Tutup Kutowinangun Expo 2026, Bupati Kebumen Lepas Jalan Sehat dan Syukuran Jalan Kampung
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Kam, 18 Jun 2026
- visibility 766
- comment 0 komentar

KUTOWINANGUN (KebumenUpdate.com) – Rangkaian acara Kutowinangun Expo 2026 resmi ditutup pada Kamis 18 Juni 2026. Mengusung tema “Lokal Berdaya, Berkarya Mendunia”, acara penutupan ini dimeriahkan oleh kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh lebih dari seribu peserta, mulai dari masyarakat umum hingga kalangan pelajar di wilayah Kecamatan Kutowinangun.
Sejak dibuka pada tanggal 10 Juni lalu, gelaran ini sukses menyajikan berbagai kompetisi kreatif, seperti lomba rebana, lomba harmoni perangkat desa, hingga lomba mewarnai anak-anak.
Puncaknya, pada hari terakhir expo, ribuan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Kutowinangun untuk mengikuti jalan sehat.
Adapun expo tahun ini secara khusus mengoptimalkan panggung bagi produk-produk lokalan. Seluruh stan yang berdiri diisi oleh pelaku UMKM perwakilan dari 19 desa se-Kecamatan Kutowinangun.
Guna menambah antusiasme masyarakat, panitia menyediakan beragam doorprize menarik seperti mesin cuci, kulkas, printer, kipas angin, hingga hadiah utama berupa sepeda listrik saat jalan sehat.
Bupati Lilis Nuryani, hadir secara langsung untuk melepas para peserta jalan sehat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak pemerintah kecamatan, panitia, serta pelaku UMKM atas kerja keras mereka dalam menyukseskan gelaran ini.
“Terima kasih kepada panitia Kutowinangun Expo 2026, jajaran pemerintahan kecamatan, para pelaku UMKM, serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan semangat dan kerja keras luar biasa untuk kemajuan daerah,” ujar Bupati Lilis Nuryani dalam sambutannya sebelum melepas peserta jalan sehat.
Suasana semakin interaktif ketika Bupati Lilis memberikan kuis kepada para peserta mengenai identitas Kabupaten Kebumen, termasuk pertanyaan tentang kepanjangan slogan Berdaya (Beriman Maju Sejahtera dan Berbudaya) serta situs warisan alam di Geopark Kebumen yang kini diakui UNESCO.
Bupati juga mengapresiasi keberanian para pelajar dengan membagikan hadiah langsung berupa uang tunai serta satu unit sepeda bagi warga yang berhasil menjawab kuis dengan benar.
Momentum penutupan expo ini juga ditandai dengan peresmian (launching) program “Kecamatan Berdaya” oleh Bupati Kebumen.
Launching ini menyusul empat kecamatan yang sebelumnya telah ditunjuk sebagai pilot project yakni Bonorowo, Sadang, Gombong, dan Sempor. Program ini diproyeksikan menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi desa berbasis potensi lokal yang terintegrasi di wilayah Kutowinangun.
Sisi menarik terjadi pasca-pelepasan jalan sehat. Sebagai bentuk rasa syukur atas realisasi perbaikan jalan oleh pemerintah, warga yang tinggal di sekitar lokasi acara (Jalan Pemuda Kutowinangun) menggelar prosesi potong tumpeng di depan rumah mereka.
Bupati Lilis Nuryani turut hadir memotong tumpeng tersebut, yang kemudian diserahkan kepada Camat Kutowinangun setelah diawali doa bersama oleh tokoh agama setempat. Kegiatan ini menjadi simbol keharmonisan dan sinergi nyata antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur. **Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar