). Dalam operasi tersebut polisi berhasil menyita puluhan botol minuman keras (miras) berbagai merk. Total terdapat 62 botol berbagai merk yang disita dari berbagai penjual di daerah Kebumen dan Kecamatan Pejagoan. Minuman keras yang disita meliputi jenis ciu 24 […]

  • Kebutuhan Meningkat, PMI Kebumen Dorong Kesadaran Donor Darah Berkelanjutan

    Kebutuhan Meningkat, PMI Kebumen Dorong Kesadaran Donor Darah Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 400
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Menjelang peringatan Hari Donor Darah Sedunia, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menggelar aksi donor darah massal, Kamis 11 Juni 2026. Langkah ini diambil guna merespons lonjakan kebutuhan darah di wilayah Kebumen yang terus meningkat dari hari ke hari. Plt. Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kebumen, dr. Sri Fatmawati, M.Sc., […]

  • Wisatawan Asal Bekasi Meninggal Dunia Akibat Laka Laut di Pantai Karangbolong Kebumen

    Wisatawan Asal Bekasi Meninggal Dunia Akibat Laka Laut di Pantai Karangbolong Kebumen

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.103
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Liburan keluarga di Pantai Karangbolong, Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, berakhir duka. Seorang remaja asal Bekasi, Condro Aji Wicaksono (18), dilaporkan meninggal dunia setelah tergulung ombak besar pada Minggu sore, 22 Maret 2026. Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Peristiwa bermula saat […]

  • Gubernur Jateng

    Gubernur Jateng Diapresiasi Media Lewat Forum Rembug

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 364
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mendapat apresiasi dari kalangan media dalam Forum Rembug Bareng Gubernur dan Pimpinan Media yang digelar di Gradhika Bhakti Praja, Rabu 2 Juli 2025. Forum yang mempertemukan lebih dari 70 pimpinan media dan asosiasi pers ini dinilai sebagai ruang dialog yang cair, terbuka, dan strategis, antara Pemerintah Provinsi Jawa […]

expand_less